Headlines News :

    Layanan Aspirasi dan Pengaduan Rakyat

    Layanan Aspirasi dan Pengaduan Rakyat
    Terdapat permasalahan pembangunan dan layanan publik di sekitar anda? Adukan semuanya di LAPOR! ========================================

    Portal PKH Kabupaten Kebumen














    Kisah Sukses : BALADA KAIN PERCA

    Wariyati Puspita Sari: Berteman dengan Perpustakaan Datangkan Penghasilan
    KEBUMEN (www.beritakebumen.info) - Sebuah pelatihan yang dilaksanakan di Kantor Arsip dan Perpustakaan Daerah Kabupaten Kebumen mengubah jalan hidup perempuan kelahiran 21 Juli 1983 ini menjadi lebih baik. Ia kini menjadi salah satu pengusaha kain perca yang sukses di Kebumen.

    Namanya Wariyati Puspita Sari. Wariyati tinggal di Desa Kali Gending, Karang Sambung, Kebumen, Jawa Tengah. Ketika menerima kedatangan tamu dari Perpustakaan Daerah Kebumen dan PerpuSeru Coca Cola Foundation di rumahnya, perempuan yang kala itu mengenakan jilbab merah tua, bergegas merapikan kain-kain perca yang berserakan di sofa ruang tamu dan lantai ruang kerja yang letaknya bersebelahan. Yang disebut ruang kerja adalah sebuah ruang persegi dengan empat mesin jahit yang berfungsi. Apa pekerjaan yang mereka lakukan, sebenarnya?

    Kerja yang dilakukan oleh Wariyati semula adalah menjahit. “Dulunya, saya adalah seorang penjahit; baju wanita, baju manten, dan lain-lain. Tapi, setelah saya pikir-pikir, ternyata penjahit baju di daerah pelosok seperti saya, susah untuk berkembang,” ucap Wariyati seraya menerawang ke langit-langit rumah.

    Wariyati tidak memberi tahu secara pasti kapan ia mulai menjahit. Ia juga tidak menyebutkan berapa lama menjadi penjahit baju. Setelah ‘hengkang’ dari bisnis menjahit baju, Wariyati segera mencoba bisnis lain, yaitu industri kerajinan dan keterampilan memanfaatkan kain-kain perca, dengan memberdayakan mesin-mesin jahit bekas.
    “Perusahaan garmen sekarang, kan, menggunakan mesin jahit JUKI (merek) yang besar-besar. Saya memanfaatkan limbah dari pabrik berupa mesin-mesin jahit manual yang dibuang oleh pabrik. Penggeraknya adalah dinamo,” tutur Wariyati.
    Mesin-mesin jahit manual ini digunakan oleh Wariyati untuk memproduksi keset dan tatakan dari kain perca.
    “Jujur, awalnya hanya mengisi kekosongan waktu. Tapi, dari iseng-iseng itu, saya bisa mendapatkan hasil yang bagus. Makanya, saya kembangkan,” cerita Wariyati.

    Bisnis kain perca sudah dijalani oleh Wariyati selama kurang lebih tiga tahun. Ia memulainya dari nol. Semula, Wariyati sendiri belajar memproduksi kain-kain perca tersebut menjadi keset atau tatakan. Setelahnya, ia baru mengajak ibu-ibu yang tinggal di sekitar rumahnya untuk ikut bekerja. Seiring waktu, Wariyati tidak hanya ibu-ibu tetangga saja yang terlibat, tetapi juga ibu-ibu dari luar Desa Kali Gending, seperti Desa Karang Poh Kecamatan Pejagoan, Desa Weton Kulon Kecamatan Puring, Desa Kali Gending Kecamatan Karang Sambung, Desa Binangun Kecamatan Karang Ayam, Desa Wedas Lintang, dan lain-lain.

    “Ibu-ibu ini antusias untuk membekali diri dengan keterampilan, sehingga mereka punya semangat besar untuk mulai berkarya,” kata Wariyati.

    Ide bisnis ini lahir berkat keikutsertaan Wariyati di sebuah pelatihan di KPAD (Kantor Perpustakaan Daerah dan Arsip Daerah) Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah. Kala itu, pelatihan yang ia ikuti adalah pelatihan internet yang digelar atas kerja sama KPAD Kabupaten Kebumen dan PerpuSeru Coca-Cola Foundation Indonesia.

    Awalnya, Wariyati mengira, perpustakaan hanya tempat untuk para pelajar dan hanya tempat untuk membaca. Maka, ketika ia hendak mengikuti pelatihan di perpustakaan, ia baru sadar bahwa perpustakaan kini jauh lebih menarik.

    “Ternyata, perpustakaan tidak hanya buat pelajar, tapi juga buat saya. Fasilitas untuk saya juga disediakan di sana. Seperti kemarin ada kegiatan seminar “Peranan IT bagi Pengembangan UKM” dilanjutkan dengan pelatihan. Saya merasakan setelah seminar dan pelatihan, saya yang dulunya nggak bisa apa-apa, sekarang tahu cara mengakses internet, membuat e-mail, Facebook, lalu memasukkan produk ke Facebook, dan lain-lain. Dari situ, saya mendapatkan pengetahuan lalu wawasan yang bisa bermanfaat untuk usaha saya,” cerita Wariyati.

    Setelah bisnis kain percanya mulai stabil, Wariyati mulai mengajarkan ilmu yang ia dapatkan dari seminar “Peranan IT bagi Pengembangan UKM” dan pelatihan internet di KPAD Kabupaten Kebumen, kepada ibu-ibu di desa.

    “Kami melatih juga membekali ibu-ibu dengan keterampilan menjahit, dan memperkenalkan kepada mereka tentang teknologi internet sedikit-sedikit. Mudah-mudahan jadi bukit,” ucap Wariyati.

    Dalam perkembangan bisnis itu, KPAD Kabupaten Kebumen dan PerpuSeru tetap mendampingi ibu-ibu di Kebumen ini. Hingga, dibentuklah komunitas UMKM Kebumen. Komunitas ini menggelar pertemuan rutin setiap bulan, di mana dalam pertemuan itu, mereka saling menerima dan memberi saran atau kritik dalam berwirausaha.

    “Komunitas ini membantu memecahkan setiap permasalahan para pelaku UMKM, dengan dibantu juga oleh Kabupaten Kebumen. Misalnya, jika memang perlu diadakan seminar atau pelatihan, kami membantu koordinasi acara tersebut,” jelas Ibu Seha, Kasubag TU KPAD Kebumen.

    Mereka juga rutin berkumpul di dunia maya, lewat grup Facebook “Forum UMKM Online” untuk berbagi pengalaman dan kreativitas.
    Kini, Wariyati dan ibu-ibu lain telah bermitra dengan Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kebumen, Pusat Layanan Usaha Terpadu (PLUT), Dinas UMKM, PC Muslimat NU Kabupaten Kebumen, dan Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat (PNPM), untuk mengembangkan usaha mereka.

    “Harapan saya, semoga KPAD Kabupaten Kebumen dan PerpuSeru tidak berhenti untuk membina dan melatih orang-orang awam, seperti kami,” harap Wariyati. (PerpusSeru)







    _________________________________________________________________________________________

    DOWNLOAD CONTOH SURAT LAMARAN KERJA YANG BAIK DAN SIMPEL SERTA TEMPLATE DAFTAR RIWAYAT HIDUP(CURICULUM VITAE)

    _________________________________________________________________________________________
    KIRIMKAN INFORMASI / TULISAN / OPINI / UNEK-UNEK ANDA KE:
    beritakebumen@gmail.com

    =============================================================
    Untuk mendapatkan informasi terbaru, dan yang tidak terposting silahkan ikuti di:
    | FACEBOOK GRUP | FACEBOOK PROFIL | FACEBOOK FAN PAGE | TWITTER |
    =============================================================

    Kali di Bonorowo Tertutup Eceng Gondok

    BONOROWO (www.beritakebumen.info) - Eceng gondok menutup aliran Kali Silarang sepanjang sekitar dua kilometer di Kecamatan Bonorowo, Kabupaten Kebumen. Pertumbuhannya yang sangat cepat membuat warga kewalahan membasminya.

    "Upaya pemberantasan dengan kerja bakti sudah kerap dilakukan. Namun tidak lama setelah dibersihkan, tumbuh lagi karena selalu ada kiriman dari daerah hulu," keluh Slamet (42) warga Desa Tlogorejo, Kamis (30/10/2014).

    Akibat tertutup eceng gondok, suplai air dari Waduk Wadaslintang terhambat. Padahal ada ribuan hektare sawah di sejumlah desa di Kecamatan Bonorowo yang membutuhkan.

    Eceng gondok juga memicu banjir di musim hujan karena eceng gondok yang hanyut, tersangkut di jembatan hingga membendung aliran sungai. Ada tiga jembatan yang terlalu rendah sehingga menjadi bendungan karena eceng gondok yang tersangkut. Dua jembatan di Desa Rowosari, dan satu jembatan di Desa Tlogorejo.

    Karena itu warga berharap pemerintah meninggikan ketiga jembatan tersebut agar ketika hujan, eceng gondok bisa mengalir tanpa tersangkut di jembatan. Warga juga berharap ada bantuan obat pembasmi yang membuat eceng gondok layu dan mati sehingga mudah hanyut.

    "Satu lagi harapan kami, yakni bantuan alat dan pelatihan pemanfaatan eceng gondok untuk kerajinan, pupuk kompos, dan pakan ternak. Dengan begitu, eceng gondok menjadi bermanfaat," tutur Saring (50) warga Desa Rowosari yang ditemui terpisah. (Suk/kejogja)


    _________________________________________________________________________________________

    DOWNLOAD CONTOH SURAT LAMARAN KERJA YANG BAIK DAN SIMPEL SERTA TEMPLATE DAFTAR RIWAYAT HIDUP(CURICULUM VITAE)

    _________________________________________________________________________________________
    KIRIMKAN INFORMASI / TULISAN / OPINI / UNEK-UNEK ANDA KE:
    beritakebumen@gmail.com

    =============================================================
    Untuk mendapatkan informasi terbaru, dan yang tidak terposting silahkan ikuti di:
    | FACEBOOK GRUP | FACEBOOK PROFIL | FACEBOOK FAN PAGE | TWITTER |
    =============================================================

    Mengenal Musik Karawitan

    KEBUMEN (www.beritakebumen.info) - Apa itu musik Karawitan? Istilah musik Karawitan sudah ada sejak tahun 1950. Pada saat itu para pakar mempertanyakan mengapa mengambil kata musik dari bahasa barat dan bukan diambil dari bahasa Indonesia. Oleh sebab itulah disepakati Karawitan menjadi nama untuk musik tradisional Indonesia. Hal tersebut disampaikan oleh Direktur Jenderal Kebudayaan periode tahun 1993 s.d. 1999 Edi Sedyawati, saat ditemui petugas kemdikbud.go.id di kantor RRI Jakarta, Rabu (22/10/2014).

    “Musik Karawitan tidak hanya musik gamelan seperti yang kita kenal, tetapi juga musik-musik tradisional lainnya, seperti Sasando, dan sebagainya,” kata Edi.

    Untuk mendekatkan dan mengenalkan karawitan kepada kaum muda, pemerintah melalui Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) melalui Direktorat Jenderal Kebudayaan dan Komisi Nasional Indonesia untuk UNESCO (KNIU) bekerja sama dengan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Provinsi DKI Jakarta akan menyelenggarakan Konser Karawitan Muda Indonesia (KMI) ke-8, pada 28-29 Oktober mendatang, di Gedung Kesenian Jakarta.

    Ketua Harian KNIU, Arief Rachman, dalam surat tertulisnya kepada kemdikbud.go.id mengatakan, KMI ke-8 ini akan menampilkan seni karawitan Raja Dogar dari Garut Jawa Barat, Rebana Biang dari Betawi, Jegog dari Bali, Topeng Rampak Cirebonan dari Jawa Barat, Rampak Bedug dari banten, Sasando Gong dari NTT, Sike Rebana dari Jambi, dan Taganing dari Medan Sumatera Utara.

    Penyelenggaraan konser ini merupakan inisiasi dari Edi Sedyawati dan Arief Rachman yang ingin mendekatkan karawitan kepada para pemuda Indonesia. Edi mengharapkan kaum muda tidak kehilangan sentuhan dan kecintaan terhadap karawitan. “Sejak muda kita ingin (mereka) sudah dibiasakan mengapresiasi dan mempraktikan bermain musik karawitan, sehingga musik tersebut tidak terlupakan,” ucap Edi.

    Edi mengatakan, karawitan memiliki kekuatan yang sangat luar biasa. Melalui musik ini dapat dibangun kebersamaan di dalam lingkungan. Selain itu, generasi muda juga dapat saling mengenal satu sama lain dari berbagai suku bangsa. Karawitan dapat menjadi pintu masuk dalam memperkuat persatuan dan kesatuan bangsa.

    Pada kesempatan yang sama, Jabatin Bangun sebagai kurator dalam konser Karawitan Muda Indonesia ini mengemukakan, penyelenggaraan konser ini dapat mendekatkan dan mengajak para pemuda untuk mendengarkan, mendekatkan, dan bermain karawitan. Hal tersebut sebagai upaya untuk mewariskan musik tradisional Indonesia yang kaya akan keragaman. “Karawitan pun juga memiliki banyak gaya dan sistem yang berbeda dengan musik-musik yang lain,” ujar Dosen Institut Kesenian Jakarta ini.

    Pemuda yang akan bermain musik pada acara ini, kata Jabatin merupakan kebanggaan daerah masing-masing. Melalui karawitan, pemuda memiliki peluang untuk menjadi tokoh musik tingkat nasional. “Ketika mereka dewasa dan menekuni karawitan, maka mereka akan menjadi toko musik tradisonal secara nasional,” pungkasnya.

    Sementara itu, di Kebumen, salah satu sekolah yang menyelenggarakan ekstra kurikuler karawitan adalah SMP Negeri 1 Kebumen. Ekstra karawitan di sekolah tersebut sudah berjalan semenjak belasan tahun silam dan masih aktif hingga saat ini.

    "Masih," jawaban pesan singkat Parsimin S.Pd, guru seni, pembina karawitan SMP N 1 Kebumen saat dikonfirmasi Berita Kebumen On Line apakah kegiatan ekstra kurikuler karawitan di sekolah tersebut masih aktif.

    Sayangnya, masih menurut Parsimin,  kelompok seni karawitan binaanya tidak dapat mengikuti KMI di Jakarta esok.

    "Wah, kalau lomba yang tidak berjenjang dari Dinsa Pendidikan hampir tidak mungkin bisa ikut." tandasnya. (BK01/Seno H/kemdikbud)


    _________________________________________________________________________________________

    DOWNLOAD CONTOH SURAT LAMARAN KERJA YANG BAIK DAN SIMPEL SERTA TEMPLATE DAFTAR RIWAYAT HIDUP(CURICULUM VITAE)

    _________________________________________________________________________________________
    KIRIMKAN INFORMASI / TULISAN / OPINI / UNEK-UNEK ANDA KE:
    beritakebumen@gmail.com

    =============================================================
    Untuk mendapatkan informasi terbaru, dan yang tidak terposting silahkan ikuti di:
    | FACEBOOK GRUP | FACEBOOK PROFIL | FACEBOOK FAN PAGE | TWITTER |
    =============================================================

    Kebumen Akan Terapkan Program E-Local Tax

    KEBUMEN (www.beritakebumen.info) - Untuk meningkatkan akuntabilitas dan pelayanan pajak daerah, Pemkab Kebumen akan menerapkan Program e-Local Tax. Program e-Local Tax adalah suatu sistem informasi pajak daerah berbasis web yang terbuka dan dapat diakses kapan saja dan dimana saja dengan mudah, murah,transparan dan akuntabel. Launching Program e-Local Tax direncanakan pada tanggal 27 Nopenber 2014 mendatang bersamaan dengan pelaksanaan undian Hadiah pemacu pembayaran pajak daerah Tahun 2014.

    Kepala Dinas Pendapatan dan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (DPPKAD) Kabupaten Kebumen H Supangat,SE mengatakan pengelolaan pendapatan pajak daerah selama ini masih manual. Akibatnya muncul berbagai permasalahan seperti pelaporan dari Wajib Pajak yang tidak tepatwaktu serta pengelolaan administrasi perpajakan daerah menjadi lebih lama/kurang efisien dari segi tenaga, waktu dan biaya. Di sisi lain Tahun 2015 dimulainya penerapan Akuntansi berbasis akrual.

    Lebih lanjut Supangat menambahkan dengan beberapa permasalahan di atas, apabila tidak dirubah dan diatasi maka akan berpengaruh terhadap keberhasilan penerapan akuntansi pendapatan berbasis akrual, khususnya berkaitan dengan ekuitas atau hak Pemerintah Kabupaten Kebumen karena dengan basis akrual pendapatan diakui saat transaksi dan peristiwa terjadi tanpa memperhatikan kas/setara kas masuk Rekening Kas Umum Daerah.

    e-Local Tax Kurangi Praktek KKN

    Dalam Program e-Local Tax nantinya, informasi pajak dapat diakses kapan saja dan dimana saja dengan mudah,murah,transparan dan akuntabel oleh wajib pajak untuk melaporkan kewajiban pajak daerahnya dan bagi bendahara pengeluaran/bendahara pengeluaran pembantu untuk melaporkan pemungutan pajak daerah atas pengeluaran APBD. Kelebihan e-Local tax lainnya yakni pemangku kebijakan dapat mengetahui dan mengevaluasi penerimaan pajak daerah real time serta bagi para stakeholders lainnya dapat ikut mengawasi pelaporan penerimaan pajak daerah.

    Program e-Local Tax juga untuk mendukung reformasi birokrasi dengan cara mengubah tatakelola, meningkatkan akuntabilitas dan pelayanan publik dalam pengelolaan pendapatan pajak daerah. " Dengan mengurangi intensitas tatap muka langsung antara Wajib pajak dengan fiskus (petugas pajak) maka diharapkan akan mereduksi praktek KKN" tandas Supangat.(Bagian Humas dan Protokol Setda Kebumen/kebumenkab)


    _________________________________________________________________________________________

    DOWNLOAD CONTOH SURAT LAMARAN KERJA YANG BAIK DAN SIMPEL SERTA TEMPLATE DAFTAR RIWAYAT HIDUP(CURICULUM VITAE)

    _________________________________________________________________________________________
    KIRIMKAN INFORMASI / TULISAN / OPINI / UNEK-UNEK ANDA KE:
    beritakebumen@gmail.com

    =============================================================
    Untuk mendapatkan informasi terbaru, dan yang tidak terposting silahkan ikuti di:
    | FACEBOOK GRUP | FACEBOOK PROFIL | FACEBOOK FAN PAGE | TWITTER |
    =============================================================

    407 Desa Lunas PBB

    KEBUMEN (www.beritakebumen.info) - Hingga akhir September 2014, sebanyak 407 desa di Kabupaten Kebumen telah melunasi pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan (PBB). Dari target PBB murni tahun 2014 sebesar Rp 18.982.886.156, hingga saat ini telah terealisasi sebesar Rp 18.055.228.451 atau 95,11%.

    Data Dinas Pendapatan,Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah Kabupaten Kebumen menyebutkan dari 26 kecamatan yang ada, 12 kecamatan di antaranya telah lunas PBB yang berarti seluruh desa di Kecamatan tersebut telah melunasi PBB . Kedua belas Kecamatan tersebut adalah Kecamatan Padureso, Klirong,Alian, Poncowarno, Buluspesantren dan kecamatan Kutowinangun. Kecamatan lainnya yaitu Kecamatan Sadang, Ambal, Karangsambung, Rowokele, Mirit dan Buayan. Sementara 53 desa yang tersebar di 13 kecamatan saat ini belum melunasi PBB.

    Berbagai upaya dilakukan untuk mengoptimalkan perolehan PBB antara lain melakukan intensifikasi PBB murni dan tunggakan PBB tahun-tahun sebelumnya, melaksanakan pemutakhiran data obyek pajak dan peta desa terkait banyaknya pengajuan mutasi, pembetulan maupun obyek baru serta dengan mmelakukan koordinasi dengan Pihak Bank Jateng selaku tempat pembayaran PBB.

    Dan untuk memotivasi dan penyemangat, selain diberikan honor tim penanganan PBB tingkat desa dan kecamatan, bagi desa dan kecamatan yang lunas sampai dengan jatuh tempo PBB juga diberikan hadiah. (Bagian Humas dan Protokol Setda Kebumen/kebumenkab)


    _________________________________________________________________________________________

    DOWNLOAD CONTOH SURAT LAMARAN KERJA YANG BAIK DAN SIMPEL SERTA TEMPLATE DAFTAR RIWAYAT HIDUP(CURICULUM VITAE)

    _________________________________________________________________________________________
    KIRIMKAN INFORMASI / TULISAN / OPINI / UNEK-UNEK ANDA KE:
    beritakebumen@gmail.com

    =============================================================
    Untuk mendapatkan informasi terbaru, dan yang tidak terposting silahkan ikuti di:
    | FACEBOOK GRUP | FACEBOOK PROFIL | FACEBOOK FAN PAGE | TWITTER |
    =============================================================

    Perajin Gula Semut Butuh Bapak Angkat

    AYAH (www.beritakebumen.info) - Akibat belum bersertifikasi ekspor, puluhan perajin gula semut atau gula kristal Kebumen kini hanya berkutat di pasar dalam negeri saja. Padahal dalam kenyataannya, proses produksi mereka sudah memenuhi kaidah produk organik sesuai standar ekspor, yaitu tanpa pengawet kimiawi dan niranyapun berasal dari pohon kelapa yang tidak dipupuk dengan pupuk kimia.

    "Para perajin gula semut Kebumen yang merupakan petani kelapa binaan Dinas Perkebunan dan Kehutanan Kebumen di Kecamatan Ayah dan Petanahan, memiliki pohon kelapa yang tak pernah dipupuk kimia. Sedangkan proses pembuatannya hanya menggunakan pengawet alami dari kapur sirih atau 'enjet'. Ternyata, persyaratan untuk ekspor bukan hanya itu," ungkap Kabid Perindustrian Dinas Perindustrian Perdagangan dan Pengelolaan Pasar (Disperindagsar) Kebumen, Ir Bambang Sunaryo MSc, usai pelatihan pembuatan gula semut program Kementrian Perindustrian yang diikuti 45 perajin gula kelapa Kebumen, di Balai Desa Karangbolong Kecamatan Ayah Kebumen, Jum'at (24/10/2014).

    Permintaan gula semut Kebumen untuk ekspor selama ini menurut Bambang sebenarnya cukup tinggi. Pemanfaatannya sebagai pemanis makanan dan minuman yang lebih praktis dibandingkan gula kelapa biasa, menyebabkan gula ini sangat disukai konsumen luar negeri.

    "Namun saat perajin mengurus dokumen ekspor, mereka terbentur ketiadaan sertifikasi ekspor. Padahal untuk mengurus sertifikasi perajin harus mengeluarkan dana puluhan juta rupiah dalam waktu yang lama, diantaranya untuk uji laboratorium." (Dwi/krjogja)


    _________________________________________________________________________________________

    DOWNLOAD CONTOH SURAT LAMARAN KERJA YANG BAIK DAN SIMPEL SERTA TEMPLATE DAFTAR RIWAYAT HIDUP(CURICULUM VITAE)

    _________________________________________________________________________________________
    KIRIMKAN INFORMASI / TULISAN / OPINI / UNEK-UNEK ANDA KE:
    beritakebumen@gmail.com

    =============================================================
    Untuk mendapatkan informasi terbaru, dan yang tidak terposting silahkan ikuti di:
    | FACEBOOK GRUP | FACEBOOK PROFIL | FACEBOOK FAN PAGE | TWITTER |
    =============================================================

    Delapan Kementerian Rentan Disusupi Mafia

    JAKARTA (www.beritakebumen.info) - Indonesia Corruption Watch (ICW) mengingatkan Jokowi-JK agar mewaspadai menyusupnya mafia dalam penyusunan kabinetnya. ICW mencatat setidaknya ada delapan kementerian yang rentan disusupi mafia.

    Koordinator Divisi Monitoring Hukum dan Peradilan ICW Emerson Yuntho mengungkapkan mafia itu berkaitan dengan bidang hukum, energi, pajak, hutan dan mafia pertambangan. Ada delapan kementerian yang rentan disusupi orang-orang pesanan mafia, yakni Kementrian Hukum dan HAM, ESDM, Kemenkeu, Kemen BUMN, Kemenhut, Kemenko Perekonomian, Kementrian Maritim, Kemenko Maritim dan SDA. "Termasuk juga yang harus diwaspadai ialah pemilihan Jaksa Agung dan Kapolri," ujar Emerson.

    Para mafia itu berupaya memasukan orang kepercayaannya dalam kabinet untuk memastikan agar kegiatan bisnisnya selama ini tak terganggu kebijakan pemerintah baru. "Kepentingan lainnya ialah para mafia tersebut tak tersentuh hukum," ucapnya.

    Kekhawatiran ICW itu muncul setelah memperlajari beberapa figur calon menteri atau pejabat setingkat menteri yang diusulkan Jokowi-JK ke KPK. "Presiden harus berhati-hati dan menolak diintervensi kepentingan mafia," ujar pria yang akrab disapa Econ itu.

    Jika Jokowi tak hati-hati maka mustahil pemerintahan Jokowi-JK bisa mewujudkan pemberantasan mafia dan mewujudkan pemerintahan yang berpihak rakyat serta bebas dari korupsi.(dim/gun/jpnn)


    _________________________________________________________________________________________

    DOWNLOAD CONTOH SURAT LAMARAN KERJA YANG BAIK DAN SIMPEL SERTA TEMPLATE DAFTAR RIWAYAT HIDUP(CURICULUM VITAE)

    _________________________________________________________________________________________
    KIRIMKAN INFORMASI / TULISAN / OPINI / UNEK-UNEK ANDA KE:
    beritakebumen@gmail.com

    =============================================================
    Untuk mendapatkan informasi terbaru, dan yang tidak terposting silahkan ikuti di:
    | FACEBOOK GRUP | FACEBOOK PROFIL | FACEBOOK FAN PAGE | TWITTER |
    =============================================================
     
    Berita Kebumen : Tentang | Redaksi | Donatur | Iklan | TOS | Faq | Kontak
    Copyright © 2009-2013. Berita Kebumen On Line - All Rights Reserved
    Edited by BK Team Published by Berita Kebumen On Line
    Supported by Google