=========== Baca Juga :===========


KUTOWINANGUN(www.beritakebumen.info) - Sebagai wujud penanaman nilai demokrasi dan sikap anti golput dikalangan pelajar, SMK Muhammadiyah Kutowinangun melaksanakan proses Pemilihan Calon Ketua dan Calon Wakil Ketua Pimpinan Ranting Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) periode 2018-2019. Proses pemilihan calon ketua IPM dan wakil ketua IPM (CAKEP dan CAWAKEP) dilakukan secara terbuka, jujur dan adil dihalaman sekolah yang berada di Jalan Pemuda No. 14 Kutowinangun, Kebumen pada Jum’at, (14/09/18).

Menurut Hesty Triana Rahmawaty, S.Pd selaku Pembina IPM mungungkapkan Pilcakep dan Cawakep kali ini mengadopsi sistem Pemilihan Kepala Daerah seperti yang biasa dilaksanakan di daerah lengkap dengan tahapan pencalonan dan kampanye. Dalam tahapan pencalonan memunculkan 3 (tiga) pasangan calon yang terdiri dari pasangan calon, Nomor urut 1 Paslon David Fitrianto dan Didi Purwanto; Nomor urut 2 Paslon Silfia Retnowati dan Danang Haidar Ali; Nomor urut 3 Paslon Agus Suhartono dan Herlina Dwi Aryani.




“Dalam masa pendaftaran didapatkan tiga pasangan calon, dimana mereka mendaftar langsung kepada komisi pemilihan umum Pilcakep dan Cawakep SMK Muhammadiyah Kutowinangun. Setelah ditetapkan sebagai Pasangan Calon, masing-masing Paslon diberikan kesempatan untuk melakukan kampanye menyampaikan visi dan misi secara terbuka dihadapan siswa-siswi SMK Muhamamdiyah Kutowinangun”, paparnya.

Kemudian pada Jumat, (14/09/18) dilakukan pemungutan suara yang diikuti oleh 1.273 siswa dan seluruh Guru, Karyawan SMK Muhamamdiyah Kutowinangun. Prosesi pemungutan suara dimulai pukul 07.00 setelah sebelumnya didahului dengan sambutan dan pengarahan Kepala SMK Muhammadiyah Kutowinangun, Rochmat Aris Susyanto, M.Pd.


Dalam sambutannya beliau menyampaikan pemilihan Cakep dan Cawakep yang dilakukan secara langsung terbuka, jujur dan adil menjadi proses pembelajaran bersama tentang bentuk dan praktek demokrasi, khususnya bagi para siswa yang notabenenya merupakan pemilih pemula.

“Dengan pemilihan cakep dan cawakep ini setidaknya memberikan pemahaman dan pengalaman yang utuh guna mewujudkan pemilu yang berkualitas dan demokrastis. Apalagi diantara kalian sudah ada yang mempunyai hak pilih dalam pilpres dan pileg yang akan dilaksanakan serentak pada 17 April 2019 mendatang, gunakanlah hak pilih sebaik-baiknya”, ujar Aris.

Penghitungan suara pun berlangsung sengit, hasil penghitungan suara menyatakan pasangan nomor urut 2 paslon Silfia dan Danang memperoleh suara tertinggi yang terpaut selisih 19 suara dari paslon David dan Didi. “Saya sangat senang sekali, tidak menyangka bakalan menang dan unggul dari pasangan Ipmawan David dan Ipmawan Didi. Tuntunya kami mengucapkan terimakasih banyak atas dukungan dan kepercayaannya untuk memegang tampuk amanah kepemimpinan PR IPM SMK Muhammadiyah Kutowinangun periode 2018-2019.

"Insyaalloh dengan seijin Alloh SWT akan kami laksanakan dengan sungguh-sungguh dan sebaik mungkin”, ujar Silfia usai penghitungan suara. (Yis)


Reporter : Ayis N. Winata|


Post a Comment

Powered by Blogger.