Headlines News :

    Layanan Aspirasi dan Pengaduan Rakyat

    Layanan Aspirasi dan Pengaduan Rakyat
    Terdapat permasalahan pembangunan dan layanan publik di sekitar anda? Adukan semuanya di LAPOR! ========================================

    Portal PKH Kabupaten Kebumen













    Lowongan Kerja di PT UDM Kebumen

    LOWONGAN KERJA KEBUMEN (www.beritakebumen.info) - PT Usaha Digdaya Muncul adalah salah satu bisnis unit Muncul Group yang berkonsentrasi pada layanan penjualan mesin foto copy, persewaan foto copy, spareparts, toner dan purna jual untuk mesin foto copy rekondisi maupun baru.

    PT Usaha Digdaya Muncul berkantor pusat di Jl Soragan 45 Yogyakarta dan telah memiliki cabang di berbagai kota di Indonesia.

    Mengundang anda untuk bergabung bersama kami, Muncul Group, sebagai :

    MARKETING

    Syarat:
    • Pendidikan SMK/D3/S1 semua jurusan
    • Mempunyai kendaraan pribadi dan SIM C
    • Komunikatif
    • Terbiasa target oriented

    Kirimkan lamaran lengkap anda langsung, via POS atau email ke:
    PT Usaha Digdaya Muncul
    Cabang Kebumen
    Jl. Sodor No. 95 Kuwayuhan Pejagoan Kebumen
    Telp. 0287 382 865 | HP 08156801522 (Bp Eko)
    Email: jadi_eko@ptudm.com | kebumen@ptudm.com

    Paling lambat 7 hari setelah pengumuman ini ditampilkan.



    _________________________________________________________________________________________

    DOWNLOAD CONTOH SURAT LAMARAN KERJA YANG BAIK DAN SIMPEL SERTA TEMPLATE DAFTAR RIWAYAT HIDUP(CURICULUM VITAE)

    _________________________________________________________________________________________
    KIRIMKAN INFORMASI / TULISAN / OPINI / UNEK-UNEK ANDA KE:
    beritakebumen@gmail.com

    =============================================================
    Untuk mendapatkan informasi terbaru, dan yang tidak terposting silahkan ikuti di:
    | FACEBOOK GRUP | FACEBOOK PROFIL | FACEBOOK FAN PAGE | TWITTER |
    =============================================================

    Aksi Giyatmo Mengarah Kejahatan Perbankan

    KEBUMEN (www.beritakebumen.info) - Aksi Giyatmo, pelaksana proyek RSUD yang terjerat perkara investasi bodong, menurut Dosen Universitas Trisakti, Yenti Garnarsih tidak hanya tindak pidana penipuan dan tindak pidana pencucian uang (TPPU). Namun aksi yang dilakukan bersama dengan Dian Agus Risqianto itu, sudah mengarah pada kejahatan perbankan yang berpotensi merugikan negara miliaran rupiah. Yenti Garnarsih dihadirkan sebagai salah satu saksi ahli dalam persidangan dengan ketua majelis hakim Utari Wiji Hastaningsih dan anggota Afit Rufiadi dan Agung Prasetyo.

    Selain meminta pendapat dari Yenti, majelis hakim juga meminta pendapat dari Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) Wisnu Yuawana Darmawan. Di hadapan majelis hakim, Yenti mengamini proses pencairan uang sebesar Rp 13 miliar dari PD BPR BKK Kebumen sarat dengan penyimpangan. Selain soal mengalirnya dana 13 miliar ke satu rekening atas nama Giyatmo, fakta pencairan dana itu dilakukan sebelum proses verifikasi (survei) jelas menunjukkan adanya penyimpangan. ”Dalam perkara di Kebumen ini sungguh ironis. Bagaimana bisa uang negara dialirkan dengan begitu mudah kepada terdakwa. Apalagi uang itu dicairkan terlebih dahulu dan prosesnya belakangan,” ujar Doktor pertama dalam bidang Pencucian Uang di Indonesia tersebut. Fakta persidangan juga mengungkap ada rekening PD BPR BKK Kebumen sebesar Rp 8,7 miliar yang diblokir di Bank Mandiri.

    Pemblokiran itu diduga karena uang tersebut merupakan uang milik investor (korban) yang digelapkan terdakwa Giyatmo. Dua Hal Dengan kata lain, terdakwa Giyatmo menggunakan uang korbannya untuk melunasi utangnya di PD BPR BKK Kebumen. Ada dua hal yang berbeda dalam perkara ini, yakni soal kasus penipuan dan tindak pidana pencucian uang oleh kedua terdakwa dan mengalirnya uang negara. ”Jaksa, polisi dan hakim harus mengusut tuntas kasus ini, sebab pencairan dana dari PD BPR BKK Kebumen kepada terdakwa sudah mengarah kepada kejahatan perbankan,” katanya usai sidang Kamis (26/3).

    Adapun mengenai rekening sebesar Rp 8,7 miliar milik PD BPR BKK Kebumen, kata Yenti, majelis hakim harus menyitanya dan mengembalikan kepada korban. Yenti membeberkan, adanya tindak korupsi pada bank-bank pemerintah yang cukup marak di Indonesia dan kemungkinan besar melibatkan orang dalam.

    Hal itu terjadi lantaran lemahnya pengawasan internal dari pihak bank. Yenti mendesak aparat hukum tidak hanya berhenti pada penyelesaian perkara tindak penipuan yang dilakukan terdakwa dan berujung pada TPPU, namun juga mengusut soal pencairan dana PD BPR BKK Kebumen sebesar Rp 13 miliar kepada terdakwa Giyatmo yang juga sarat dengan penyimpangan. Humas Pengadilan Negeri Kebumen, Afit Rufiadi mengatakan, sidang akan kembali dilanjutkan pada Senin (30/3) mendatang dengan agenda mendengarkan saksi-saksi. (K5-32/SuaraMerdeka)



    _________________________________________________________________________________________

    DOWNLOAD CONTOH SURAT LAMARAN KERJA YANG BAIK DAN SIMPEL SERTA TEMPLATE DAFTAR RIWAYAT HIDUP(CURICULUM VITAE)

    _________________________________________________________________________________________
    KIRIMKAN INFORMASI / TULISAN / OPINI / UNEK-UNEK ANDA KE:
    beritakebumen@gmail.com

    =============================================================
    Untuk mendapatkan informasi terbaru, dan yang tidak terposting silahkan ikuti di:
    | FACEBOOK GRUP | FACEBOOK PROFIL | FACEBOOK FAN PAGE | TWITTER |
    =============================================================

    Dibangun sesuai Arsitektur Joglo

    KEBUMEN (www.beritakebumen.info) - Rehab serambi Masjid Agung Kebumen bersama sarana pendukung lainnya dianggarkan menelan biaya Rp 5,43 miliar. Nantinya serambi masjid yang berada di kawasan Alun-alun Kebumen itu, dibangun sesuai arsitektur joglo atau tradisional Jawa. Atap serambi ditinggikan hingga empat meter, dan tiang-tiangnya diganti dengan kayu jati berukir. Menandai dimulainya pembangunan serambi, takmir masjid menggelar doa bersama setelah salat Jumat (27/3).

    Doa dipimpin Kiai Wahib Machfudz, Kiai Nashiruddin Al Mansyur, serta imam besar Masjid Agung Kiai Agus Fikri Alhafidz. Setelah itu secara simbolis, sembilan orang yang terdiri atas perwakilan ulama dan Pemkab Kebumen membongkar serambi Masjid Agung Kauman Kebumen. Hadir pula Sekretaris Daerah (Sekda) Kebumen Adi Pandoyo yang ikut secara simbolis membongkar tiang serambi. Ketua Takmir Masjid Agung Kebumen, KH Asyhari Ahmad menjelaskan, biaya pembangunan ditopang APBD Kebumen sebesar Rp 4 miliar. Edarkan Proposal Sedangkan kekurangannya Rp 1,4 miliar dihimpun dari infak dan jariyah umat.

    Panitia tidak mengedarkan proposal, tetapi mengedarkan amplop kepada jamaah salat Jumat. ”Bagi yang akan jariyah, uang dimasukkan ke dalam amplop dan dimasukkan sendiri ke kotak khusus yang ada di masjid,” ujar Asyhari Ahmad di sela-sela acara.

    Bagi kaum muslimin dan muslimat yang akan infak dan jariyah, juga bisa langsung menghubungi panitia atau melalui rekening atas nama Panitia Pembangunan Masjid Agung Kebumen di PD BPR BKK Kebumen nomor rekening 01.101.03872 (01.1.15481).

    Ketua Panitia Pembangunan Masjid Agung, Saat Rahmana melalui Wakil Ketua Panitia Ahmad Sahli Syam dan Sekretaris II M Sudjangi menambahkan, pada tahap awal, panitia fokus akan merehabilitasi serambi masjid. Selanjutnya pembangunan toilet pria, tempat wudlu dan teras. ”Setelah itu pembangunan selasar, dilanjutkan tempat parkir sepeda motor dan mobil. Kemudian pembangunan taman belakang dan tahap terakhir pembangunan plaza bagian depan,” ujarnya.

    Pembangunan dijadwalkan hingga Desember mendatang itu dengan menggaet konsultan perencana CV Prospek Investa Matra. Pelaksana proyek sendiri dilakukan secara swakelola yang panitianya dibentuk takmir masjid. (J19-32/SuaraMerdeka)



    _________________________________________________________________________________________

    DOWNLOAD CONTOH SURAT LAMARAN KERJA YANG BAIK DAN SIMPEL SERTA TEMPLATE DAFTAR RIWAYAT HIDUP(CURICULUM VITAE)

    _________________________________________________________________________________________
    KIRIMKAN INFORMASI / TULISAN / OPINI / UNEK-UNEK ANDA KE:
    beritakebumen@gmail.com

    =============================================================
    Untuk mendapatkan informasi terbaru, dan yang tidak terposting silahkan ikuti di:
    | FACEBOOK GRUP | FACEBOOK PROFIL | FACEBOOK FAN PAGE | TWITTER |
    =============================================================

    Onderdil Motor Curian Dijual Online

    KEBUMEN (www.beritakebumen.info) - Jajaran Polsek Kota Kebumen berhasil mengungkap kasus pencurian onderdil motor di bengkel Jaya Abadi Motor Jalan Pangeran Bumidirjo Kawedusan, Kebumen. Dua dari tiga tersangka pelaku pencurian berhasil ditangkap, masing-masing Sigit Ristanto (27) warga Desa Kawedusan dan Ludiawan (23) warga Watubarut, Desa Gemeksekti. Sedangkan satu pelaku lain masih buron. Aksi pencurian oleh trio pencuri ini dilakukan Minggu (15/3) dinihari.

    Modusnya, mereka masuk bengkel dan toko yang ditinggal pemiliknya dengan cara merusak ventilasi di atas pintu belakang toko. Sejumlah onderdil dan sparepart motor, seperti ban, pelek, kampas rem, oli, ruji serta tromol motor diambil. Pelaku juga menyikat dua ekor burung koci. Akibatnya pemilik bengkel Nursodik (27), warga Wadasmalang, Karangsambung merugi hingga jutaan rupiah. Pencurian itu baru diketahui saat korban membuka bengkelnya, Senin (16/3). Korban kaget melihat kondisi almari penyimpan dagangan sudah dalam kondisi acak-acakan. Sadar jadi korban pencurian, korban melapor ke Mapolsek Kota Kebumen.

    Sementara itu, dari hasil penyelidikan, para pelaku menjual onderdil barang curian itu secara online melalui group jual beli sparepart motor Kebumen di Facebook. Sedangkan sisanya dijual di Pasar Koplak Dokar. Barang-barang curian itu dijual murah. Lima kaleng oli yang dijual Rp 100.000, padahal harga aslinya bisa dua sampai tiga kali lipat. Lebih Cepat Tersangka Sigit Ristanto mengaku jika menjual secara daring jauh lebih mudah dan cepat. Dia hanya butuh waktu satu hari untuk menjual sebagian barang-barang curiannya itu. ”Tinggal kopi darat, ketemuan dan bayar,” katanya menyebutkan uang hasil penjualan itu digunakan untuk foyafoya setelah sebelumnya dibagi dengan tersangka lain.

    Kapolres Kebumen AKBP Faizal melalui Kapolsek Kota Kebumen AKP Mawakhir mengatakan, hingga Jumat (27/3) kedua tersangka ditahan di Mapolsek Kota Kebumen. Keduanya tersangka dijerat pasal 363 KUHP mengenai pencurian dengan pemberatan (curat) dengan ancaman tujuh tahun penjara. ”Kami masih melakukan pengejaran terhadap satu tersangka yang melarikan diri,” ujar AKP Mawakhir didampingi Kanit Reskrim Aiptu Fuad Inayah.

    Dia mengakui tren penjualan secara daring memang tengah marak. Untuk itu dia mewantiwanti masyarakat agar tidak mudah tergiur dengan barangbarang yang dibandrol dengan harga miring. ”Pastikan barangbarang itu bukan hasil kejahatan. Sebab ada resiko tersendiri jika membeli barang-barang curian,” ujar Mawakhir. (J19-32/SuaraMerdeka)



    _________________________________________________________________________________________

    DOWNLOAD CONTOH SURAT LAMARAN KERJA YANG BAIK DAN SIMPEL SERTA TEMPLATE DAFTAR RIWAYAT HIDUP(CURICULUM VITAE)

    _________________________________________________________________________________________
    KIRIMKAN INFORMASI / TULISAN / OPINI / UNEK-UNEK ANDA KE:
    beritakebumen@gmail.com

    =============================================================
    Untuk mendapatkan informasi terbaru, dan yang tidak terposting silahkan ikuti di:
    | FACEBOOK GRUP | FACEBOOK PROFIL | FACEBOOK FAN PAGE | TWITTER |
    =============================================================

    62 Anak Ikuti Sunatan Massal

    KEBUMEN (www.beritakebumen.info) - Sebanyak 62 anak mengikuti sunatan massal di Makodim 0709 Kebumen, Kamis (26/3). Kegiatan yang digelar Forum Komunikasi Putra Putri Purnawirawan TNI/Polri (FKPPI) ini berlangsung semarak. Para peserta yang didampingi anggota keluarga pun antusias mengikuti kegiatan tersebut. Mereka ditangani petugas kesehatan dari Kodim 0709 Kebumen dan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dr Soedirman Kebumen. Sejak pagi, peserta sunatan massal yang sudah mengenakan sarung dan baju koko itu bersiap di deretan kursi yang disediakan panitia. Jamuan Khusus Peserta pun mendapat jamuan khusus.

    Di samping itu mendapat hiburan musik Islami untuk meredakan ketegangan saat pelaksanaan sunatan massal tersebut. ”Bakti sosial berupa sunatan massal ini merupakan kegiatan rutin yang dilaksanakan dua tahun sekali,” kata ketua Gerakan Muda FKPPI Kodim 0709 Kebumen Widianto di sela-sela meninjau kegiatan bersama Ketua Persit Kodim 0709 Kebumen Stella Widyawinaya, dan Pasiter Kodim 0708 Kebumen Kapten Inf Teguh Widodo.

    Sunatan massal yang menjadi salah satu program kerja FKPPI itu, memprioritaskan peserta dari keluarga kurang mampu. Kegiatan itu dibuka Kapolban Kodim 0709 Kebumen Kapten CKM Ridwan yang mewakili Dandim 0709 Kebumen Letkol Inf Putra Widyawinaya. Kapten Ridwan mengucapkan terima kasih atas partisipasi semua pihak dalam kegiatan tersebut. Pihaknya berharap FKPPI rutin mengadakan kegiatan yang bersentuhan langsung terhadap masyarakat. (K5-32/suaraMerdeka)



    _________________________________________________________________________________________

    DOWNLOAD CONTOH SURAT LAMARAN KERJA YANG BAIK DAN SIMPEL SERTA TEMPLATE DAFTAR RIWAYAT HIDUP(CURICULUM VITAE)

    _________________________________________________________________________________________
    KIRIMKAN INFORMASI / TULISAN / OPINI / UNEK-UNEK ANDA KE:
    beritakebumen@gmail.com

    =============================================================
    Untuk mendapatkan informasi terbaru, dan yang tidak terposting silahkan ikuti di:
    | FACEBOOK GRUP | FACEBOOK PROFIL | FACEBOOK FAN PAGE | TWITTER |
    =============================================================

    Konsultan Manajemen Uji Petik BKM Sejahtera

    KEBUMEN (www.beritakebumen.info) - Konsultan manajemen Jawa Tengah I Wayan Ardika Utama bersama tim Korkot PNPM MP Kabupaten Kebumen melakukan uji petik atau kunjungan di Desa Adikarso, Kecamatan/Kabupaten Kebumen, baru-baru ini. Acara yang dimulai pukul 14.00 itu tampak gayeng, karena masingmasing bertukar informasi dengan Badan Keswadayaan Masyarakat (BKM) Sejahtera Desa Adikarso. Hal itu pun menambah kepercayaan diri pada BKM Sejahtera.

    Menurut Kepala Desa Adikarso Urip Widodo, kepercayaan tidak akan tercapai dengan sendirinya, tetapi memerlukan proses untuk membangun kepercayaan secara terus menerus. Ketika ada kegiatan uji petik seperti sekarang, lanjut Urip, dapat menambah lagi kepercayaan masyarakat terhadap BKM. Dalam proses pelaksanaan uji petik I Wayan Ardika Utama menyampaikan materi mencakup aspek tentang pemahaman pelaku terhadap aturan tentang Rembug Warga Tahunan (RWT) yang tertuang dalam Anggaran Dasar BKM, pemahaman pelaku terhadap keberadaan dan isi Pedoman Pelaksanaan PNPM-MP 2014 terkait RWT.

    Selain itu pemenuhan substansi pelaksanaan kegiatan RWT, pemenuhan alur pelaksanaan kegiatan RWT, dan pelaksanaan kegiatan sosialisasi sebelum dan sesudah kegiatan RWT. Koordinator BKM Sejahtera Desa Adikarso Daim Karya Hartawa mengatakan, jauh sebelum RWT dimulai, BKM sempat melakukan kegiatan jalan sehat dalam rangka mensosialisasikan rencana BKM Sejahtera melakukan kegiatan RWT kepada warga, sekaligus merayakan ulang tahun BKM Sejahtera Desa Adikarso. (K5-32/SuaraMerdeka)



    _________________________________________________________________________________________

    DOWNLOAD CONTOH SURAT LAMARAN KERJA YANG BAIK DAN SIMPEL SERTA TEMPLATE DAFTAR RIWAYAT HIDUP(CURICULUM VITAE)

    _________________________________________________________________________________________
    KIRIMKAN INFORMASI / TULISAN / OPINI / UNEK-UNEK ANDA KE:
    beritakebumen@gmail.com

    =============================================================
    Untuk mendapatkan informasi terbaru, dan yang tidak terposting silahkan ikuti di:
    | FACEBOOK GRUP | FACEBOOK PROFIL | FACEBOOK FAN PAGE | TWITTER |
    =============================================================

    Tiga Bulan Bebas, Ditangkap Lagi Residivis Setahun Curi Motor di 24 Lokasi

    KEBUMEN (www.beritakebumen.info) - Sekitar tiga bulan bebas setelah menjelani hukuman 14 bulan penjara, seorang residivis yang terlibat sederetan kasus pencurian sepeda motor (curanmor) kembali ditangkap aparat Satuan Reserse Kriminal (Reskrim) Polres Kebumen.

    Bahkan satu kaki tersangka Warsito alias Sito (31) warga Desa Karangsari, Kecamatan Buayan itu harus merasakan timah panas lantaran hendak melarikan diri saat akan ditangkap polisi. Untuk keperluan penyidikan, hingga Jumat (27/3) pria yang masuk dalam jaringan pencurian motor itu masih ditahan di Mapolres Kebumen. Tersangka ditangkap atas perkara pencurian sepeda motor milik Martijo, anggota TNI AD, warga Desa Klopogodo, Kecamatan Gombong pada 5 Juli 2013 silam. Sedangkan satu tersangka lainnya, yang juga residivis Wahidun alias Idun (43) warga Desa Gandusari, Kuwarasan masih buron.

    Kapolres Kebumen AKBP Faizal melalui Kasat Reskrim AKP Wily Budiyanto menyampaikan, selain menahan tersangka, polisi juga menyita barang bukti sepeda motor Honda Vario yang merupakan hasil kejahatan. Pihaknya juga mengamankan sepeda motor Supra Vit X yang digunakan tersangka untuk melancarkan aksinya. ”Tersangka ditangkap di parkiran kawasan objek wisata Goa Jatijajar, Kecamatan Ayah,” ujar Kasat Reskrim AKP Willy Budiyanto kepada Suara Merdeka, Jumat (27/3).

    Rusak Kontak Dari hasil penyidikan terungkap dalam menjalankan aksinya, Sito berduet dengan Idun. Dia merusak kontak motor dengan menggunakan kunci leter Y. Setelah berhasil membawa kabur, dia kemudian menjual sepeda motor kepada seseorang di Desa Tanggulangin, Kecamatan Klirong seharga Rp 3 juta. Uang hasil kejahatan itu dibagi dua masingmasing memperoleh bagian Rp 1,5 juta. ”Tersangka melanggar pasal 363 KUHP dihukum karena melakukan pencurian dengan penberatan dengan hukuman penjara selama-lamanya sembilan tahun,” kata AKP Willy Budiyanto.

    Dari catatan Suara Merdeka, Sito yang dikenal sebagai pedagang motor bekas itu memiliki rekor dalam aksi pencurian sepeda motor. Dalam setahun, dia telah mencuri 26 sepeda motor di 24 lokasi berbeda di Kebumen. Setahun lalu, petualangannya berakhir setelah tertangkap dan babak belur dihajar massa saat mencuri motor Yamaha Jupiter milik Mintoro, seorang Kaur Keuangan Desa Bendungan, Kecamatan Kuwarasan.

    Polisi kemudian menangkap Wakhidun alias Idun yang bertugas memboncengkan Sito saat menjalankan aksinya itu. Saat itu, Idun pun ditembak kakinya lantaran berusaha lari saat ditangkap polisi. Sito mengaku sepeda motor hasil curiannya dijual kembali kepada konsumen. Untuk mengelabui pembeli, sebelum dijual sepeda motor itu dilengkapi dengan STNK palsu. Setelah dilengkapi dengan STNK palsu, sepeda motor itu kemudian dijual kembali baik kepada warga, terutama di wilayah pesisir selatan Kebumen. Setiap sepeda motor hasil curiannya itu rata-rata dijual Rp 3 juta-Rp 4 juta. (J19-32/SuaraMerdeka)



    _________________________________________________________________________________________

    DOWNLOAD CONTOH SURAT LAMARAN KERJA YANG BAIK DAN SIMPEL SERTA TEMPLATE DAFTAR RIWAYAT HIDUP(CURICULUM VITAE)

    _________________________________________________________________________________________
    KIRIMKAN INFORMASI / TULISAN / OPINI / UNEK-UNEK ANDA KE:
    beritakebumen@gmail.com

    =============================================================
    Untuk mendapatkan informasi terbaru, dan yang tidak terposting silahkan ikuti di:
    | FACEBOOK GRUP | FACEBOOK PROFIL | FACEBOOK FAN PAGE | TWITTER |
    =============================================================
     
    Berita Kebumen : Tentang | Redaksi | Donatur | Iklan | TOS | Faq | Kontak
    Copyright © 2009-2013. Berita Kebumen On Line - All Rights Reserved
    Edited by BK Team Published by Berita Kebumen On Line
    Supported by Google