Novi Wahyuningsih di Kantor Kepala Staff Kepresidenan. (Foto: fb/noviwahyuningsih.kebumen)




KEBUMEN (www.beritakebumen.info) - Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh salah satu srikandi muda Kabupaten Kebumen. Setelah beberapa waktu lalu sukses menciptakan aplikasi Callind sebagai penyaing WhatsApp. Novi Wahyuningsih (27), gadis asal Desa Tepakyang RT 2 RW 3, Kecamatan Adimulyo kini menjadi salah satu Tenaga Ahli Kantor Staff Presiden (KSP).

Anak sulung dari pasangan Darman (52) dan Rasmi (47) ini, menjadi tenaga profesional di bawah kepemimpinan Moeldoko terhitung mulai 1 Mei 2018. Novi diangkat sebagai Tenaga Ahli Muda Kedeputian IV bidang Komunikasi Politik dan Diseminasi Informasi.

Novi Wahyuningsih membenarkan bahwa dirinya bergabung menjadi Tenaga Ahli Muda di KSP. Gadis kelahiran Kebumen, 6 November 1991 itu mengaku siap mengabdi sepenuh hati untuk NKRI dan akan bekerja secara profesional.

"Tanggungjawab ini saya niatkan untuk terus belajar dan mengabdi untuk NKRI yang tercinta," ujar gadis yang kini tengah menempuh kuliah Magister Managemen Executive di Universitas Bina Nusantara (Binus), Rabu (23/5).

Melansir Sorot Kebumen, Pencapaian Novi bukan diraih tanpa usaha dan kerja keras. Alumnus D3 Akuntansi, Universitas Gadjah Mada itu pernah ikut bisnis Multi Level Marketing (MLM) semasa kuliah. Sebelum kuliah di UGM, ia menempuh pendidikan di SD 2 Sugihwaras, SMP 1 Karanganyar dan SMA 1 Karanganyar.

Selain Novi, Kantor Staf Presiden juga mengangkat sejumlah tokoh menjadi tenaga ahli. Antara lain Ali Mochtar Ngabalin, sebagai Tenaga Ahli Utama Kedeputian bidang Komunikasi Politik dan Diseminasi Informasi yang dipimpin oleh Eko Sulistyo.

Selanjutnya praktisi ekonomi Hari Prasetyo sebagai Tenaga Ahli Utama Kedeputian III bidang Kajian dan Pengelolaan Isu-isu Ekonomi Strategis dan mantan Ketua Komisi Pemilihan Umum Juri Ardiantoro sebagai Tenaga Ahli Utama Kedeputian V Bidang Politik dan Pengelolaan Isu Polhukam.


 | Sumber : Sorot Kebumen


KEBUMEN (www.beritakebumen.info) - Hujan abu tipis turun di Kebumen pagi ini, Kamis (24/5/2018). Hal ini akibat Gunung Merapi yang kembali mengalami erupsi pada Kamis, 24 Mei 2018 pukul 02.56 dini hari tadi.

Pada pukul 02.56 terdengar suara gemuruh dari Selo, Kabupaten Boyolali. Tampak kepulan asap dan pijar visual berwarna sinar merah di belakang awan mendung. Adapun tinggi kolom letusan mencapai 6.000 meter ke arah barat selama 4 menit.






Dihimbau masyarakat menggunakan masker dan kacamata saat beraktifitas di luar ruangan.

Status Merapi saat ini masih waspada.

Demikian sekilas info.

================ Himbauan BPBD Sleman ===================

POSKO UTAMA PENANGGULANGAN BENCANA ERUPSI MERAPI KABUPATEN SLEMAN 2018
PUSDALOPS BPBD SLEMAN
Kamis, 24 Mei 2018

• Terjadi letusan pukul 03.04 WIB durasi 4 menit, ketinggian kolom 6000 m, mengarah ke barat.

View merapi secara pengamatan langsung maupun melalui CCTV saat ini tertutup kabut
Status Aktifitas Merapi pada saat ini masih WASPADA

Himbauan
1. Masyarakat untuk tidak panik dan tetap beraktifitas seperti biasa serta meningkatkan kewaspadaan.
2. Gunakan alat pelindung diri (APD) apabila beraktifitas di luar rumah berupa masker, kacamata, jaket, penutup kepala dan alas kaki.
3. Ikuti arahan petugas yang ada dilapangan bila terjadi situasi darurat, berhati-hati dalam berkendara dan utamakan tertib lalu lintas
4. Cermati berita dan informasi yang beredar, kenali teliti dan cermati info, sumber, waktu dan captionnya.
5. Ikuti perkembangan aktifitas Gunung Merapi melalui info resmi dari twitter : @BPPTKG, @StaklimJogja @pusdalopssleman – facebook : Pusdalops Bpbd Kabupaten Sleman – instagram : pusdalopssleman

Update Jam 03.07 WIB

Pusdalops BPBD Kabupaten Sleman
Jl. Kaliurang Km 17.5 Pakem Pakembingun Pakem Sleman Yogyakarta
Telepon/WA : 0274-2860051
Freq VHF : Output : 159.800 MHz Duplek : -5000 Tone : 146.2 MHz
e-mail : pusdalops.sleman@gmail.com
Facebook : Pusdalops Bpbd Kabupaten Sleman
Twitter : @pusdalopssleman
Instagram : pusdalopssleman









Powered by Blogger.