Headlines News :

    Layanan Aspirasi dan Pengaduan Rakyat

    Layanan Aspirasi dan Pengaduan Rakyat
    Terdapat permasalahan pembangunan dan layanan publik di sekitar anda? Adukan semuanya di LAPOR! ========================================

    PKH Kabupaten Kebumen














    Resmob Sita Ribuan Petasan

    KEBUMEN (www.beritakebumen.info) - Satuan Reserse Kriminal Polres Kebumen berhasil menggerebeg pabrik pembuatan petasan (mercon), Sabtu, (26/7) sekitar pukul 12.00 WIB yang dipimpin langsung oleh Kasat Reskrim Polres Kebumen AKP Willy Budiarto, S.H., beserta anggota resmob Polres Kebumen.

    Keberhasilan penangkapan berawal dari laoporan masyarakat kepada sat reskrim polres kebumen denga cepat melakukan penyelidikan dan ternyata laporan tersebut benar. Penggerebekan tersebut di rumah M. Lukman di Desa Kalirejo RT 01 RW 02 Kebumen, berhasil menyita 142 botol plastic 1500 ml, ratusan petasan renteng, obat mercon 5 kg, alat pembuat mercon dan timbangan.

    Dari penggerebekan tersebut M. Lukman kabur pada saat penggerebekan, karena mengetahui rumahnya digebrek oleh petugas lari lewat belakang rumah.

    Kapolres Kebumen AKBP Faizal, S.I.K., M.H melalui Kasat reskrim Polres Kebumen AKP Willy Budianto, S.H. mengatakan penggerebkan ini merupakan operasi cipta kondisi menjelang hari raya idul fitri, selain itu juga memberikan rasa aman dan nyaman terhadap masyarakat pada saat hari raya Idul Fitri 1435 H, kegiatan ini akan terus dilaksanakan sampai habis. (humas/reskbm)


    KIRIMKAN INFORMASI / TULISAN / OPINI / UNEK-UNEK ANDA KE:
    beritakebumen@gmail.com

    =============================================================
    Untuk mendapatkan informasi terbaru, dan yang tidak terposting silahkan ikuti di:
    | FACEBOOK GRUP | FACEBOOK PROFIL | FACEBOOK FAN PAGE | TWITTER |
    =============================================================

    426 Botol Ciu Siap Edar digaruk Petugas

    KEBUMEN (www.beritakebumen.info) - Lebaran tinggal 1 hari lagi, namun tidak bagi Muhyati 40 tahun warga desa Bocor kecamatan Buluspesantren. Dirinya harus berurusan dengan polisi lantaran kepemilikan 425 botol minuman keras (miras) jenis ciu yang disita team deteksi Sat Intelkam Polres Kebumen Jumat 25/7 sekitar pukul 17.00 Wib.

    Penggrebegan yang di pimpin langsung oleh Kasat Intelkam AKP Marjono berhasil mengendus keberadaan miras jenis ciu yang disimpan rapi oleh si pemilik Sdri Muhyati, sebelumnya Sat Intelkam juga berhasil menyita 19 dus miras jenis Mansion houase Whiskey dan anggur merah yang masing masing berisi 24 botol per dus dari sebuah rumah kosong di dukuh Kembang desa Giripurno kec.Karanganyar. keberhasilan petugas juga berkat kejelian aparat dilapangan yang bekerja sama dengan seluruh elemen masyarakat yang bertekat memberantas peredaran minuman setan dan segala bentuk penyakit masyarakat.

    Minuman yang dikemas dalam botol air mineral dan soft drink langsung disita petugas dan selanjutnya diamankan ke Mapolres kebumen. pemilik miras yang kesehariannya berjualan di warung rumahnya akhirnya harus berurusan dengan polisi untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

    Kapolres Kebumen AKBP Faizal,SIK.,MH. Melalui Kasubag Humas Akp Wasidi menyampaikan bahwa Kepolisian selama bulan puasa ini akan terus melakukan razia peredaran minuman keras guna menekan peredaran di wilayah Kebumen. pasalnya miras miras itu menjadi salah satu pemicu tindakan kriminalitas.(humas/reskbm)


    KIRIMKAN INFORMASI / TULISAN / OPINI / UNEK-UNEK ANDA KE:
    beritakebumen@gmail.com

    =============================================================
    Untuk mendapatkan informasi terbaru, dan yang tidak terposting silahkan ikuti di:
    | FACEBOOK GRUP | FACEBOOK PROFIL | FACEBOOK FAN PAGE | TWITTER |
    =============================================================

    Pertama, Lulusan SMK 2 Kebumen Tembus UGM

    KEBUMEN (www.beritakebumen.info) - Darmanto anak seorang pembantu rumah tangga tidak pernah menyangka akan bisa kuliah di UGM. Kenyataan, dia mampu mewujudkan keinginan itu. Dia diterima di FakuItas MIPA Program Studi Elektronika dan Instrumentasi melalui jalur SNMPTN program Bidikmisi.

    Sempat merasa pesimis, Darmanto seolah tak berdaya menghadapi keinginannya. Teman-teman seangkatannya di SMK 2 Kebumen pun sempat mengolok-ngolok, manakala dirinya memutuskan memilih Program Studi Elektronika dan Instrumentasi UGM.

    ''Ngapa milih UGM, tidak mungkinlah kita-kita dari SMK ini diterima, begitu kata temen-temen saya waktu itu,'' akunya di rumahnya Plarangan RT 05 RW 01 Karanganyar, Kebumen.

    Tapi olok-olok itu sirna, ketika kemudian dia dinyatakan diterima. Saat menerima kabar pertama dari SMS pun, dia masih tidak percaya. Dia masih berpikir dirinya dikerjai teman-temannya.

    ''Gimana tidak ragu, karena kejadian kakak kelas tahun kemarin seperti itu. Dikabarkan diterima ternyata tidak. Tapi begitu saya melihat sendiri di web, Alhamdullilah, saya diterima,'' akunya lagi.

    Dengan diterima kuliah di UGM tentu saja menjadi kebanggaan keluarga. Tidak hanya itu, teman-teman dan guru-guru SMK 2 Kebumen turut bangga. Darmanto akhirnya tercatat sebagai lulusan SMK 2 Kebumen pertama yang berhasil menembus kuliah di UGM untuk program sarjana.

    ''Menjadi yang pertama, meski sebelumnya memang ada kakak kelas saya yang nembus di UGM namun di program diploma Sekolah Vokasi,'' terangnya.

    Dengan penghasilan ibunya 600 ribu rupiah per bulan sebagai pembantu rumah tangga, Darmanto sesungguhnya merasa ragu untuk melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi. Namun, berbekal prestasi di sekolah, doa orang tua dan informasi tentang Bidikmisi, akhirnya dia memiliki tekad untuk melanjutkan.

    Tercatat nilai matematika Darmanto semenjak duduk di bangku SMK 2 Kebumen Jurusan Audio Visual selalu baik. Nilai pelajaran matematika selalu diatas rata-rata, kelas 1 semester I 90, semester II 95, kelas 2 semester I 95, semester II 96, kelas 3 semester I 98 dan semester II 9,75.

    Bercita-cita menjadi teknisi atau programer operator di industri, Darmanto menjalani hidup penuh keprihatinan. Mau tidak mau, dia harus mengayuh sepeda kurang lebih 30 km tiap hari, dari rumahnya menuju SMK 2 Kebumen.

    Diapun terkadang harus meminjam buku dari teman maupun kakak kelasnya. ''Ya gimana lagi, kalau tidak ya saya meluangkan banyak waktu ke perpustakaan untuk baca atau pinjam buku,'' ujarnya yang pernah meraih juara II Lomba Cerdas Cermat Dampak Bahaya Narkoba dan Nikotin tingkat Kabupaten Kebumen.

    Disela-sela kegiatan sekolah, Darmanto menyempatkan diri membantu meringankan beban orang tuanya mengepak dagangan rempeyek. Meskipun dagangan itu merupakan usaha milik neneknya Sujari.

    Darmanto mengaku, untuk mengatasi kesiapannya dalam menghadapi Ujian Akhir Nasional dan masuk perguruan tinggi, dia hanya mengikuti pengayaan pelajaran dan try out yang diadakan sekolah. Ibunya dirasa tidak mampu jika harus membayar tambahan pelajaran di luar itu.

    ''Kalau belajar saya memilih di pagi hari. Bangun subuh, sholat baru saya belajar. Saya merasa lebih fresh kalau belajar di pagi hari,'' tambahnya.

    Jaitunah ibu dari Darmanto merasa senang melihat anaknya diterima kuliah di UGM. Diapun terkadang masih tidak percaya, Darmanto yang ditinggal ayahnya sejak duduk di bangku SMP bisa melanjutkan kuliah.

    ''Bapaknya, Labolaha hanya sopir truk, meninggal saat Darmanto di kelas 2 SMP. Untungnya dia selalu dapat beasiswa jadi bisa melanjutkan, waktu di kelas 10 dapat beasiswa dari BKM (Bantuan Kurang Mampu) 100 ribu rupiah untuk SPP, di kelas 11 dari Supersemar 120 ribu rupiah, juga untuk SPP,'' tambahnya.
    ( Bambang Unjianto / CN19 / SMNetwork )


    KIRIMKAN INFORMASI / TULISAN / OPINI / UNEK-UNEK ANDA KE:
    beritakebumen@gmail.com

    =============================================================
    Untuk mendapatkan informasi terbaru, dan yang tidak terposting silahkan ikuti di:
    | FACEBOOK GRUP | FACEBOOK PROFIL | FACEBOOK FAN PAGE | TWITTER |
    =============================================================

    H-2, Kebumen-Yogya Masih Lancar

    KEBUMEN (www.beritakebumen.info) - Arus lalu lintas jalur selatan di daerah Kebumen hingga Yogyakarta pada H-2 Lebaran, Sabtu (26/7/2014) pagi, masih terpantau lancar.

    Saat Okezone melintas pada pukul 07.30 wib, lalu lintas Kebumen hingga Yogyakarta tidak terlihat kemacetan. Namun, potensi kemacetan akan terjadi seiring makin ramainya aktivitas di Pasar Gombong dan Pasar Karanganyar.

    Sedangkan kemacetan di daerah Buntu dan Sumpiuh dari arah Wangon, berpotensi terjadi karena adanya perlintasan kereta api.

    Adapun kondisi jalanan sepanjang Kebumen hingga Yogyakarta terbilang mulus. Meskipun ada beberapa titik jalan masih bergelombang karena proses perbaikan yang belum sempurna.

    Bagi Anda para pemudik tetap diharapkan hati-hati dan waspada, terutama saat hujan turun. Cuaca pagi ini di daerah Kebumen-Purworejo-Yogyakarta terpantau mendung dan kadang diiringi titik-titik gerimis.(okezone)


    KIRIMKAN INFORMASI / TULISAN / OPINI / UNEK-UNEK ANDA KE:
    beritakebumen@gmail.com

    =============================================================
    Untuk mendapatkan informasi terbaru, dan yang tidak terposting silahkan ikuti di:
    | FACEBOOK GRUP | FACEBOOK PROFIL | FACEBOOK FAN PAGE | TWITTER |
    =============================================================

    Perubahan‬ Jalur Lalu Lintas dalam Kota Kebumen

    KEBUMEN (www.beritakebumen.info) - Dalam rangka untuk mengurangi kepadatan arus lalu lintas menjelang Hari Raya Idul Fitri 1435 H, di dalam kota Kebumen, Dishubkominfo Kabupaten Kebumen bersama dengan Dikyasa Satlantas Polres Kebumen, melalui Kasi Pembinaan, Pengawasan dan Pengendalian Operasional Bidang Lalu Lintas Sakirman SE mengatakan bahwa perubahan jalur arus lalu lintas dalam kota Kebumen mulai diberlakukan hari ini, Selasa (22/7) pukul 10.48 WIB.

    Perubahan jalur dalam Kota Kebumen:

    1. Jl. Kusuma diberlakukan satu arah ke selatan dari pertigaan Wonoyoso sampai pertigaan Jl. Mayjend Sutoyo.

    2. Jl. Arungbinang keluar menuju Jl. Kusuma boleh ke selatan (ke Tugu Lawet) atau ke utara sampai dengan pertigaan Jl. Mayjend Sutoyo.

    3. Pertigaan Jl. Arungbinang sampai dengan pertigaan Jl. Mayjend Sutoyo (Pasar burung) satu arah ke utara menuju Jl. Mayjend Sutoyo.

    4. Jl. Mayjend Sutoyo diberlakukan satu arah ke barat sampai perempatan depan Bakso Urip. (Dishub)

    KIRIMKAN INFORMASI / TULISAN / OPINI / UNEK-UNEK ANDA KE:
    beritakebumen@gmail.com

    =============================================================
    Untuk mendapatkan informasi terbaru, dan yang tidak terposting silahkan ikuti di:
    | FACEBOOK GRUP | FACEBOOK PROFIL | FACEBOOK FAN PAGE | TWITTER |
    =============================================================

    Minat Pembuatan KTP Meningkat

    KEBUMEN (www.beritakebumen.info) - Semakin mendekati Idul Fitri 2014, pemohon kartu tanda penduduk (KTP) di kantor Dinas
    Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukpil) Kebumen dan 26 kantor Kecamatan se Kabupaten Kebumen, kian meningkat dibandingkan hari-hari sebelumnya. Sayangnya, minat yang tinggi tersebut tak diimbangi oleh pengadaan fisik KTP elektronik maupun KTP manual baru.

    "Pemberian wewenang oleh pusat bagi daerah untuk mencetak sendiri KTP elektronik ternyata hingga kini belum terealisasi. Karena, Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) belum mengirimkan blangkonya kepada kami. Sedangkan pelaksanaan pencetakan KTP elektronik oleh pusat kini terhenti. Padahal kami selalu didesak oleh warga yang sangat membutuhkan KTP untuk berbagai keperluan mereka," ungkap Kepala Disdukpil Kebumen, H Ahmad Ujang Sugiono SH, di kantornya, Senin (21/07/2014).

    Dikatakan, macetnya program pengadaan KTP elektronik tersebut menyebabkan para pemohon KTP hanya mendapatkan selembar surat keterangan sudah melakukan perekaman data saja. Disdukpil Kebumen belum bisa memastikan tentang waktu pencetakan KTP elektronik, mengingat pemerintah pusat hingga kini belum bisa memberikan jawaban tentang waktu pendistribusian blangko KTP elektronik bagi daerah.

    "Tanggal 15 Juli 2014 kami ke Jakarta menanyakan langsung ke Kemendagri tentang realisasi pendistribusian blangko tersebut. Ternyata kami tak bisa mendapatkan kepastiannya," jelas Ujang.

    Simpang siurnya kelanjutan pengadaan KTP elektronik tersebut akhirnya mendorong Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kebumen kini menganggarkan Rp 75 juta dalam APBD Perubahan 2014 untuk mencetak 50 ribu KTP manual. Sebab, banyak wajib KTP yang sangat membutuhkan fisik KTP untuk meneruskan pendidikan, melamar pekerjaan dan berbagai keperluan lainnya.

    "Mengingat KTP manual sampai kini masih berlaku resmi, maka dengan dana itulah Pemkab Kebumen akan menopang kebutuhan warga yang terdesak membutuhkan KTP tersebut dengan cara pemberian KTP manual secara gratis," ujar Ujang. (Dwi)


    KIRIMKAN INFORMASI / TULISAN / OPINI / UNEK-UNEK ANDA KE:
    beritakebumen@gmail.com

    =============================================================
    Untuk mendapatkan informasi terbaru, dan yang tidak terposting silahkan ikuti di:
    | FACEBOOK GRUP | FACEBOOK PROFIL | FACEBOOK FAN PAGE | TWITTER |
    =============================================================

    Rehab Jalur Mudik Utama dan Alternatif Sudah Selesai

    Usai memperbaiki jalur mudik, pemkab kebumen mulai rehab jalur jalan antar kecamatan. (Foto: Dasih)
    KEBUMEN (www.beritakebumen.info) - Ruas-ruas jalan dan jembatan di wilayah Kabupaten Kebumen yang menjadi jalur utama dan alternatif arus mudik Idul Fitri 2014 akhirnya berhasil dirampungkan rehabnya dan siap dilalui aneka jenis kendaraan bermotor.

    Kabid Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kebumen, Haryono Wahyudi MT, di sela-sela pemantauan ruas-ruas jalan yang digunakan sebagai jalur mudik di Kabupaten Kebumen, Selasa (22/07/2014), mengungkapkan bahwa penyelesaian rehab jalan rusak di jalur mudik sudah sesuai dengan target semula. Yaitu, harus selesai dan difungsikan pada Selasa (22/07/2014), agar bisa dilalui oleh kendaraan pemudik dari berbagai arah.

    "Sejak Minggu (20/07/2014) sampai hari ini kami terus memantau, baik kondisi jalan dari arah barat di jalur utama Rowokele - Prembun maupun jalur alternatif dari Kabupaten Banjarnegara menuju Gombong, terus dari pertigaan Guyangan ke Petanahan menuju Jalan Daendels di jalan lintas selatan-selatan (jlss) dan beberapa ruas jalan jalur alternatif lainnya," jelas Haryono.

    Namun seusai memfokuskan pada rehabilitasi jalan dan jembatan rusak di jalur mudik itu di sepanjang April sampai Juli 2014, Pemkab Kebumen kini mulai memikirkan rehab ruas-ruas jalan antar kecamatan yang kondisinya rusak berat.

    Diantaranya, ruas jalan Desa Bandung (Kecamatan Kebumen) - Desa Surotrunan (Kecamatan Alian) dan ruas jalan Desa Kalibagor (Kecamatan Kebumen) menuju Desa Sangubanyu (Kecamatan Buluspesantren). Kedua ruas jalan tersebut sejak satu tahun lalu sudah rusak parah dan hingga kini tak kunjung diperbaiki, sehingga sering dikeluhkan warga masyarakat mengingat merupakan jalan penghubung antar kecamatan.

    "Kedua ruas jalan sudah kami programkan untuk diperbaiki," ujar Haryono. (Dwi/krjogja)


    KIRIMKAN INFORMASI / TULISAN / OPINI / UNEK-UNEK ANDA KE:
    beritakebumen@gmail.com

    =============================================================
    Untuk mendapatkan informasi terbaru, dan yang tidak terposting silahkan ikuti di:
    | FACEBOOK GRUP | FACEBOOK PROFIL | FACEBOOK FAN PAGE | TWITTER |
    =============================================================
     
    Berita Kebumen : Tentang | Redaksi | Donatur | Iklan | TOS | Faq | Kontak
    Copyright © 2009-2013. Berita Kebumen On Line - All Rights Reserved
    Edited by BK Team Published by Berita Kebumen On Line
    Supported by Google