=========== Kunjungi Juga :===========


KEBUMEN (www.beritakebumen.info) - Seorang warganet dengan akun sosial media (medsos) facebook bernama 'Nal Nal' terancam dipolisikan lantaran ulahnya di medsos. Ia diduga telah melakukan pelecehan terhadap warga masyarakat Kebumen.

Kronologi kejadian belum dapat dipastikan. Pantauan BK, peristiwa ini muncul diawali dengan postingan seorang warganet dengan akun facebook 'Udin Sakti' di grup publik Berita Kebumen yang menampilkan screenshoot percapakan dengan Nal Nal.

Obrolan yang mulanya terkait perjanjian jual beli berujung pelecehan. Bahkan Nal Nal, calon pembeli yang tiba-tiba membatalkan perjanjian ini berani menantang lawan bicaranya untuk memposting percakapan tersebut di medsos.

Dalam percakapan tersebut, Nal Nal yang di profil facebooknya mengaku tinggal di Kabupaten Jember ini melontarkan kalimat bernada provokatif dan melecehkan.

"Dasar wong kebumen melase ra nana duit sembarang didiol keuangan krisis wong kebumen jawa tengan kabeh bencana mblayu.ne ng jawa tengah kabeh modar kabeh wong2 nge iku."
"wes warga.ne goblok kabeh"
"digoblok.i paling gampang yo wong kebumen iku wes"

Tak terima dengan celotehan Nal Nal, penjual pun mengancam akan memposting percakapan tersebut ke medsos.

"titeni bae tek posting men digoliti wong kebumen kwe" tulisnya.

Bukannya takut, Nal Nal justru menantang untuk segera diposting.

"kesuwen kowe su ndang diposting lho ak menunggu iki" timpal Nal Nal.

Hingga ahirnya Udin Sakti pun memposting screenshoot percakapan dimaksud ke grup Berita Kebumen, Selasa (26/2/2019) pukul 01.13 WIB dengan disertai keterangan tulisan "VIRALKAN.....
PIE TANGGAPANE BUMEN D OMING KAYA KUI..,.WONG WS D APIK2KI MALAH KANA NGELEK2KI.,.buat pihak berwajib tolong urus masalah ini ..."

Seketika, postingan tersebut mendapat rekasi para warganet. Hingga berita ini ditulis, unggahan tersebut telah mendapat 2.131 komentar dan 1.099 kali dibagikan oleh warganet. Sebagian besar dari mereka mengecam Nal Nal atas ulah dan ucapannya yang dianggap telah melecehkan masyarakat Kebumen. Para warganet meminta hal tersebut untuk dilaporkan ke pihak berwajib dan mendesak Nal Nal untuk segera meminta maaf.

Seperti yang dilakukan Arif Yuswandono, pegiat media sosial Kebumen, mengatakan, apapun ceritanya, apa yang dilakukan Nal-nal ini tidak bisa didiamkan. Sebab, ucapan Nal-nal ini telah memancing kemarahan sebagian masyarakat Kebumen.

Arif menuntut Nal-nal meminta maaf secara terbuka kepada masyarakat Kebumen. Di saat yang sama, Arif berencana melaporkan kejadian ini kepada Polres Kebumen pada Rabu (27/2/2019) besok.

"Kepada masyarakat Kebumen jangan ikut terpancing emosi dengan mencaci maki atau menyebar ujaran kebencian yang dapat memicu gesekan sosial. Serahkan kepada pihak yang berwajib," kata Arif yang juga Ketua Gerakan Anti Hoax itu.

Sempat Meminta Maaf

Nal Nal sempat mengirimkan video permintaan maafnya ke grup Berita Kebumen Selasa sore menggunakan akun bukan atas namanya. Sayangnya, saat BK telusuri kembali Selasa malam video tersebut sudah tidak bisa ditemukan.

Meski sempat meminta maaf melalui video singkat, Arif Yuswandono mengaku akan tetap melaporkannya ke Polres Kebumen.

"Besok Rabu, 27 Februari 2019 secara pribadi saya akan mengadukan dan melaporkan kasus ini kepada kepolisian Polres Kebumen." ujar Arif di akun facebooknya.

Arif berencana akan mengadukan dan melaporkan kasus ini atas tindak pidana ujaran kebencian dan transaksi ITE ke Mapolres Kebumen siang hari sekitar pukul 11.00 WIB usai menghadiri acara FGD Anti Hoax di Kantor Kelurahan Kebumen.

"Aksi ini bukan untuk gaya-gayaan, apalagi memperkeruh suasana, hanya sebagai bentuk kecintaan saya kepada Kebumen dan kerukunan. Silakan teman-teman sedulur dan masyarakat Kebumen yang ingin memantau dan mengawal kasus ini. "






Post a Comment

Silahkan Berkomentar yang Baik dan Bermanfaat!

Powered by Blogger.