=========== Baca Juga :===========


Foto: suaramerdeka.com/Dok
KEBUMEN (www.beritakebumen.info) - Petugas dan warga binaan Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kebumen mengikuti sosialisasi penanganan bencana yang digelar oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kebumen, Sabtu (24/3).

Tampak Kepala BPBD Eko Widianto didampingi para kabid dan tim relawan BPBD yang telah berpengalaman dalam menangani bencana alam.

Dalam sosialisasi tersebut, seluruh warga binaan yang berjumlah 203 orang dan petugas diberikan langkah bagaimana mensiasati gempa dan berlindung di mana semestinya sebelum pintu kamar dibuka.

Khusus untuk lapas dan rutan kemarin diajarkan untuk mengenali ruangan kamar. Bila gempa, perlu mencari posisi tembok yang kokoh berdiri menempelkan tubuh.

Bila posisi tertidur segera berlindung di balik kasur dan geser di pinggir bangunan yang kokoh agar terhindar dari reruntuhan atap kamar.

Kemudian bika berada dalam ruangan kerja cari posisi berlindung yang kokoh bisa juga di bawah meja.

Hindari bangunan yang rapuh, hindari pengunaan lif dan keluar mencari titik aman berkumpul.

"Setiap Rutan membuat titik kumpul dan tanda panah petunjuk jalan manakala ada bencana bisa lapangan atau area terbuka dan segera minta bantuan pengamanan instansi terkait," ujar Kepala BPBD Eko Widianto.

Kepala Rutan Kebumen Soetopo Barutu menyambut baik sosialisasi penanganan bencana terhadap petugas dan warga binaan Rutan Kebumen.

Bagaimana tidak, bagi warga Rutan beberapa waktu lalu persinya 16 Desember 2017 dibuat panik saat terjadi terjadi gempa bumi tektonik wilayah selatan jawa tepatnya jam 23.30 WIB disusul dengan listrik padam.

"Hal ini membuat warga binaan panik, teriak-teriak minta dibukakan pintu kamar. Petugas binggung, apa tindakan yang harus dilakukan saat situasi gempa malam hari dan gelap, " katanya.

(Supriyanto /SMNetwork /CN34 )


 | Sumber : SuaraMerdeka

Post a Comment

Powered by Blogger.