=========== Baca Juga :===========



KEBUMEN (www.beritakebumen.info) - Badan Anggaran melaporkan hasil pembahasan terhadap raperda tentang Perubahan APBD 2018 saat paripurna, Kamis (27/9). Terungkap, pendapatan daerah mengalami peurunan Rp 10.- 058.890.000, dari sebelum perubahan Rp 2.647.019.919.000 menjadi Rp 2.636.961.029.000. Penurunan terjadi pada pos dana perimbangan yakni bagi hasil pajak atau bukan pajak dan dana alokasi khusus (DAK). “Pada anggaran lain-lain, pendapatan daerah yang sah, penurunannya di hibah dan bantuan keunagan provinsi atau pemerintah daerah lainnya,” kata Juru Bicara Banggar DPRD Kebumen Ermi Kristanti.

Paripurna dipimpin Ketua DPRD Kebumen Cipto Waluyo yang juga Ketua Banggar. Ia didampingi Wakil Ketua DPRD Kebumen yang terdiri atas Miftahul Ulum dan Bagus Setiyawan. Hadir para pejabat di lingkungan Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Terkait dengan penurunan pendapatan tersebut, Bangar lantas memberikan rekomendasi kepada eksekutif. Antara lain dengan membangun komunikasi yang baik dengan pemerintah pusat, provinsi dalam rangka peningkatan pendapatan DAK, hibah, dan bantuan keuangan.

Bantuan Lombok

Berbeda dengan pendapatan, untuk belanja daerah dalam RAPBD Perubahan justru mengalami kenaikan sebesar Rp 37.944.110.000. Kenaikan tersebut jika dilihat dari proporsi pada anggaran belanja langsung yang naik dari 38.5 persen menjadi 39,5 persen. Adapun belanja tidak langsung mengalami penurunan dari 61,5 persen menjadi 60,5 persen. “Penurunan belanja tidak langsung seperti tahun-tahun sebelumnya, yaitu dari pos belanja pegawai. Adapun pos anggaran lainnysa di belanja tidak langsung mengalami kenaikan,” terang Ermi.

Sementara, untuk penyertaan modal yang teranggarkan dalam APBD Perubahan terhadap Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), senilai Rp 10.250.000.000, di mana mendasari Perda 8/2015 tentang Penyertaan Modal.

Dalam APBD Perubahan itu juga disisihkan anggaran untuk membantu Pemerintah Provinsi NTB dalam menangani gempa di Lombok. Banggar memutuskan nilainya Rp 200.000.000 yang dimasukkan dalam dana cadangan tak terduga. (K5-33)


Sumber : Suaramerdeka.com



Post a Comment

Powered by Blogger.