=========== Baca Juga :===========


KEBUMEN (www.beritakebumen.info) - Ratusan mantan preman di Kebumen menyatakan insyaf dan ingin berbaur dengan masyarakat untuk membangun tanah  kelahirannya. Mereka juga membentuk organisasi Front Kebumen Bersatu (FKB) untuk menyalurkan potensi positif mereka.

Lebih dari 200 orang bertato berkumpul di Gedung Tulus Kebumen, kemarin. Mereka adalah mantan preman atau orang jalanan yang mengaku insyaf dan telah beralih profesi.

Salah satunya Puji Wahyono, mantan preman Pasar Tumenggungan yang kini beralih menjadi perajin jenitri dan terlibat aktif dalam membangun Kebumen. Ia berharap dengan adanya organisasi baru ini bisa mewadahi dan menyalurkan potensi positif para mantan preman.

Organisasi ini awalnya terbentuk karena keresahan beberapa mantan preman yang prihatin setelah beberapa pejabat di Kebumen dan pengusaha terkena operasi tangkap tangan (OTT) oleh KPK terkait dugaan korupsi.

FKB menampung para mantan preman dengan potensi dan keterampilan yang mereka miliki. Ketua Front Kebumen Bersatu, dr Pujo Trimakno, berharap agar masyarakat tidak memandang sebelah mata mereka para mantan preman yang bertato.

"Jangan pandang sebelah mata, teman-teman kami yang tatoan itusebagai sesuatu yang mengusik pemerintah. Ini harus kita rubah pola pikirnya" kata dr Pujo Trimakno.

Saat ini sudah lebih dari seribu mantan preman yang mendaftar sebagai anggota FKB yang tersebar di 26 Kecamatan. Beberapa mantan preman ini bahkan sudah ada yang memiliki usaha kerajinan yang sudah mapan.


Sumber : Indonesia Update - Kompas.com


Post a Comment

Powered by Blogger.