Mahasiswa Asal Kebumen Berhasil Meneliti dan Mengedukasi Tindak Main Hakim Sendiri
KEBUMEN (www.beritakebumen.info) - Main hakim sendiri adalah istilah bagi tindakan untuk menghukum suatu pihak tanpa melewati proses yang sesuai hukum. Meski telah dilarang undang-undang, tindakan tidak terpuji ini masih kerap terjadi di masyarakat.




Hal itu menarik Wisnu Pratama Iryanto, mahasiswa semester 4 Ilmu Hukum di Universitas Negeri Semarang untuk melakukan penelitian. Mahasiswa asal Kutowinangun, Kebumen ini berhasil melakukan penelitian mengenai praktik main hakim sendiri di Desa Mlilir, Kecamatan Bandungan, Kabupaten Semarang pada Jumat, 29 Juni 2018 lalu.

Penelitian tersebut merupakan tindak lanjut dari program kreativitas mahasiswa yang digagas oleh Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi. Bersama dua rekannya yaitu Dede Mardiansyah dan Septhian Eka Adiyatma, tiga mahasiswa tersebut melakukan wawancara dan pengisian kuisioner yang dilakukan oleh masyarakat Desa Mlilir Semarang.

Tindakan main hakim sendiri menjadi topik yang menarik untuk dikaji mengingat akhir-akhir ini praktik tersebut sering terjadi di tengah masyarakat. Desa Mlilir dipilih sebagai objek penelitian karena pada tahun 2017, sempat terjadi tindakan main hakim sendiri ketika seorang pelaku pencurian kepergok hendak mencuri sepeda motor milik warga.

Dari hasil penelitian, didapatkan hasil bahwa faktor utama terjadinya main hakim sendiri adalah keinginan masyarakat memberikan rasa jera kepada pelaku dan rasa emosi warga yang tidak bisa dibendung.

Sebelum pencurian sepeda motor, warga Desa Mlilir beberapa kali kehilangan hewan ternak dan hasil pertanian. Imron, Sekdes Mlilir mengapresiasi apa yang dilakukan oleh Wisnu dan tim terhadap Desa Mlilir.

Sosialisasi main hakim sendiri penting dilakukan agar masyarakat dapat mengetahui lebih jelas tentang bagaimana konsekuensinya dan bagaimana prosedur yang seharusnya dilakukan apabila terjadi tindak kriminalitas.

Wisnu memang aktif di keilmiahan kampus. Ia sebelumnya tercatat menjuarai beberapa even nasional diantaranya: Juara 1 Debat Nasional Universitas Sriwijaya Palembang, Juara 1 Debat Nasional Universitas Negeri Makassar, dan dia juga seorang Mahasiswa Berprestasi Utama 1 Fakultas Hukum Unnes 2018. Langkah Wisnu semoga bisa menjadi pijakan inspirasi bagi pemuda-pemuda Kebumen.



Reporter : Wisnu | Editor : BK/Mat | 


Post a Comment

Powered by Blogger.