Headlines News :

    Sampaikan Unek-unek ke Gubernur

    Portal PKH Kabupaten Kebumen













    Penyusunan Visi-Misi Bupati, Jangan Diserahkan Tim Sukses

    KEBUMEN (www.beritakebumen.info) - Penyusunan visi misi bupati yang akan berkompetisi dalam Pilbup 9 Desember mendatang dinilai sangat strategis untuk mengetahui Kebumen lima tahun ke depan. Oleh karena itu, segenap komponen masyarakat harus bisa memberikan masukan kepada masingmasing calon dengan mengedepankan semangat kebersamaan membangun.

    “Dan jangan diserahkan sepenuhnya kepada tim sukses, karena nanti malah bisa panjang,” kata Presidium Forum Masyarakat Sipil (Formasi) Yusuf Murtiono saat memimpin rapat penyusunan program kerja Forum Jejaring Keadilan dan Kesetaraan (Jejak) Gender Walet Kebumen tahun 2015-2016, barubaru ini.

    Yusuf Murtiono yang juga Ketua Forum Jejak Gender Walet Kebumen pun meminta anggotanya yang berasal dari berbagai lintas sektoral itu membuat program yang nantinya bisa dijadikan acuan bagi calon bupati dalam menyusun visi misinya. Jadi, dalam memberikan masukan itu sudah terkonsep dan terprogram, sehingga lebih mudah dipelajari calon bersangkutan.

    Agrobisnis

    Selain itu juga sebagai bahan masukan dalam penyusunan rencana pembangunan jangka menengah daerah (RPJMD), di mana pada periode 2015-2020 memasuki tahun ketiga rencana pembangunan jangka panjang (RPJP) yang berbasis agrobisnis.

    Terkait hal tersebut, visi misi bupati yang menyinggung pengarusutamaan gender pun harus berbasis agrobisnis. Misalnya pemberdayaan masyarakat petani dan ibu-ibu nelayan. (K5-32/suaramerdeka)



    _________________________________________________________________________________________

    DOWNLOAD CONTOH SURAT LAMARAN KERJA YANG BAIK DAN SIMPEL SERTA TEMPLATE DAFTAR RIWAYAT HIDUP(CURICULUM VITAE)

    _________________________________________________________________________________________
    KIRIMKAN INFORMASI / TULISAN / OPINI / UNEK-UNEK ANDA KE:
    beritakebumen@gmail.com

    =============================================================
    Untuk mendapatkan informasi terbaru, dan yang tidak terposting silahkan ikuti di:
    | FACEBOOK GRUP | FACEBOOK PROFIL | FACEBOOK FAN PAGE | TWITTER |
    =============================================================

    Pembangunan Dinilai Belum Sentuh Masyarakat

    KEBUMEN (www.beritakebumen.info) - Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menilai pembangunan yang dijalankan selama ini belum menyentuh masyarakat.

    ’’Pembangunan yang dijalankan baru sebatas menghasilkan output, namun belum melahirkan outcome,’’ kata Muhsinun, juru bicara Fraksi PKB saat pariipurna DPRD Kabupaten Kebumen Raperda pertangungjawaban pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2004, Kamis (28/5). Rapat yang dipimpin Ketua DPRD Kabupaten Kebumen Cipto Waluyo itu dihadiri Wakil Bupati Kebumen Djuwarni dan pejabat di lingkungan Pemkab serta para camat.

    Cipto Waluyo didampingi Wakil Ketua DPRD Kabupaten Kebumen Agung Prabowo dan Bagus Setiyawan. Muhsinun mengatakan, program dan alokasi anggaran yang dijalankan pemerintah belum ada keterkaitan langsung dengan masyarakat, baik dalam segi dampak maupun manfaatnya.

    Di samping itu peningkatan pendapatan dan besarnya belanja daerah juga belum berpengaruh terhadap tingkat kesejahteraan masyarakat. Hal ini ditandai dengan tingginya angka kemiskinan sebesar 19,56 persen dari jumlah penduduk di Kebumen sebanyak 1.344.158 jiwa. Terlebih dengan adanya temuan BPK di sistem pengendalian internal eksekutif.

    ’’Karena itu perlu dilakukan aksi nyata. Kalau tidak, Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa tidak akan menerima Perda pertanggungjawaban pelaksanaan APBD tahun anggaran 2004,’’tandasnya. Kendati demikian, akhirnya Fraksi PKB dapat menerima dengan catatan.

    Hal yang sama juga disampaikan fraksi lainnya. Begitu juga Fraksi PAN yang meminta kepada bupati agar memerintahkan satuan kerja perangkat daerah (SKPD) yang mendapat temuan BPK segera menindaklanjutinya.

    Selain itu Fraksi Golkar, Fraksi Nasdem serta Fraksi Keadilan Nurani. Dan hanya satu fraksi yang menerima dengan bulat, yakni Fraksi Demokrat. Dian Lestari Subekti Pertiwi, juru bicara Fraksi PDI Perjuangan mengaku selalu mendorong pihak eksekutif untuk segera mengalokasikan anggaran guna menunjang kegiatan yang berpihak kepada masyarakat secara optimal.

    Beri Catatan

    Fraksi Gerindra memberikan catatan khusus terhadap permasalahan kemiskinan. “Padahal Kebumen mempunyai Perda Percepatan Penanggulangan Kemiskinan, tetapi akselarasi penurunan angka kemiskinan kurang progresif dan politik anggarannya pun lebih diarahkan untuk pembangunan infrastruktur, seperti gedung kantor yang tidak menjawab masalah kemiskinan,” jelas juru bicara Fraksi Gerindra Wijil Tri Atmojo.

    Selain itu juga mencatat tingginya angka silpa Rp 236.977.605.480. Fraksi Gerindra meminta perincian sebagai antisipasi fiskal dalam menyusun perencanaan anggaran di tahun berikutnya. “Penggunaan silpa anggaran itu kami minta agar diarahkan untuk pembangunan kawasan pedesaan sebagaimana konsep di dalam Undang Undang Nomor 6 tahun 2014 tentang Desa,” politisi asal Desa Giritirto, Kecamatan Karanggayam, Kebumen itu. (K5-32/SuaraMerdeka)



    _________________________________________________________________________________________

    DOWNLOAD CONTOH SURAT LAMARAN KERJA YANG BAIK DAN SIMPEL SERTA TEMPLATE DAFTAR RIWAYAT HIDUP(CURICULUM VITAE)

    _________________________________________________________________________________________
    KIRIMKAN INFORMASI / TULISAN / OPINI / UNEK-UNEK ANDA KE:
    beritakebumen@gmail.com

    =============================================================
    Untuk mendapatkan informasi terbaru, dan yang tidak terposting silahkan ikuti di:
    | FACEBOOK GRUP | FACEBOOK PROFIL | FACEBOOK FAN PAGE | TWITTER |
    =============================================================

    Kebumen Steril dari Beras Sintetis

    KEBUMEN (www.beritakebumen.info) - Terlepas dari perbedaan hasil penelitian Sucofindo dan pemerintah terkait kandungan plastik dalam beras, tetapi pengawasan terhadap keberadaan beras sintetis di Kebumen tetap dilakukan. Bahkan selain Pemkab Kebumen, pengawasan beras juga dilakukan aparat kepolisian.

    Tim gabungan Polres Kebumen bersama Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Pengelolaan Pasar (Disperindagsar) melakukan pengawasan beras di sejumlah tempat, Kamis (28/5). Pengawasan dilakukan antara lain di Gudang Bulog Selang, Pasar Tumenggungan dan pusat perbelanjaan Rita Pasaraya.

    Pengujian Sederhana

    Dipimpin Kasat Reskrim Polres Kebumen AKP Willy Budiyanto didampingi Kepala Seksi Perlindungan Konsumen yang juga Penyidik Pengawai Negeri Sipil (PPNS) Dinas Perindagsar Agung Patuh Polres-Disperindagsar, tim melakukan uji terhadap contoh beras. Pengujian dilakukan secara sederhana, selain memakai kaca pembesar juga dengan menggunakan air.

    “Jika terdapat kandungan kandungan plastik, beras tidak bisa tenggelam,” ujar Agung Patuh di sela-sela pengujian. Tak hanya itu, anggota tim yang didampingi olehKepala Gudang Bulog Selang Suamal ikut mencoba memakan beras mentah di Gudang Bulog Selang. Pengujian yang sama dilakukan saat pemeriksaan di sejumlah pasar di Pasar Tumenggungan dan di Rita Pasaraya.

    Dari hasil pengujian sejumlah contoh, disimpulkan bahwa beras di Gudang Bulog Selang maupun di pasaran Kebumen steril dari beras sintetis. “Kami tidak menemukan beras yang dicurigai sintetis. Artinya beras di Kebumen masih steril dari peredaran beras sintetis,” imbuh AKP Willy Budiyanto kepada Suara Merdeka usai pengawasan.

    Willy menambahkan, pemeriksaan yang dilakukan tim gabungan itu, selain untuk mengecek di lapangan secara langsung, sekaligus memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat. Sebab selama ini masyarakat cukup resah dengan adanya kabar mengenai isu beras sintetis yang beredar di pasaran. (J19-32/suaramerdeka)



    _________________________________________________________________________________________

    DOWNLOAD CONTOH SURAT LAMARAN KERJA YANG BAIK DAN SIMPEL SERTA TEMPLATE DAFTAR RIWAYAT HIDUP(CURICULUM VITAE)

    _________________________________________________________________________________________
    KIRIMKAN INFORMASI / TULISAN / OPINI / UNEK-UNEK ANDA KE:
    beritakebumen@gmail.com

    =============================================================
    Untuk mendapatkan informasi terbaru, dan yang tidak terposting silahkan ikuti di:
    | FACEBOOK GRUP | FACEBOOK PROFIL | FACEBOOK FAN PAGE | TWITTER |
    =============================================================

    Penambang Kesulitan Ambil Pasir Luk Ulo

    KEBUMEN (www.beritakebumen.info) - Para penambang pasir Luk Ulo mengaku kesulitan mengambil 4-6 truk setiap hari. Padahal sekitar lima tahun sebelumnya bisa mendapatkan 8-10 truk per hari.

    Sulitnya mendapatkan pasir Luk Ulo itu pun menjadikan truk-truk harus antre lama. Armada untuk mengangkut pasir di sungai berkelok-kelok itu bahkan kerap diinapkan. “Kami sampai bermalam untuk menunggu dapat muatan pasir.

    Ini memang sungguh memperihatinkan,” kata Sukirno (45), sopir truk asal Cilacap yang mengaku sudah dua malam antre di Desa Peniron, Kecamatan Pejagoan, Kebumen. Menurut Wahyudi (60) warga RT2 RW2 Desa Peniron, jumlah pasir saat ini semakin sedikit, karena diambil tiada henti.

    Kondisi itu pun merepotkan banyak pihak. Selain penambang, juga para awak truk yang akan mengangkut bahan bangunan tersebut. Terlebih bagi warga sekitar yang kian mengkhawatirkan akan bertambah parahnya kerusakan lingkungan akibat penambangan pasir itu. Pantauan di lapangan, deretan truk antre menunggu giliran mendapatkan pasir.

    Beberapa pekerja pun sibuk memasukan pasir ke dalam bak truk. Sesekali terhenti, karena pasir yang diambil menggunakan mesin sedot itu lama terkumpul. Mesin sedot yang dihubungkan dengan pipa di dasar sungai itu hanya menyemburkan sedikit pasir bebarengan dengan air. “Malah seringnya yang keluar adalah kerikil, bukan pasir,” kata Purwanto (54), salah satu penambang pasir Luk Ulo.

    Hamparan Pasir

    Purwanto yang warga Karangsambung itu mengisahkan, dahulu di tepi Sungai Luk Ulo terdapat hamparan pasir yang sangat luas. Biasanya tempat itu dijadikan oleh anak-anak untuk bermain sepak bola. Namun kini sudah tidak ada lagi. Bahkan para penambang sudah mengambil pasir di tengah sungai dan tempat-tempat terlarang, seperti dekat jembatan dan tikungan sungai.

    Salah satu penjual pasir Gunawam (38) warga Desa Argopeni Kecamatan/Kabupaten Kebumen mengatakan, selain kesulitan mendapatkan pasir, permintaan bahan bangunan tersebut juga tengah sepi. “Biasanya dalam sehari permintaan pasir mencapai lima truk. Tetapi sebulan ini hanya satu atau dua truk saja. Bahkan beberapa hari ini tidak ada yang pesan,” jelasnya.

    Terpisah, Ketua Forum Peduli Konservasi Lahan dan Bebatuan Dwi Kurniawan mengatakan, berkurangnya pasir Luk Ulo itu menandakan semakin bertambahnya tingkat kerusakan di sungai tersebut. Oleh karena itu, semua pihak harus menyikapinya dengan bijak agar tidak menimbulkan bencana yang lebih besar di kemudian hari.

    Selain melibatkan penambang dan warga sekitar Sungai Luk Ulo, juga pemerintah desa, kecamatan, Pemkab dan hingga pusat. “Kami tahu kerusakan lingkungan itu, karena ulah tangan manusia. Jadi penanganannya pun harus dengan mengedepankan kebersamaan membangun,” jelasnya. (K5-32/suaramerdeka)



    _________________________________________________________________________________________

    DOWNLOAD CONTOH SURAT LAMARAN KERJA YANG BAIK DAN SIMPEL SERTA TEMPLATE DAFTAR RIWAYAT HIDUP(CURICULUM VITAE)

    _________________________________________________________________________________________
    KIRIMKAN INFORMASI / TULISAN / OPINI / UNEK-UNEK ANDA KE:
    beritakebumen@gmail.com

    =============================================================
    Untuk mendapatkan informasi terbaru, dan yang tidak terposting silahkan ikuti di:
    | FACEBOOK GRUP | FACEBOOK PROFIL | FACEBOOK FAN PAGE | TWITTER |
    =============================================================

    BPR BKK Keberatan Penyitaan Rp 8,7 M; Gubernur Jateng Surati PN dan JPU

    KEBUMEN (www.beritakebumen.info) - Dalam salah satu diktum putusan atas perkara penipuan dan tindak pidana pencucian uang (TPPU) dengan terdakwa Giyatmo dan Dian Agus Risqianto, Majelis Hakim Pengadilan Negeri (PN) Kebumen memberi izin khusus penyitaan uang tunai pada rekening antarbank milik Perusahaan Daerah (PD) BPR BKK Kebumen senilai Rp 8,7 miliar.

    Meski demikian, eksekusi penyitaan dana yang berasal tindak pidana itu tidak semudah membalikkan telapak tangan. Hingga, Selasa (26/5) rekening antarbank aktiva PD BPR BKK yang ditempatkan di Bank Mandiri Cabang Kebumen senilai Rp 8.771.928.594 masih belum melakukan penyitaan.

    Menanggapi putusan itu, pihak PD BPR BKK Kebumen menyatakan keberatan atas penyitaan terhadap rekening antar bank aktiva PD BPR BKK yang ditempatkan di Bank Mandiri Cabang Kebumen itu. Bahkan, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menyampaikan surat keberatan kepada ketua Pengadilan Negeri (PN) Kebumen dan jaksa penuntut umum (JPU).

    Tidak Menyita

    Surat tertanggal 11 Mei 2015, Gubernur Ganjar Pranowo meminta agar Kejaksaan Negeri Kebumen dan JPU tidak melakukan penyitaan terhadap rekening antarbank aktiva PD BPR BKK Kebumen di Bank Mandiri Cabang Kebumen. Surat keberatan tersebut ditembuskan kepada antara lain Kejaksaan Agung RI, Menteri Keuangan RI, Jampidum Kejagung, Ketua Otoritas Jasa Keuangan (OJK) RI.

    Anggota Dewan Pengawas BPR BKK Kebumen Wahyu Siswanti didampingi Direktur Utama Sutrisno dan Direktur Pemasaran Sudiharto mengaku, menghormati proses seluruh hukum yang berlaku. Tetapi dia juga menjelaskan, PD BPR BKK Kebumen merupakan BUMD milik pemerintah daerah dengan komposisi modal dasar 51% Provinsi Jateng dan 49% Pemkab Kebumen.

    ‘’Secara administrasi keuangan, BPR BKK mengacu Pasal 50 Ayat 1 UU No 1 Tahun 2004 tentang Perbendaraan Negara disebutkan, pihak mana pun dilarang melakukan penyitaan terhadap uang atau surat berharga milik negara/daerah baik yang berasal pada instansi pemerintah maupun pada pihak ketiga,’’ ujar Wahyu Siswanti, Selasa (26/5). Direktur Utama PD BPR BKK Kebumen Sutrisno menambahkan, ketersediaan likuiditas PD BPR BKK Kebumen masih sangat sehat dan kuat.

    ‘’BPR BKK Kebumen merupakan bank peserta LPS (Lembaga Penjamin Simpanan-Red) sehingga setiap tabungan dijamin keamanannya. Karena itu, nasabah tidak perlu khawatir,’’ ujarnya. (J19-42/suaramerdeka)



    _________________________________________________________________________________________

    DOWNLOAD CONTOH SURAT LAMARAN KERJA YANG BAIK DAN SIMPEL SERTA TEMPLATE DAFTAR RIWAYAT HIDUP(CURICULUM VITAE)

    _________________________________________________________________________________________
    KIRIMKAN INFORMASI / TULISAN / OPINI / UNEK-UNEK ANDA KE:
    beritakebumen@gmail.com

    =============================================================
    Untuk mendapatkan informasi terbaru, dan yang tidak terposting silahkan ikuti di:
    | FACEBOOK GRUP | FACEBOOK PROFIL | FACEBOOK FAN PAGE | TWITTER |
    =============================================================
     
    Berita Kebumen : Tentang | Redaksi | Donatur | Iklan | TOS | Faq | Kontak
    Copyright © 2009-2013. Berita Kebumen On Line - All Rights Reserved
    Edited by BK Team Published by Berita Kebumen On Line
    Supported by Google