Petugas Pemadam Kebakaran berupaya memadamkan api. (Foto: Imam Yulianto)
KEBUMEN (www.beritakebumen.info) - Kebakaran yang melanda Toko Banoli Jaya Kebumen di jalan Letjen Suprapto No 37 A Kebumen, Senin (21/5/2018) malam sempat gegerkan warga Kebumen. Tidak ada korban jiwa dalam kebakaran hebat tersebut, namun pemilik bengkel mengalami kerugian lebih kurang Rp 1 miliar.

Dari hasil penyelidikan, penyebab kebakaran dipastikan akibat arus pendek atau korsleting listrik. Hal ini disampaikan oleh pemilik Banoli Rudianto (40) dan juga Kabid Linmas dan Damkar Satpol PP Kebumen Salam SH melalui Kasi Pembinaan dan Pemberdayaan Potensi Limnas Rohmat Zuhri, Selasa (22/5/2018).

Dikutip dari Kebumen Ekspres, Rudianto menyampaikan besar kemungkinan penyebab kebakaran yakni hubungan arus pendek. Api bermula dari sebelah utara bengkel yang kemudian merambat dengan cepat. Bahkan beberapa saat sebelum terjadinya kebakaran Rudianto sempat berada di bengkel. “Sesaat sebelum kebakaran, saya sempat berada di bengkel. Setelah itu pergi menuju rumah yakni bagian belakang yang bangunannya masih nyambung dengan bengkel,” tuturnya.

Setelah itu lanjutnya, pihaknya sendiri tidak mengira jika terjadi kebakaran pada bengkel miliknya. Dia memang sempat mendengar adanya ledakan beberapa kali, namun hal itu dikira suara petasan yang ramai pada Bulan Ramadhan. Setelah beberapa kali mendengar suara ledakan, terdengar pula seperti ada orang yang melempari atap rumahnya. “Saya tidak tahu, jika memang ada kebakaran. Saya baru tahu setelah menerima telepon yang memberi tahu bahwa bengkel terbakar,” jelasnya.




Sesaat setelah itu Rudi pun bergegas menuju bengkel. Saat itu api sudah membesar dan hampir membakar separo dari bangkel miliknya. Berpacu dengan api, Rudi pun mencoba menyelamatkan mobil yang berada di bengkel. “Saya hanya berhasi menyelamatkan dua unit mobil. Setelah itu api sudah menyambar kemana-mana,” paparnya.

Saat disinggung mengenai apakah pada sisi Utara bengkel terdapat instalasi listrik, Rudi menyampaikan jika instalasi listrik hampir ada di semua sisi bangkel. Pihaknya yang sebelumnya telah melihat kondisi bengkel sesaat sebelum kebakaran, tidak melihat adanya tanda-tanda yang mencurigakan.

Disinggung soal kerugian material, pihaknya menegaskan jika dihitung dengan bangunan yang ada maka kerugian mencapai Rp 1 Miliar. Namun jika hanya dihitung dagangannya maka kisaran Rp 600 juta. “Kalau sama gedung sampai 1 Miliar, namun kalau barangnya sekitar Rp. 600 juta,” jelasnya.

Penyebab kebakaran yang terjadi akibat korsleting listrik juga disampaikan oleh Rohmat Zuhri. Saat ditemui Ekspres di ruang kerjanya, pihaknya menegaskan bahwa penyebab kebakaran yakni dari hubungan arus pendek. Kondisi Bengkel Banoli yang banyak terdiri dari bahan mudah terbakar yakni ban dan oli membuat api dengan cepat merambah keberbagai penjuru.

Sebelumnya diberitakan kebakaran hebat terjadi di Bengkel Banoli Jaya Motor Kebumen tepatnya di Jalan Mayjend Suprapto Nomor 18 a Kebumen, Senin (21/5) dini hari. Akibat kebakaran seluruh isi bengkel ludes dan luluh lantak dilalap si jago merah.

Kebakaran terjadi sekitar pukul 11.30 WIB. Api juga membakar salah satu unit mobil box milik konsumen yang tengah diservis dengan nomor polisi AA 1791 JW dan satu unit sepeda motor dengan nomor polosi AA 2899 PD.


Sumber : Kebumen Ekspres



Post a Comment

Powered by Blogger.