Kriminal

Ads

Ekonomi

Berita Kebumen

Pendidikan

Vidio

22 September 2019

Perguruan Silat PSHT Cabang Kebumen Wisuda 155 Pendekar Baru

KEBUMEN (www.beritakebumen.info) - Sebanyak 155 pesilat siswa Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Cabang Kebumen diwisuda atau disyahkan. Wisuda digelar di GOR Kecamatan Karanganyar, Rabu malam (19/9/2019).

Acara pengesahan dihadiri oleh AKBP Sapto Yohanes SH.MH selaku ketua korwil Jawa Tengah, dan beberapa pengurus korwil PSHT Jateng diantaranya Kombes H. Khamdani. Turut hadir dalam acara ini ketua KONI Kebumen Drs. Sri Hartanto, Ketua Harian IPSI Kebumen Agus Eko Purwono, S.Pd yang juga merupakan Ketua Cabang PSHT Kebumen, Forkopimcam Karanganyar dan Karanggayam serta 15 dewan pengesah dari Jateng dan DIY serta ratusan warga anggota PSHT lainya.
 
AKBP. Sapto Yohanes, SH.,MH membacakan
sambutan Ketua Umum PSHT Pusat Madiun



Kegiatan diawali dengan sebuah pertunjukan gerakan seni bela diri yang dimainkan oleh para atlit atlit pesilat PSHT Kebumen yang sudah berprestasi di tingkat kabupaten maupun provinsi.

Selain itu dalam acara tersebut juga dilakukan penyerahan piagam penghargaan oleh ketua PSHT Cabang Kebumen-Pusat Madiun Agus Eko Purwono kepada para siswa terbaik dan siswa PSHT yang tertua yang berusia 50 tahun lebih.
 
Agus Eko Purwono, S.Pd Ketua Cabang PSHT Kebumen
memberikan penghargaan khusus bagi siswa berusia 50 tahun

Dalam kesempatan tersebut ketua PSHT Cabang Kebumen-Pusat Madiun Agus Eko Purwono mengatakan kegiatan malam pengesahan ini merupakan agenda rutin tahunan PSHT yang digelar setiap bulan Suro atau Muharam.

"Di tahun 2019 ini sedikitnya ada 155 siswa PSHT Kebumen yang disahkan menjadi pendekar PSHT Tingkat 1. Sebelumnya, mereka telah mengikuti proses penggemblengan latihan selama minimal 2 tahun dari sabuk hitam polos, Jambon, hijau dan putih," ungkapnya.

Agus berharap kegiatan pengesahan ini, selain dapat melestarikan pencak silat sebagai budaya Indonesia juga memperkuat tali persaudaraan dan para warga PSHT dapat menjadi manusia berbudi luhur, tahu benar dan salah. "Sehingga mereka bisa berguna dan diterima di tengah-tengah masyarakat, khususnya di Kabupaten Kebumen" harapnya.

Agus berpesan kepada para warga baru untuk senantiasa mengembangkan organisasi PSHT dengan menjunjung tinggi nilai-nilai persaudaraan tanpa membedakan satu sama lain.

"Diharapkan pula para warga PSHT bisa menjadi pesilat yang tangguh dan bisa turut serta mendukung program pemerintahan dari tingkat desa hingga tingkat nasional" pesan Agus. 
Sementara itu, dalam sambutan Bupati Kebumen yang dibacakan Camat Karanganyar Prawoto S.Sos menyampaikan sangat menyambut baik dan mengapresiasi yang setinggi-tingginya melalui kegiatan tersebut.

Dalam sambutannya, Prawoto menyampaikan himbuan Bupati Kebumen terhadap PSHT cabang Kebumen Pusat Madiun agar bisa terus mencetak generasi muda yang berprestasi serta mempunyai akhlak yang berbudi luhur dan dapat bersama sama TNI POLRI untuk selalu menjaga kamtibmas khususnya di Kabupaten Kebumen. (d’Riz)


01 August 2019

Jalan Menuju Stasiun Bakal Diperlebar, Anggaran Rp 1 Miliar Disiapkan

KEBUMEN (www.beritakebumen.info) - Rencana pelebaran jalan menuju Stasiun Kebumen untuk diperlebar bakal terealisasi. Pemkab Kebumen melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) mengalokasikan Rp 1 miliar dari APBD Kebumen. Rencananya, pelebaran jalan bakal dilakukan pada APBD Perubahan tahun 2019.

Peningkatan kualitas jalan tersebut sepanjang 630 meter. Mulai dari jalan masuk di Jalan Pemuda Kebumen hingga hotel Mexolie Kebumen. Kendati demikian, tidak semua jalan akan diperlebar. Dimana, pelebaran hanya untuk ruas jalan sepanjang 350 meter sedangkan sisanya peningkatan kualitas.

Rencananya, pelebaran jalan dari 4 meter menjadi 7,5 meter mulai dari Jalan Pemuda hingga pintu gerbang stasiun. Sedangkan selanjutnya hingga pertigaan belakang Kodim 0709, diperlebar menjadi 6 meter. Sisanya hingga belakang Hotel Mexolie hanya ada peningkatan kualitas jalan tanpa pelebaran.

Kepala DPUPR Kebumen Haryono Wahyudi melalui Kabid Bina Marga Hanna Widiawati mengatakan, tanah yang akan digunakan untuk pelebaran jalan merupakan milik PT KAI. Terkait hal tersebut, Pemkab telah ada MoU dengan PT KAI. Pihaknya juga dalam waktu dekat akan berkoordinasi dengan PT KAI kembali mengenai rencana pembangunan.

"Kalau APBD Perubahan sudah disetujui kami akan konsultasi ke ULP untuk pelelangan," katanya, Rabu (31/7/2019).

Terpisah, Kepala Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Lingkungan Hidup (Disperkim LH) Edi Rianto mengatakan, pada tahun 2020 Pemkab melalui Dinas Perkim LH berencana akan membangun taman di depan stasiun. Taman tersebut akan dilengkapi dengan berbagai fasilitas. Selain itu juga akan dibangun shelter untuk moda transportasi umum. (Sorotkebumen)


10 Pelanggaran Pilkades Bakal Diproses

KEBUMEN (www.beritakebumen.info) - Pasca Putusan Pengadilan Negeri Kebumen pada Kasus Pilkades Kalirejo Kecamatan Kebumen, kini Satuan Polisi Pamong Praja akan maraton melaksanakan proses sekitar 10 permasalahan. Ini tentunya pada dugaan kasus pelanggaran Pilkades Juni 2019 yang lalu.

Para pelapor dan saksi akan dipanggil untuk dilakukan mengikuti pemeriksaan lebih lanjut. Demikian disampaikan Kabig Gakda Satpol PP Kabupaten Kebumen Eko Purwanto SIP MSi saat memberikan pembekalan Anggota AMAK. Pembekalan dilaksanakan dalam rangka Evaluasi Pilkades Juni 2019 lalu. Selain itu juga penyiapan pengawalan Pilkades November 2019 mendatang.

Pembekalan dilaksanakan di Markas AMAK Perum Griya Muslim Jalan Sarbini Nomor 128 Kebumen. “Setidaknya kami sedang menyiapkan pemeriksaan terhadap pelapor dan saksi-saksi dari 10 desa yang telah menyampaikan laporannya ke Satpol PP Kabupaten Kebumen untuk diproses lebih lanjut”, tandas Eko, beberapa waktu lalu.

Pihaknya juga berharap, AMAK dapat membantu mengkonstruksikan beberapa kasus dari masyarakat yang masuk melalui AMAK dan telah atau akan dilaporkan ke Satpol PP Kabupaten Kebumen. “Secara prinsip, kami tidak akan tebang pilih terhadap kasus-kasus yang masuk dan diadukan kepada kami. Namun kami juga berharap teman-teman AMAK mendampingi laporan masyarakat untuk membantu mengkonstruksikan secara hukum. Ini agar kasus tersebut memenuhi unsur dan dapat dibawa ke Pengadilan Negeri Kebumen”, katanya.

Eko juga menambahkan terkait pelanggaran Pilkades tidak mengenal daluwarsa. Sehingga kapan pun jika unsurnya terpenuhi dapat diproses sampai tuntas.

Ketua AMAK Eko Wahyudi menyampaikan acara dilaksanakan juga sebagai bentuk pengawalan AMAK terhadap Pemerintah Kabupaten Kebumen pasca pilkades 346 desa. terdapat tiga materi yang disampaikan yakni sosialisasi dan evaluasi Pilkades oleh Kepala Dinas Bapermades P3A Drs Frans Haidar MAP Kepala Dinas Bapermades P3A. Ppengawalan pelanggaran administrasi dan pidana Pilkades oleh Kabid Gakda Satpol PP Eko Purwanto SIP MSi dan Revisi Perda nomor 10 tahun 2016 oleh Kasubag Bantuan Hukum Pemda Kebumen Nur Wahyudi, SH.

Eko Wahyudi menambahkan pendidikan antiwuwur di 54 desa sebagai upaya penegahan korupsi dini. Harapanya ada perubahan para pemilih lebih cerdas dan punya harga diri. Untuk panitia ini agar ada perbaikan penyelenggaran pilkades sesuai aturan berlaku. Sedangkan untuk para calon kades untuk mematuhi aturan untuk tidak wuwur /money politik. “Sehingga tidak ada beban hutang budi politik setelah jadi kepala desa,” paparnya.

Sementara itu Penasehat AMAK Dr H Teguh Purnomo SH MHum MKn mengatakan pertemuan ini juga bermaksud menggali dan memberi masukan kepada Pemerintah Kabupaten Kebumen. Ini terkait aturan dan implementasi aturan yang terkait dengan Pilkades. Jika ini sudah ada persamaan presepsi, proses penegakan hukumnya tentu akan lebih pasti.

Teguh juga mengatakan, AMAK diharapkan akan dapat megawal semua jenis pemilihan di Kebumen dari Pilkades, Pilkada 2020 dan pilihan Legeslatif dan Pilpres. Sehingga semua personil AMAK harus menguasai aturan secara profesional. (mam/kebumenekspres)



Kunjungi Kebumen, ini Pesan Indra Safri bagi Para Pemain Muda

KEBUMEN (www.beritakebumen.info) - Insan sepak bola di Kebumen mendapat tamu istimewa, Rabu (31/7/2019). Dia adalah Pelatih nasional Indra Sjafri.

Di Kebumen, caoch Indra sempat memantau latihan Tim Persak junior Kebumen U-16 dan U-17 di Stadion Chandradimuka. Ia juga sempat memberi wejangan kepada para punggawa Laskar Joko Sangkrip (Lajoksa) muda, julukan Persak Junior.

Ia mengungkapkan, pemain sepak bola tak cukup berbekal skill dan fisik bagus. Tapi harus mengetahui nilai moral, menjunjung tinggi nilai - nilai budaya dan keagamaan serta diminta meningkatkan energi spiritual dan kekompakan tim.


"Teknik hanya 20 persen. 80 persen sisanya dari energi spiritual. Saya selalu menekankan kepada para pemain, bermain bola bukan berarti harus meninggalkan sholat. Sebagai pemain sepak bola harus menjunjung tinggi nilai moral dan sikap saling menghargai," katanya.

Indra juga mewanti-wanti agar para pemain muda tidak berlebihan dalam sisi penampilan. Seperti menyemir rambut, menindik telinga atau bertatto. Menurutnya, pemain sepak bola tetap harus seperti halnya Indonesia. Bila perlu seperti orang Kebumen. "Jangan lupa sebelum bermain mintalah doa restu kepada orang tua, karena doa mereka kunci keberhasilan," ungkap Indra.

Sementara itu, Manager Persak Kebumen, Iptu Tejo Suwono mengaku sangat berterimakasih kepada Coach Indra Sjafri yang baru kali ini datang ke Kebumen. Menurutnya, kunjungan Indra ke Kebumen bersifat spontan nyaris tanpa perencanaan khusus.

"Kebetulan beliau sahabat dekat saya. Nah, kebetulan Beliau ada agenda ke Jogja, jadi sekalian mampir ke kebumen," katanya sembari mengatakan, Indra bakal kembali ke Kebumen pada pertandingan Persak, 4 Agustus 2019 mendatang. (fur/cah/kebumenekspres)


Foto

Nasional

HIBURAN

Olahraga

Politik

© Copyright 2019 Berita Kebumen Online | All Right Reserved