Sebanyak 135 Warga Desa Pejengkolan mendapatkan Pelayanan Pengobatan Gratis
Warga Desa Pejengkolan sedang diperiksa Tekanan Darahnya oleh Petugas dari RS PKU Muhammadiyah Sruweng. (Foto oleh Yogi Permana)

KEBUMEN (www.beritakebumen.info) - Anggapan bahwa kesehatan itu mahal sudah menjadi sebuah rahasia umum. Bagi orang yang berkecukupan, mendapat fasilitas pengobatan bahkan sampai berobat keluar negeri pun sudah menjadi hal yang biasa. Namun, bagaimana dengan orang yang kondisi ekonominya terbilang rendah dan bahkan tinggal di desa yang jauh dari pelayanan kesehatan seperti rumah sakit dan klinik? 

Tentu kesehatan merupakan sebuah hal mewah yang harus mereka penuhi demi keberlangsungan hidup. Dalam rangka mewujudkan salah satu misi Berita Kebumen On Line yakni "membantu sesama melalui gerakan sosial", Divisi utama Berita Kebumen (BK) Sosial (kebumen berbagi) mengadakan kegiatan Pengobatan gratis pada minggu (4/3). Berlokasi di Kantor Kelurahan, Desa Pejengkolan Kecamatan Padureso Kebumen. 

Dalam pelaksanaannya, BK Sosial menggandeng Rumah Sakit PKU Muhammadiyah Sruweng sebagai tim pelayan medis. Sebanyak 6 orang personil tim medis yang terdiri dari 2 dokter, 2 perawat, 1 bidang humas dan sopir ambulan diturunkan guna melayani masyarakat. 

Menurut Tofik Hidayat selaku ketua Panitia mengatakan bahwa tujuan diadakannya pengobatan gratis adalah untuk mengecek kondisi kesehatan bagi warga desa serta memberikan pengobatan secara cuma-cuma tanpa adanya pungutan biaya.

Sebanyak 135 Warga Desa Pejengkolan mendapatkan Pelayanan Pengobatan Gratis
Team Divisi Berita Kebumen Sosial dan Team RS PKU Muhammadiyah Sruweng foto bersama. (Foto oleh Yogi Permana)
Seperti halnya kegiatan-kegiatan sosial Berita Kebumen On Line sebelumnya, kegiatan kali ini pun mendapat sambutan dan antusiasme yang sangat baik. "Kami berterima kasih sekali kepada pihak rumah sakit terutama kepada komunitas BK-Sosial, karena tanpa perjuangan kalian kegiatan seperti ini tidak mungkin terlaksana." ujar sekdes desa Puriman mewakili Kepala Desa yang berhalangan hadir karena bersamaan dengan acara pernikahan anaknya. 

Beliau melanjutkan, bahwa harapannya, kegiatan ini tidak berhenti cuma sekali saja. Tapi diwaktu yang lain bisa diadakan lagi dengan peserta yang lebih banyak.

Antusiasme warga yang sangat besar nampak sejak pagi hari. Sejak acara belum dimulai, warga dari balita hingga lansia sudah berdatangan. Padahal beberapa hari sebelum pelaksanaan, telah disebar sekitar 200 tiket pengobatan gratis kepada warga Desa Pejengkolan. Warga yang belum memperoleh tiket tetap diperbolehkan mendaftar dan melakukan pemeriksaan kesehatan gratis.

Sekitar pukul 12.00 WIB, kegiatan Pengobatan Gratis pun selesai karena sudah tidak ada warga yang hadir. Dari data yang masuk, ada sekitar 135 lebih warga mengikuti kegiatan pengobatan gratis ini.

Selain pengobatan gratis, juga membuka bazar pakaian pantas pakai. Hasil dari penjualan akan disumbangkan kepada yang membutuhkan. Bazar tersebut dilakukan oleh para relawan Gertak's, sebagian membantu berlangsungnya kegiatan pengobatan gratis, sebagian lagi  membuka bazar pakaian pantas pakai. 

Diakhir kegiatan Pengobatan Gratis tersebut, Divisi Berita Kebumen Sosial memberikan kenang-kenangan berupa piagam dan ucapan terimakasi kepada kepala desa yang menyempatkan hadir ditengah kesibukannya.


Reporter : Chan | Editor : Yogi Permana

Post a Comment

Powered by Blogger.