=========== Baca Juga :===========


Ketua KONI Kabupaten Kebumen, Sri Hartanto. (Foto: BK)
SURAKARTA (www.beritakebumen.info) - Atlet kebanggaan Kebumen Adi Ramli Sidiq (17), dijadwalkan akan memperkuat Kontingen Kabupaten Kebumen pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Tengah XV tahun 2018 di Solo. Remaja asal Desa Widoro, Kecamatan Karangsambung ini akan bertanding pada cabang olahraga atletik di Stadion Sriwedari hari ini, Selasa (23/10/2018).

Sebelumnya Ketua Umum KONI Kabupaten Kebumen, Sri Hartanto, mengatakan Adi Ramli dijadwalkan akan sampai di Jakarta setelah Youth Olympic Games 2018 Argentina pada 22 Oktober malam. Kemudian keesokan harinya akan langsung bertanding di Solo.

"Insya Allah sudah positif. Tanggal 23 besok bertanding," kata pria, yang juga Ketua Kontingen Kabupaten Kebumen pada Porprov Jateng 2018 di Solo. Diturunkannya Adi Ramli, diharapkan dapat menyumbangkan emas untuk Kontingen Kebumen.

untuk diketahui, Adi Ramli Sidiq, sejak 6-18 Oktober 2018 lalu memperkuat Kontingen Indonesia yang berlaga di Youth Olympic Games 2018 (Olimpiade Remaja) yang digelar di Buenos Aires, Argentina. Pada ajang tersebut, remaja lulusan SMP Negeri Karangsambung ini berhasil meraih peringkat 7 dunia cabang 100 meter

Sebelumnya, dia berhasil menyumbangkan 2 Medali perak pada Kejuaraan Sae Youth Athletics Championship di Bangkok, Thailand 2018. Untuk Cabang atletik 100 meter dan estafet 4×100 meter.

Kemudian, berhasil meraih 2 Medali emas pada Kejurnas antar Pusat Pendidikan dan Latihan Olahraga Pelajar (PPLP) di Gorontalo 2018 untuk cabang 100 meter dan estafet 4x100 meter.

Pada Kejurnas U18, U 20 dan Senior di Senayan Jakarta 2018, Adi Ramli berhasil menyumbangkan 2 medali emas untuk kelas 100 meter dan estafet 4x100 meter.

Prestasinya juga diakui, setelah berhasil menyumbangkan 1 emas pada kelas 100 meter dan 1 perak kelas estafet 4x100 meter pada ajang 10th ASEAN School Games di Malaysia 2018.

Pada kesempatan itu, Sri Hartanto, menjelaskan sebanyak 164 atlet memperkuat kontingen Kabupaten Kebumen. Selain itu juga 40 official, pelatih dan panitia 36 orang.

"Mereka akan terjun pada 20 cabang olahraga yang terbadi 78 nomor lomba dan tanding untuk bersaing dengan 35 kabupaten/kota di Jawa Tengah," terang Sri Hartanto.

Adapun cabang olahraga yang akan diikuti yakni atletik, binaraga, bola basket, bola tangan, balap motor. Kemudian, bola voli, catur, hockey, judo, panahan, pencaksilat, pentaque, selam, sepaktakraw, softball, taekwondo, tenis meja, tinju, woodball dan yongmoodo.

Sedangkan, cabang olahraga yang diunggulkan untuk mendulang medali oleh Kontingen Kebumen, yaitu judo, petanque, hockey, atletik, tinju dan yongmoodo.

Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Tengah XV tahun 2018 resmi dibuka oleh Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo. Pembukaan ajang olahraga empat tahunan itu berlangsung meriah di Stadion Sriwedari Solo, Jumat (19/10) malam.

Acara yang dimulai sekitar pukul 19.45 WIB itu diawali dengan atraksi wushu dari Perkumpulan Masyarakat Surakarta (PMS). Selain itu juga atraksi Drumband Gita Pamong Praja, yang dilanjutkan defile dari 35 kontingen kabupaten/kota.

Pada pembukaan itu, Hening Paradigma, Atlet Paralayang asal Semarang peraih Medali Emas Asian Games 2018, menjadi atlet yang menyalakan kaldron. Dia menerima api abadi Mrapen dari Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo. Sebelumnya Ganjar menerima obor dari atlet judo Endang Sri Lestari.

Hening kemudian menaiki tangga kaldron dan menyalakan kaldron dengan api abadi sebagai tanda dimulainya Porprov 2018 di Kota Solo. Sebelumnya api tersebut sudah dikirab dari Balai Kota Solo ke Stadion Sriwedari pada Jumat pagi. Api dibawa oleh 7 atlet secara estafet.

Disaksikan langsung oleh Wakil Bupati Kebumen Yazid Mahfudz, Kontingen Kabupaten Kebumen mengikuti defile pada Pembukaan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Tengah XV tahun 2018 tersebut.

Ikut mendampingi Wakil Bupati, Kepala Disporawisata Azam Fatoni, Plt Kabag Humas Setda Kebumen Asep Nurdiana, serta sejumlah pengurus Koni Kabupaten Kebumen.

Wali Kota Surakarta FX Hadi Rudyatmo mengaku bangga Kota Solo menjadi tuan rumah perhelatan olahraga empat tahunan di Jateng. Porprov Jateng XV diikuti 6.343 atlet, 1.864 official dari 35 kontingen kabupaten/kota, 46 cabang olahraga, dan 693 nomor pertandingan.

Selama pelaksanaan Porprov Jateng hingga 25 Oktober 2018, para kontingen memperebutkan 693 medeli emas, perak dan 952 mendali perunggu. Adapun venue pertandingan tersebar di sejumlah daerah.

Selain Solo sebagai tuan rumah, ada beberapa venue lain seperti Sukoharjo ada 10 venue, Boyolali ada enam venue, Karanganyar ada lima venue.

"Di Solo ada 24 venue, Sukoharjo 10 venue, Boyolali enam venue, Karanganyar lima venue, Wonogiri dua venue, dan Kota Semarang tiga venue. Sedang untuk Sragen, Magelang, Klaten dan Blora masing-masing ada satu venue," terang FX Hadi Rudyatmo.

Pembagian venue dilakukan karena ada cabang olahraga yang tidak bisa dilakukan di Solo seperti paralayang, golf, dan arung jeram.

Dalam sambutannya, Gubernur Ganjar Pranowo, menyampaikan olahraga membuat bangga Indonesia di kancah dunia. "Olahraga juga mampu meredam suhu politik yang memanas karena semua menunjukkan prestasi, kebanggaan, dan rasa damai," kata Ganjar Pranowo, di Stadion Sriwedari.

Ganjar menegaskan, olahraga inilah yang bisa mengoyak emosi, bangga, berprestasi, terus berlomba dengan sehat dan ada haru pilu, tangis air mata bangga karena prestasi belum tercapai. "Luar biasa olahraga ini," ucap Ganjar.

Ganjar pun mengajak para kontingen dari 35 kabupaten/kota untuk membangun olahraga Indonesia melalui Jateng. "Saya ingin pertunjukan prestasi atlet-atlet terbaik yang nantinya akan berlomba di kelas nasional dan internasional," tegasnya.

Ia mengungkapkan, olahraga sekarang ini telah mendapatkan perhatian serius dari pemerintah. Mereka tidak hanya mendapatkan bonus, masa depan mereka pun turut diperhatikan.

"Pak Jokowi dengan perhatian yang sangat luar biasa menaruh perhatian kepada para atlet Indonesia. Tidak hanya sekadar jumlah, masa depan, dan profesi yang dikehendaki. Tapi bagaimana cara beliau memberikan, berikanlah upah atau medali sebelum keringat kering dari atlet," ungkap Ganjar.

Pembukaan Porprov Jateng XV dihadiri oleh Gubernur Jateng Ganjar Pranowo didampingi istri Siti Atiqoh Supriyanti, Forkopimda Jateng, Ketua KONI Jateng Subroto, bupati/wali kota 35 kabupaten/kota di Jateng dan ribuan tamu undangan.(ori)







Post a Comment

Powered by Blogger.