Pengerjaan Terowongan Ijo baru. (Foto: Aji Henry Bahari/ Grup FB)
KEBUMEN (www.beritakebumen.info) - Pembangunan jalur ganda rel kereta api (KA) dan jembatan Kroya-Kebumen-Kutoarjo kini terus dikebut. Proyek yang didanai dengan anggaran Rp 500 miliar itu diharapkan selesai akhir 2019.




Sekretaris Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Kebumen Kinanto dihubungi, Rabu (4/7) mengatakan, sesuai rakor dengan Dishub Provinsi Jateng, pihaknya menerima informasi saat ini pekerjaan jalur ganda atau double track Kroya-Kebumen-Kutoarjo itu terus dikerjakan. Para pekerja sempat libur Lebaran kini dimulai kembali. Seperti di wilayah sekitar Kelurahan Selang hingga Desa Wonosari Kebumen atau di timur batas kota Kebumen. Dewasa ini pekerjaan jalur ganda KA itu ada di sisi sebelah utara rel yang lama. Pekerjaan utama yakni meninggikan tanah uruk untuk badan jalur ganda serta pembangunan beberapa jembatan di sejumlah sungai dan anak sungai.

Menurut Kinanto, dengan pembangunan jalur ganda rel KA diharapkan semakin memperlancar mobilitas penduduk yang menggunakan moda kereta api. Apalagi, saat ini masyarakat memiliki pilihan untuk naik bus, KA maupun kendaraan pribadi. “Kami berharap pembangunan jalur ganda akan semakin memudahkan masyarakat bepergian dengan kereta api,” imbuh Kinanto.

Terowongan Baru

Sementara itu, petugas palang pintu perlintasan Kedungbener Ipung mengatakan, hampir setiap hari para pekerja mengerjakan proyek tersebut. Bahkan, pembangunan beberapa jembatan pada jalur Kebumen-Selang- Wonosari itu juga sudah tuntas. Tinggal pemasangan badan jembatan KAdan rel. Adapun di sebelah timur perlintasan palang pintu Selang Jalan Kutoarjo ada pekerjaan pemasangan tanggul dan talud untuk jalur ganda tersebut.

Semakin ke wilayah barat proyek jalur ganda rel KA itu terus dikerjakan. Terutama untuk perataan tanah dan pembangunan jembatan. Bahkan, di Kecamatan Rowokele yang melalui Terowongan Ijo juga sudah dimulai pekerjaan jalur ganda. Di Terowongan Ijo kontraktor pelaksana PTKAI membangun terowongan baru di sebelah utara bangunan yang lama.

Menurut informasi dari PT KAI, Terowongan Ijo tidak memungkinkan dibuat jalur ganda karena alasan teknis. Adapun jalur baru dibangun di atas terowongan yang lama dan menyambung lagi di perlintasan palang pintu Ijo. Masyarakat Kebumen pun menyambut baik pembangunan jalur ganda rel KA. Amindeka, warga Kawedusan berharap, dengan selesainya jalur ganda KAakan ditambah pula rute perjalanan kereta api. Sebab, angkutan kereta api terbukti lebih aman, lebih tertib dan tepat waktu, sehingga semakin diminati warga. (B3-33)


 Sumber : suaramerdeka.com


Post a Comment

Powered by Blogger.