=========== Baca Juga :===========


Mahasiswa IAINU Menggelar Seminar Bertemakan Radikalisme
Foto bersama Mahasiswa IAINU dengan Narasumber. (photo : Yogi Permana)
KEBUMEN (www.beritakebumen.info) - Dalam rangka menjaga persatuan dan kesatuan bangsa, Himpunan Pelajar Mahasiswa IAINU kebumen menggelar dialog dan buka bersama dengan tema “Menjauhkan Jama'ah dari Jerat Jaringan Teroris"

Kegiatan tersebut berlangsung di Masjid Nurul Iman, Desa Kawedusan kebumen. Pada hari Minggu (03/06/) dihadiri oleh warga, tokoh masyrakat dan pemuda-pemudi sekitar. 

Acara yang diselenggarakan oleh Mahasiswa IAINU Jurusan Manajemen Pendidikan Islam ini, berawal dari tugas kuliah sebelum UAS yang diberikan oleh Dosen mereka. Dari kejadian bentrok di Mako Brimob serta BOM bunuh diri yang terjadi disalah satu gereja di Surabaya, maka tercetuslah tema “Menjauhkan Jama'ah dari Jerat Jaringan Teroris". 

"Kegiatan ini diharapkan, untuk muda-mudi dapat terhindar dari perilaku radikal dan tidak terjerat dalam jaringan teroris", ungkap Wisnu Pratama selaku Ketua Panitia Seminar.

Hadir sebagai pembicara dari Polres Kebumen yang diwakili oleh Kasat Bimnas AKP Muhammad Yusuf dan juga dari Kantor Urusan Agama Kecamatan Klirong yang diwakili Fatachul Chuzen M.Pd.I

Mahasiswa IAINU Menggelar Seminar Bertemakan Radikalisme
Suasana Seminar saat Narasumber menyampaikan Materi. (Photo : Yogi Permana)
Dalam sambutanya AKP muhammad Yusuf mengatakan, "Jangan mudah percaya dengan berita Hoax dan isu berbau SARA. Mari bersama-sama menjaga keamanan di daerah kita dan kalau ngaji jangan ngaji sama kyai google saja, harusnya ngaji di Masjid sama kyai beneran".

Disisi lain Fatachul Chuszen menerangkan, "Islam adalah agama yang membawa keselamatan, bukan untuk islam sendiri tapi juga untuk orang lain yang bukan islam. Munculnya aksi terorisme terjadi karena adanya kesalahan dalam memahami islam. Ajaran-ajaran tersebut terjadi pada orang-orang yang belajar islam secara tersembunyi". 

Beliau melanjutkan bahwa dari Masjidlah, kita bisa memberikan pemahaman pada jamaah terutama para remaja, dengan mempelajari tentang kajian-kajian Al Quran dan Hadist untuk menghindarkan remaja dari islam-islam garis keras serta pendampingan yang kontinu dan rutin pada remaja dapat menghindarkan dari jerat jaringan teroris". 

 
Reporter : Teguh Margiyanto | Editor : Yogi Permana 


Post a Comment

Powered by Blogger.