Kriminal

Ads

Ekonomi

Berita Kebumen

Pendidikan

Vidio

15 July 2019

Hari Pertama masuk Sekolah, Siswa Baru di SD ini sudah Berangkat dari Pukul 04.30 WIB



KEBUMEN (www.beritakebumen.info) - Tahun ajaran baru telah dimulai. Setelah kemarin melewati sistem zonasi yang membuat orang tua bingung mau mendaftarkan anaknya dimana. Nilai bagus belum tentu bisa masuk sekolah diperkotaan yang nota bene mempunyai fasilitas lebih lengkap.

Pagi ini, senin (15/07) orang tua kembali dibuat sibuk, karena anak-anak tercinta mereka akan berangkat ke sekolah. Bagi anak-anak yang akan memasuki sekolah untuk pertama kalinya, merupakan hal yang luar biasa. 

Menjadi sesuatu yang baru dalam hidup mereka, berangkat memakai sepatu, berseragam, dan membawa tas sekolah. Biasanya, di hari pertama ini, yang disibukkan adalah orang tua, terutama Ibu, untuk menyiapkan segala kebutuhan sekolah di hari pertama.

Seperti yang diunggah oleh dulurnet Anwar Musyawwir MotoVlog di group Facebook Berita Kebumen, ia mengunggah foto anak-anak di depan gerbang SD Negeri Mengkowo, Kebumen. Sekilas biasa saja, tapi waktunya yang tidak disangka.


Anwar juga menuliskan caption yang cukup unik. "Kie lur nek pada tembe sekolah bukake jam 6 jam tenga 5 wes ng sekolahan, Biyunge masak pada masak gasik ben koyo due gawe, #SDNEGRIMENGKOWOKEBUMEN". (Ini Lur, kalau baru sekolah, jam 6 dibuka, jam setelah 5 sudah di sekolahan. Ibunya masak pada masak lebih pagi, biar kaya punya hajatan)

Berikut unggahan dari Anwar yang ramai dikomentari oleh dulurnet, saat artikel ini dibuat, unggahannya telah 2,9 ribu like, 425 komentar dan telah dibagikan sebanyak 59 kali.



Unggahan Anwar tersebut langsung ramai dikomentari oleh dulurnet, komentarnya pun unik-unik, seperti berikut ini :

Edy Anto Subastyan Hahhaahhah kelingan jaman cilik rebutan bangku tengah (hahahaha keinget  masa kecil berebut tempat duduk yang ditengah)


Safa Rina Nggo ngopo kui mangkat gasik.. Meh entuk panggonan ngarep ya.. Padahal yo nanti di rotasi sama gurunya.. (buat apa itu berangkat pagi, biar dapat tempat duduk didepan ya. Padahal nanti ya di rotasi sama gurunya)


Imron Susilo Seng nunggak ya bebeh mangkat gasik (yang tinggal dikelas males berangkat pagi)

Dzaki Nuer Hidayat Hidayat Jane senng marahi ora yertib y wung tuane...durung wayahe.ko wes kon mangkat disit kwatir g uman bangku...wong arep pinter/cerdas kui bakat bawaan...ajari anak mandiri sejak dini..bukan ORTU yg maju hmmm. (sebenarnya yang membuat tidak tertib ya orang tuanya, belum waktunya berngkat sudah berangkat, kawatir tidak dapat tempat duduk, mau pinter/ cerdas itu bakat bawaan, ajari anak mandiri sejak dini, bukan ortu yang maju hmm...)

Mus Tafidoh Yo men alhamdulilah pd segep sregep sekolah men pd pinter .. ( yo tidak apa-apa, alhamdulillah pada rajin ke sekeloh biar pada pinter)


Asshna Allit Masa masa paling wowww....ngger wis es em pe tuli pengine mlebu kurik dewek (masa paling wow, kalau sudah SMP kan penginnya masuk terakhir sendiri)

Ihsan Baladewa mangkat gasik..kena nggo contoh guru sing males (berangkat pagi bias buat contoh guru yang malas)

Foto-foto siswa yang menunggu di depan gerbang.















Reporter :Yogi P | Editor : ___________ | Sumber : Grup Facebook Beritakebumen

12 July 2019

Kebumen Usulkan 800 Formasi Calon ASN Tahun Ini

KEBUMEN (www.beritakebumen.info) - Seleksi calon Aparatur Sipil Negara (ASN) rencananya akan dilakukan kembali di tahun 2019 ini. Pemerintah Kabupaten Kebumen telah mengusulkan 800 formasi untuk pengadaan ASN kepada pemerintah pusat. Namun itu masih sebatas usulan. Kepastian kuotanya menunggu persetujuan dari Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan-RB).

"Sudah kita usulkan, tinggal menunggu berapa yang disetujui," Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Daerah (BKPPD) Kebumen, Asep Nurdiana, Kamis 11 Juli 2019.

Asep mengatakan dari 800 formasi usulan dibagi menjadi dua kategori. Meliputi usulan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) sebesar 30 persen dan Pegawai Pemerintah Dengan Perjanjian Kerja (P3K) sebesar 70 persen.

Menurutnya, formasi jabatan yang diusulkan diantaranya tenaga guru, kesehatan dan tenaga teknis lainnya termasuk tenaga fungsional.

"Kalau disetujui informasinya seleksi P3K diselenggarakan lebih dulu. Rencananya dalam waktu dekat. Kalau untuk CPNS informasinya sekitar Oktober," kata Asep.

Pihaknya berharap usulan dari Pemkab Kebumen dapat diakomodir. Apalagi usulan yang diajukan berdasarkan kebutuhan yang tidak dilakukan secara subjektif tapi melalui analisis jabatan, analisis beban kerja dan peta jabatan.


10 July 2019

Produksi Gitar Kayu, Pemuda Desa Karangsari Raup Omset Ratusan Juta Perbulan

KEBUMEN (www.beritakebumen.info) - Hasil tidak menghianati usaha. Itulah yang dialami Dimas, seorang pemuda Desa Karangsari, Kecamatan Kutowinangun, Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah. Ketekunannya dalam memproduksi gitar kayu selama tiga tahun terakhir telah membuahkan hasil omset ratusan juta.

Keahliannya membuat gitar adalah hasil belajar di Kampung Baki, Solo, sentranya industri gitar. Keahlian yang diperoleh dari Solo ia bawa pulang. Kemudian tahun 2016, Dimas memberanikan diri membuka kerajinan gitar sendiri. Untuk bahan baku kayu, Dimas andalkan dari kayu lokal jenis ‘mahogani atau maoni’ menurut lidah kebumenan. Untuk bahan baku mahagoni ini tak kesulitan.

Sedangkan pemasaran gitarnya, Dimas mengandalkan strategi market place seperti di OLX, Tokopedia, Shopee dan media sosial. Selain online, Dimas juga membuka ritail di Kota Bandung, Jogja, Purworejo, dan Kebumen.

Menurut Dimas, omzet penjualan rata-rata Rp.350 juta per bulan dari keseluruhan toko. Penjualan di desanya sendiri mencapai Rp.30-an juta per bulan.

Merk gitar produk Dinas ini bernama “difergio’. Nama difergio diambil dari nama dimas dan istrinya. Kata Dimas, produknya bahkan sudah diminati kalangan artis di antaranya Bang Qomar pemain sinetron Si Preman Pensiun. Artis lokal film pendek Cingire juga membeli gitar difergio buatan Dimas.

Melihat prospektifnya gitar buatan Dimas ini, Pemdes Karangsari telah memberikan dukungan, yaitu dengan membantu mempromosikan gitar khas Desa Karangsari tersebut. Dimas mengaku sangat bahagia bisa mengikuti dan memamerkan produk gitarnya di ajang Bursa Inovasi Desa (BID) Tahun 2019 di Kecamatan Kutowinangun, Kebumen, hari Senin (8/7/2019).

Saat ini, ia mengaku telah mempekerjakan pemuda desanya sebanyak 4 orang dan melatih setiap anak muda yang ingin belajar kepadanya.


| Editor : bk01| Sumber : mudanews.com

09 July 2019

Masalah Hutang-Piutang, Anggota DPR RI Adukan Kades Petanahan ke Polisi

KEBUMEN (www.beritakebumen.info) - Anggota DPR RI KRT Darori Wonodipuro mendatangi Mapolres Kebumen, Sanin (8/7) siang. Kedatangan politikus Partai Gerindra itu untuk mengadukan Kepala Desa Petanahan Warkhah kepada aparat kepolisian.

Wr yang tak lain masih keponakan Darori Wonodipuro tersebut diadukan ke polisi sehubungan dengan adanya dugaan tindak pidana penipuan sebagaimana pasal 378 KUHP, pencemaran nama baik pasal 310 KUHP, dan fitnah pasal 311 KUHP.

Darori didampingi timnya datang sekira pukul 10.00 dan masuk di ruang Unit Tipiter Satreskrim Polres Kebumen. Darori ditemui oleh Kanit Tipiter Ipda Ghulam Yanuar Lutfi. Sekitar dua jam politikus asal Petanahan itu menyampaikan keterangan kepada polisi.

Dalam surat laporan tertulis yang ditujukan kepada Kapolres Kebumen tersebut, Darori menyampaikan kronologi dugaan peniputan itu terjadi. Sekira Juni 2013 Wr datang ke rumahnya untuk meminjam uang Rp 300 juta dan berjanji akan mengembalikan segera dengan menjual rumahnya di Purwokerto.

Karena masih berhubungan saudara dan janji segera dilunasi, maka Darori percaya dan menyerahkan uang kepada terlapor tanpa tanda terima. Akan tetapi transaksi itu disaksikan oleh keluarga antara lain Saringah ibunya, Darhadi pamannya dan Darsiyem bibinya dan sejumlah orang lain.

Setelah berlangsung sekira enam tahun, terlapor tidak ada i'tikat untuk membayar hutangnya. Bahkan ternyata terlapor diketahui memiliki rumah di Purwokerto sebagaimana yang telah disampaikan waktu meminjam uang.

Kekecewaan Darori semakin bertambah saat Mei 2019, seorang pengusaha bernama Suharto datang ke rumah Darori untuk meminta konfirmasi berkaitan dengan uang yang dipinjam Darori melalui Wr.

Suharto mengatakan Wr dalam beberapa tahap meminjam uang dengan total Rp 400 juta dengan mengatakan bahwa hutang tersebut atas nama Darori. Uang itu dikatakan untuk mencukupi kebutuhan biaya pelapor ada masalah dengan polisi hutan. Pelapor butuh untuk mencukupi kebutuhan keluarga.

Bukti Transfer

Suharto juga memiliki bukti transfer dan saksi-saksi yang berkaitan dengan dana yang dipinjam oleh Wr. Saat itu, dana ditransfer melalui rekening adiknya di Jakarta. Padahal kenyataannya Darori tidak pernah memerintahkan untuk meminjam uang. Sampai saat ini Wr belum mencicil uang tersebut.

"Dengan demikian terlapor diduga menjadikan hutang dan tidak membayar sebagai modus operandi tindak pidana. Terlapor dalam melakukan perbuatannya, diduga telah melakukan serangkaian kebohongan dan tipu muslihat yang mengakibatkan orang lain untuk menyerahkan uang atau membuat hutang," ujar Darori.

Darori juga mengaku tidak ada kaitannya dengan Polhut sehingga hal tersebut adalah fitnah. Terlapor dalam melakukan perbuatannya diduga telah mencatut nama menggunakan martabat palsu, mencemarkan dan memfitnag pelapor.

Kanit Tipiter Ipda Ghulam Yanuar Lutfi membenarkan bahwa pihaknya telah menerima pengaduan dari KRT Darori Wonodipuro. Pihaknya akan menindaklanjutinya dengan melaporkan ke Kasat Reskrim untuk diproses menjadi laporan.

"Tentu setelah itu, akan ditindaklanjuti oleh penyidik yang ditunjuk dengan memanggil sumlah saksi terkait untuk dimintai keterangan," ujar Ipda Ghulam.

Dihubungi melalui ponselnya, Wr tidak bisa tersambung. Beberapa kali ditelepon, hanya layanan operator yang menjawab bahwa nomor tujuan sedang sibuk dan diminta untuk meninggalkan pesan.


Sumber : suaramerdeka.com

Foto

Nasional

HIBURAN

Olahraga

Politik

© Copyright 2019 Berita Kebumen | All Right Reserved