13 May 2019

Pelaku Video Ancaman 'Penggal Kepala Jokowi' Tertangkap, Bukan Warga Kebumen

Pelaku Video Ancaman 'Penggal Kepala Jokowi' Tertangkap, Bukan Warga Kebumen

Klarifikasi Deva Suprayoga bersama Polres Kebumen. Foto: Polres Kebumen
KEBUMEN (www.beritakebumen.info) - Sebuah video seorang pemuda yang mengancam hendak memenggal kepala Presiden Jokowi viral di media sosial. Video tersebut lantas mendapat kecaman keras dari para netizen dan pelaku pun menjadi buron polisi.

Entah bagaimana, tiba-tiba seorang warga Kebumen bernama Deva Suprayoga (24) disangka menjadi pelaku dalam video ancaman tersebut. Foto beserta biodatanya pun beredar luar di media sosial.

Merasa bukan sebagai pelaku, Deva pun membuat klarifikasi melalui sebuah video singkat. Ia menjamin bahwa pemuda dalam video ancaman dimaksud bukanlah dirinya.


Video Klarifikasi Deva Suprayoga.

Polisi pun memastikan Dheva Prayoga bukan pelaku pengancaman terhadap Presiden Jokowi saat demonstrasi di Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), Jum'at (10/5/2019).

Kasubbag Humas Polres Kebumen AKP Suparno mengatakan setelah klarifikasi dan pemeriksaan intensif, Dheva dipastikan bukan orang dalam video yang mengancam akan memenggal kepala Jokowi.

"Setelah melalui pemeriksaan, pada hari Jumat kemarin Dheva berada di Kebumen dan pernyataannya dikuatkan oleh beberapa orang yang menjadi saksi," katanya melalui keterangan tertulis, Minggu (12/5/2019).

Suparno menjelaskan Dheva selama ini tinggal di Kebumen dan terakhir ke Jakarta pada tahun 2016. Selama ini yang bersangkutan juga tidak pernah aktif dalam dunia politik, termasuk saat pemilu 2019 ini.

Pelaku Ditangkap

Pelaku video ancaman 'penggal kepala Jokowi' ahirnya ditangkap Polisi.

Deva kini bisa bernafas lega. Pemuda yang sesumbar hendak penggal kepala Presiden Jokowi berhasil ditangkap Polisi, Minggu (12/5/2019) pagi.

Hermawan Susanto itu ditangkap polisi di Perumahan Metro, Parung, Kabupaten Bogor sekitar pukul 08.00 WIB.

Kadiv Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono mengatakan, pemuda itu masih menjalani pemeriksaan di Polda Metro Jaya.

"Tadi pagi ditangkap petugas dari Subdit Jatanras Ditreskrimum dan sampai sekarang masih kami periksa," tuturnya, Minggu (12/5/2019).

Hermawan yang berusia 25 tahun itu sempat menghebohkan dan aksinya yang terekam video viral akhir pekan lalu.

Menurut Argo, pemuda itu melakukan pengancaman pembunuhan terhadap Presiden RI dengan mengucapkan kata-kata 'Dari Poso nich, siap penggal kepala Jokowi, Jokowi siap lehernya kita penggal kepalanya demi Allah'.



Baca berita terkait lainnya

BERITA TERBARU:

© Copyright 2019 Berita Kebumen Online | All Right Reserved