=========== Baca Juga :===========


Sejumlah perajin sedang menyelesaikan pembuatan topi  dari anyaman pandan di Desa/Kecamatan Karanggayam, Kebumen. (SuaraMerdeka/Supriyanto)
KEBUMEN (www.beritakebumen.info) - Kerajinan anyaman di Kebumen terus berkembang. Tidak hanya dijual ke luar daerah dalam bentuk complong atau setengah jadi, anyaman pandan saat ini sudah diolah menjadi barang jadi yang memiliki nilai ekonomi tinggi.

Salah satu dilakukan oleh Suwoto (32) warga Dusun Batur, Desa/Kecamatan Karanggayam, Kebumen. Bermula sebagai seorang pengepul complong sejak 2013, Suwoto 1,5 tahun lalu berinovasi dengan mencoba membuat produk jadi dari anyaman pandan.

Dengan ketekunan, sejumlah produk dari bahan baku dari anyaman pandan dihasilkan antara lain, topi, tas, sandal, dompet, kipas, tempat tisue, dan sejumlah aksesoris lainnya. Dengan hasil yang cukup halus, produk yang diberi brand Jaxee itu bahkan tembus di pasar nasional hingga luar negeri.

Permintaan datang dari Bali hingga buyer untuk dijual ke Belgia. Bahkan topi produksinya juga menjadi salah satu item untuk memeriahkan perhelatan pembukaan Asian Games di Jakarta.

Saat ini, Suwoto dibantu oleh tujuh orang tenaga kerja yang seluruhnya ibu-ibu sekitar rumahnya. Ada yang bertugas menjahit, mencetak, hingga finishing. Sebelumnya, para perajin diberikan pelatihan secara khusus agar dapat menghasilkan produk sesuai dengan standar yang dibutuhkan.

"Selain untuk mengangkat kerajinan anyaman pandan, usaha ini sekaligus untuk memberdayakan ibu-ibu sekitar agar lebih produktif," ujar Suwoto kepada Suara Merdeka, baru-baru ini.

Kontrol Kualitas

Untuk menjaga kualitas produk, pihaknya berkomitmen untuk menjaga kualitas. Kontrol kualitas dilakukan dari yang paling bawah, yakni para pengayam pandan. Mereka diedukasi standar pembuatan anyaran, tingkat kekeringan, kualitas anyaman hinga proses produk jadi.

"Dengan standar yang ditetapkan, tentu produk akan mampu bersaing dengan produk-produk kerajinan dari luar daerah," ujarnya.

Dengan capaian saat ini, Suwoto tidak henti-henti berinovasi. Dia berharap usaha yang dirintisnya semakin besar, mensejahterakan keluarganya dan membawa manfaat bagi lingkungan sekitar. (Supriyanto/CN34/SM Network)


Sumber : Suaramerdeka


Post a Comment

Powered by Blogger.