=========== Baca Juga :===========


Para ABG dan remaja yang diduga korban bisnis MLM saat diamankan di Polsek Gemolong, Sragen Selasa (8/1/2019) malam. Foto/Wardoyo
KEBUMEN (www.beritakebumen.info) - Sebanyak 17 remaja berusia belasan hingga 20 tahun ditemukan dalam kondisi lapar dan mengenaskan. Hal itu diketahui saat Polsek Gemolong melakukan penggerebekan dua rumah kontrakan di Dukuh Ketagan RT 3, Kelurahan Gemolong, Gemolong, Sragen, Selasa (8/1/2019) malam.

Ketujuh belas remaja tersebut terdiri dari 12 remaja pria dengan rentang usia 19 hingga 20 tahun. Sedangkan 5 lainnya adalah remaja putri dengan usia di bawah 20 tahun dan ada 3 yang masih di bawah umur.

Lima diantaraya berasal dari Kabupaten Kebumen. Sedang yang lain dari Banjarnegara, Purbalingga, Wonosobo dan Grobogan.

Mereka terlantar di rumah kontrakan akibat tergiur janji penghasilan besar dari bisnis bermodus multilevel marketing (MLM) yang disebut berpusat di Sragen Kota. Ironisnya, mereka sudah hampir berbulan-bulan bertahan dalam kondisi sangat memprihatinkan.

Berikut daftar nama korban bisnis MLM yang berhasil diamankan:

1. Nama : Lili Ma’rifah, Kebumen, 27 juni 1998, islam, belum bekerja, alamat : Dk./ Ds. Jogomertan Rt.04/04 Kec. Petanahan Kab. Kebumen
2. Tri Juariyah, Banjarnegara, 10 Januari 2000, islam, pelajar alamat : Dk. Kalijambu Rt. 002/ 004, Kel. Tlagawera Kec. Banjarnegara Kab. Banjarnegara
3. Melly Fitriasari, Cimahi 15 Maret 2000, islam, karyawan swasta, alamat Dk. / Kel. Dukuhwaluh Rt. 003/01 Kec. Kembaran Kab. Banyumas
4. Agus Ardianto, Wonosobo,17 Agustus 1999, islam, belum bekerja, alamat Dk. Serang gede Rt.01/08, Kel. Serang, Kec. Kejajar, Kab. Wonosobo
5. Naelul Hidayah, Kebumen, 08 Agustus 1998, islam, pelajar, alamat Dk. Siantru Rt.01, Ds. Jogomertan, kec. Petanahan Kab. Kebumen
6. Syaiful Aqil, Semarang, 15 Mei 1998, islam, Belum bekerja, alamat Dk. / Ds. Susukan Rt.02/02 Kec. Susukan Kab. Banjarnegara.
7. Wahidun, Kebumen 01 oktober 1996, islam, swasta Alamat Dk. / Kel. Klegenrejo rt. 04/02, Kec. Klirong Kab. Kebumen
8. TRIMO, Purbalingga, 07 Januari 1997, islam, Swasta, alamat Dk. Sipendok Rt. 03/05, Kel. Sumampir Kec. Rembang Kab. Purbalingga
9. DODI AFANDI, Purbalingga, 16 Pebruari 2002, islam, Swasta, Alamt Dk. Sipendok Rt.03/05, Ds. Sumampir Kec. Rembang Kab. Purbalingga
10. ADI SETIAWAN, Temanggung, 22 Pebruari 1992, islam, Petani, Alamat : Dk. Kalitengah Rt. 01/04, Kel. Jengkol, Kec. Garung, Kab. Wonosobo
11. FITRI RIYANTO, Kebumen, 21 Januari 1998, Islam, belum bekerja, alamat Dk./ Ds. Klegenrejo Rt. 004/02 Kec. Klirong, Kab. Kebumen.
12. SETIO BUDI, Banjarnegara, 08 Juli 1992, islam, Buruh harian lepas, alamat Dk. / Ds. Cendana Rt.04/05 Kec. Banjarnegara Kab. Banjarnegara
13. ELING SUMARYO, Banjarnegara, 29 November 1998, islam, belum bekerja, alamat Dk. / Kel. Kutayasa Rt.02 /02, Kec. Bawang, Kab. Banjarnegara
14. SATIMUN, Kebumen, 24 September 1978, islam, swasta, Dk./ Kel. Kebon Besar Rt.005/01 Kec. Batuceper Kota Tangerang atau berdomisili di Dk. Gondang Keli Rt. 07/02, Ds. Wonokromo, Kac. Aliyan Kab. Kebumen
15. SLAMET NINGSIH, Grobogan, 14 Desember 1996, islam, Pelajar, alamat Dk. Jeruk Rt. 03/06, Kel. Monggot, Kab. Grobogan
16. YUNI ZAHROTUS TAQIA, Wonosobo, 06 Juli 2003, islam, eks Pelajar, alamat Jl. Sidomampir Rt.01/03 Kel. Singosaren Kec. Jenangan Kab. Ponorogo atau domisili Dk. Tegal arum Rt.01/01, Kel. Kejajar Kec. Kejajar Kab. Wonosobo
17. GALIH BAYU SAHASTI, Purbalingga, 18 Mei 2003, islam, belum bekerja, Alamat Dk. Dusun 3 Rt.03/07, Kel. Bantarbarang, Kec. Rembang Kab. Purbalingga

Mengutip teras.id, saat kali pertama ditemukan, sebagian diantaranya dalam kondisi kelaparan dan penampakan lusuh. Data yang dihimpun di lapangan, penggerebekan dilakukan sekitar pukul 18.30 WIB.

“Awalnya kemarin malam kami menerima informasi dari Wonosobo kalau ada ibu-ibu melapor ke polisi bahwa cucunya telah hilang selama 3 bulan. Kemudian ada informasi terlacak dari HP, bahwa cucunya itu terdeteksi ada di Gemolong. Akhirnya kami lakukan penyisiran dan tadi malam kami temukan cucunya di dalam sebuah rumah kontrakan. Di rumah kontrakan itu, ternyata juga ada temannya sekitar 16 orang,” papar Kapolres Sragen AKBP Yimmy Kurniawan melalui Kapolsek Gemolong AKP I Ketut Putra, Selasa (8/1/2019) malam.

Menurut Kapolsek, karena kondisinya memprihatinkan, semua remaja dan ABG itu yang diketahui berasal dari luar Sragen itu, kemudian diamankan di Mapolsek untuk dimintai keterangan.

Wakapolsek Gemolong, Iptu Aji Wiyono menguraikan total ada 17 remaja dan ABG yang dibawa ke Mapolsek.

“Untuk sementara kita data dulu. Kita akan dalami apakah ada unsur pidana atau tidak. Nanti rencananya baru dipulangkan ke orangtua masing-masing,” ujarnya. Wardoyo


Sumber : teras.id


Post a Comment

Powered by Blogger.