=========== Baca Juga :===========


Penanaman 8.925 mangrove dilakukan untuk laporatorium lapangan demi kepentingan edukasi.ISIMEWA
AYAH (www.beritakebumen.info) - Sebanyak 8.925 tanaman mangrove ditanam di daerah tepi kawasan Pantai Ayah. Selain sebagai benteng alam, penanaman mangrove juga bertujuan sebagai laboratorium lapangan.

Lokasi tersebut, rencananya akan digunakan sebagai sarana edukasi dan penelitian. Tanaman mangrove yang ditaman terdiri dari berbagai jenis.

Rinciannya jenis Ceriops Tagal sebanyak 1.750 pohon. Buguiera Cilendrika sebanyak 820 pohon. Ceriops Decandra sebanyak 2.500 pohon. Selain itu yakni jenis Aeqiceros Corniculata sebanyak 657 pohon, Aviceina Alba 566 pohon, Rhyzipora Micronata 1650 pohon dan Bruquera Gyunoriza 982 pohon.

Sekretaris Komunitas Pecinta Lingkungan Pansela Kebumen, Agus Saptanudin mengatakan, bibit mangrove tersebut berasal dari bantuan Balai Pengelolaan Hutan VII Jawa Tengah.

Penanaman mangrove pada lahan 1,5 hektar itu, dilakukan bersama-sama KPL Pansela, BPH VII Jateng. Selain itu dari Polairud Polres Kebumen, pos AL Logending dan siswa SDN 1 Kebumen serta SMAN 1 Kebumen. “Penanaman telah selesai dilaksanakan, sekarang dalam masa perawatan,” ujannya, Jumat (7/12).

Menurut Agus, masa perawatan mangrove terbagi menjadi dua fase yakni intensif dan perawatan rutin. Masa perawatan intensif dilakukan pada enam bulan pertama semenjak penanaman. Selanjutnya, perawatan rutin selama dua tahun.

Setelah itu dilalui hanya tinggal perawatan dan pemantauan biasa. “Kini total mangrove yang sudah kami tanam sekitar hampir 60 hektar. Tetapi yang dalam kondisi kerapatannya baik baru sekitar 35 hektar,” ungkapnya.

Lebih lanjut dikatakan, hal yang perlu diperhatikan dalam proses perawatan mangrove yakni memastikan tidak ada yang menghalangi pertumbuhannya. Ini meliputi sampah sampah atau tanaman merambat. Ini penting untuk menjaga agar mangrove yang baru ditanam dapat tumbuh dengan baik. “Peran serta masyarakat dalam menjaga kelestarian dan tidak merusak sangat dibutuhkan,” imbuhnya. (mam)


Sumber : Radar Banyumas



Post a Comment

Powered by Blogger.