=========== Baca Juga :===========


KEBUMEN (www.beritakebumen.info) - BPJS Kesehatan Kantor Cabang Kebumen pastikan peserta Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) yang menderita penyakit kronis seperti hipertensi dan diabetes melitus (DM) mendapatkan manfaat yang optimal melalui Program Pengelolaan Penyakit Kronis (Prolanis).

Program Prolanis itu sendiri merupakan sistem pelayanan kesehatan dengan pendekatan proaktif yang melibatkan Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) dalam rangka memelihara kesehatan peserta JKN yang menderita penyakit kronis.

Peserta Prolanis mendapatkan pemeriksaan guna pemantauan kesehatan. Beberapa diantaranya adalah pemeriksaan HbA1C dan Kimia Darah meliputi microalbuminuria, ureum, kreatinin, kolesterol total, kolesterol LDL, kolesterol HDL, dan trigliserida. Baru-baru ini, puluhan peserta prolanis mengikuti pemeriksaan di salah satu FKTP mitra BPJS Kesehatan, Dokter Neneng Rima Rahmawati MM di Jalan Gelora, Perum Pejagoan Indah Kebumen.

Staf Bidang Penjaminan Manfaat Primer BPJS Kesehatan Cabang Kebumen, Irahari Irawati menyampaikan pemeriksaan peserta Prolanis dilaksanakan secara rutin setiap enam bulan sekali. Tujuannya adalah untuk monitoring kedisiplinan pasien dalam pola hidup sehat.

"Pemeriksaan sekaligus untuk monitoring dan evaluasi bagi perawatan pasien penyakit kronis. Jika kondisinya memburuk akan ditindaklanjuti untuk dirujuk ke dokter spesialis," ujar Ira Rabu (04/10).

Ira menambahkan, hadirnya Prolanis merupakan salah satu upaya BPJS Kesehatan membantu peserta JKN-KIS yang menderita penyakit kronis agar dapat menjaga kesehatannya dan mencegah mengalami komplikasi. Selain itu, peserta Prolanis juga rutin mengadakan senam setiap minggu di masing-masing klub Prolanis.

Sementara itu mitra Dokter Praktek Perorangan (DPP), dr. Neneng Rima Rahmawati menyampaikan di tempat prakteknya, penyakit kronis seperti hipertensi dan diabetus melitus berada di lima besar jenis penyakit yang dialami pasiennya. “Pertama yakni infeksi saluran pernafasan atas (Ispa), kemudian atritis, hipertensi, gastitis (maag) dan diabetes,” jelasnya yang kini menjabat sebagai Direktur RS Purwogondo.

Rima menambahkan, adanya pemeriksaan menjadi parameter yang sangat obyektif. Hasilnya bisa dilihat apakah si peserta rutin minum obat, rajin olahraga dan juga menjaga makanan yang dimakan sehari-hari. Diabetes dan hipertensi merupakan penyakit yang harus ditangani secara komprehensif. "Selain tekanan dan gula darah, yang harus diperbaiki adalah faktor-faktor yang memperburuk keadaan pasien, seperti kebiasaan minum obat rutin, makanan sehari-hari, dan pola hidup," ucapnya.

Kepala Bidang Penjaminan Manfaat Primer BPJS Kesehatan Cabang Kebumen, Risang Ady Prasetyo menegaskan bahwa BPJS Kesehatan memastikan mitra fasilitas kesehatan berkomitmen dalam penyelenggaraan kegiatan Prolanis kepada peserta JKN yang terdaftar pada kepesertaannya sehingga peserta JKN yang menderita penyakit kronis dapat mencapai kualitas hidup yang optimal dengan biaya pelayanan kesehatan efektif dan efisien. (ma/vn)


 Sumber : Jamkesnews



Post a Comment

Powered by Blogger.