=========== Baca Juga :===========


Wakil Bupati Kebumen KH Yazid Mahfudz saat meninjau bazar produk lokal UMKM "Bela Beli Produk Kebumen" yang digelar halaman Setda Kebumen, Jumat (23/3). (suaramerdeka.com/Supriyanto)
KEBUMEN (www.beritakebumen.info) - Para PNS di jajaran Pemkab Kebumen menjadi pangsa pasar cukup besar bagi pelaku UMKM di Kebumen. Hal ini menyusul kebijakan Pemkab Kebumen yang mengimbau kepada para PNS untuk membeli produk lokal.

Kebijakan tersebut ditindaklanjuti oleh Pusat Pelayanan Usaha Terpadu (PLUT) KUMKM Kebumen untuk mengenalkan para pelaku UMKM kepada para PNS di jajaran Pemkab Kebumen. Salah satunya melalui "Bazar Bela Beli Produk Kebumen" yang berlangsung di halaman Setda Kebumen, Jumat (23/3).

Bazar yang dibuka oleh Wakil Bupati KH Yazid Mahfudz tersebut diikuti oleh 90 pelaku UMKM dari semua kelompok binaan, mulai dari klub, asosiasi, paguyuban, UPK maupun komunitas haritage. Berbagai produk UMKM dipamerkan mulai dari makanan, minuman, hingga kerajinan.

Kepala Bidang Usaha Mikro dan Hubungan Industrial Dinas Tenaga Kerja dan Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah Drs H Akhmad Sudiyono MPd menjelaskan, bazar tersebut merupakan tindak lanjut dari imbauan ASN untuk peduli pada produk lokal dengan bela dan beli.

"Dengan demikian ASN menjadi pasar bagi produk UMKM di Kebumen. Jika lebih dari 13.000 ASN yang ada membeli produk UMKM, tentu hal ini akan berdampak positif bagi peningkatan ekonomi rakyat," ujar Akhmad Sudiyono kepada Suara Merdeka di sela-sela acara.

Melalui bazar itu, kata dia, pihaknya memfasilitasi kepada UMKM untuk mempromosikan produk dan brand mereka kepada PNS. Selain membawa produk, mereka bisa promosi melalui brosur, kartu nama hingga daftar harga. "Harapannya, setelah acara ini para ASN bisa mengenal pelaku UMKM sesuai dengan produk mereka," ujarnya menyebutkan bazar akan dilaksanakan secara rutin.

Pasar Eropa

Konsultan Pemasaran PLUT KUMKM Kebumen Cahyanto Aji menambahkan, saat ini terdapat 25 produk UMKM binaan PLUT baik makanan, minuman dan kerajinan sudah masuk ke pasar ritel. Bahkan saat ini produk UMKM Kebumen diminati pasar Belgia.

"Produk makanan dengan sertifikasi halal seperti kripik, peyek, sale pisang hingga kerajinan bakal dipasarkan untuk memenuhi kebutuhan 30 % muslim Eropa," ujarnya.

Sebelumnya Direktur Mutigo Indonesia, Fatmi Woro Dwimartanti tertarik dengan produk UMKM Kebumen, dan siap mendorong produk UMKM Kebumen agar bisa merambah pangsa pasar Eropa melalui Belgia. Posisi Belgia sangat strategis sehingga tepat menjadi Ibu Kota Uni Eropa.

"Belgia merupakan pintu gerbang perekonomian Uni Eropa, sehingga otomatis ketika produk masuk Belgia, dapat juga merambah ke kota-kota sekitarnya, bahkan negara-negara anggota Uni Eropa," ujarnya.

(Supriyanto /SMNetwork /CN39 )


Sumber : Suaramerdeka.com

Post a Comment

Powered by Blogger.