=========== Baca Juga :===========


KEBUMEN (www.beritakebumen.info) - Pemkab Kebumen menargetkan memugar 6.144 Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) pada 2018. Hingga akhir 2018, sekitar 19.733 RTLH selesai dipugar. Sisanya sebanyak 7.175 RTLH akan dituntaskan pada tahun 2019.

Merujuk data base 2016, total RTLH di Kabupaten Kebumen mencapai 26.908 unit yang tersebar di 26 kecamatan. Berbagai program diberikan untuk memberikan bantuan untuk mengentaskan RTLH baik melalui APBD Kebumen, APBD Jawa Tengah maupun yang bersumber dari APBN.

Kepala Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Lingkungan Hidup (Perkim LH) Edi Rianto mengatakan, pada APBD tahun anggaran 2018 melalui program Pembangunan Perumahan Masyarakat Kurang Mampu (P2MKM), Pemkab mengalokasikan bantuan untuk 2.254 unit. “Setiap penerima diberikan dana stimulan sebesar Rp 10 juta,” ujarnya.

Selain itu bantuan juga berasal dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui Ditjen Penyediaan Perumahan malalui program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) 383 unit dan DAK Perumahan Swadaya 669 unit. Sedangkan dari Dana Desa target tahun ini bisa memugar 1.755 unit, besaran bantuannya antara Rp 7,5-10 juta.

Tahun ini, salah satu rumah yang direhab yakni milik Sutinem (76) warga Dukuh Krajan RT 02 RW 03 Desa Krakal, Kecamatan Alian, diserahkan kepada pemiliknya. Acara serah terima itu dilakukan oleh Komunitas Sedulur Kebumen pada Jumat (5/10).

Koordinator Pemugaran Rumah Sedulur Kebumen Sugeng Budiawan mengatakan, setelah dipugar rumah Sutinem menjadi lebih layak ditinggali. Selain itu, rumah yang letaknya berada ditengah rumah padat penduduk itu sekarang memiliki halaman. “Kita bersyukur karena sekarang lebih nyaman buat penghuninya,” kata Sugeng Budiawan.

Menurut Sugeng, biaya pemugaran rumah tersebut merupakan hasil sumbangan dari Pemkab Kebumen, Polres Kebumen, pengusaha Kebumen, para donatur dan aktivis Sedulur Kebumen. (ori)




Sumber : Radar Banyumas


Post a Comment

Powered by Blogger.