Kilas Berita:

Siswi SMK Muhammadiyah Kutowinangun Wakili Jawa Tengah pada Lomba PPKJ Tingkat Nasional

Attin Al Fieyani Lathifah, Siswi SMK Muhammadiyah Kutowinangun, penggagas Helem Inovasi Security System mendapat pendampingan Dishub Kebumen. (Foto: Ayis N Winata)




KUTOWINANGUN (www.beritakebumen.info) - Siswi SMK Muhammadiyah Kutowinangun, Attin Al Fieyani Lathifah, akan mewakili Jawa Tengah pada lomba Pelajar Pelopor Keselamatan Jalan (PPKJ) Tingkat Nasional yang akan dilaksanakan di Bogor pada 26 Februari 2018 sampai 02 Maret 2018 mendatang.

Ia terpilih berkat Helem Inovasi Security System yang ia gagas bersama Dimas Teguh Kurniawan, rekan sekelas di Program Keahlian Ototronik SMK Muhammadiyah Kutowinangun masuk dalam kategori inovasi terbaik lomba PPKJ tingat Provinsi Jawa Tengah yang digelar pada Senin hingga Rabu, (17-19/07/2017) lalu di Semarang.

Kabid Keselamatan Transportasi Jalan Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Kebumen, Wikan Tris Julianto, S. Sos dampingi siswi SMK Muhammadiyah Kutowinangun, Attin Al Fieyani Lathifah persiapkan lomba Pelajar Pelopor Keselamatan Jalan (PPKJ) tingkat Nasional pada Selasa, (30/01/2018).

Attin Al Fieyani Lathifah, Siswi SMK Muhammadiyah Kutowinangun, penggagas Helem Inovasi Security System mendapat pendampingan Dishub Kebumen. (Foto: Ayis N Winata)
Bermodal materi yang didapatkan saat pembelajaran pada Program Keahlian Ototronik SMK Muhammadiyah Kutowinangun ia terapkan untuk menggagas teknologi baru Inovasi Helem Scurity System.

“Menggunakan helem merupakan kewajiban saat berkendara, namun sayangnya tidak sedikit dari pengendara tidak menggunakan helem ketika berkendara. Oleh karena itu saya terinspirasi untuk menciptakan Inovasi Helem Scurity System, dimana prinsip kerjanya motor tidak akan hidup jika helem tidak digunakan. Selain itu pun jika digunakan lebih dari jarak satu meter motor akan mati secara otomatis”, ujar Atin.




Kabid Keselamatan Transportasi Jalan Dishub Kebumen, Wikan Tris Julianto sangat mengapresiasi akan inovasi yang mereka ciptakan.

“Memvariasikan motor dengan helem, disertai sensor sentuh sebagai alat keamanan dan keselamatan pengendara merupakan teknologi yang sangat bagus dan dibutuhkan untuk menunjang keamanan dan keselamatan pengendara”, katanya saat berkunjung ke SMK Muhammadiyah Kutowinangun, Selasa, (30/01/2018).

Kedatangannya ke SMK Muhammadiyah Kutowinangun dalam rangka melakukan koordinasi dengan guru pembimbing Dra. Retno Dewanti dan Faturohman, ST yang akan berangkat ke Semarang membahas persiapan lomba PPKJ Tinggkat Nasional mendatang.

“Saya berharap Inovasi Helem Scurity System karya Atin ini bisa meraih peringkat terbaik pada
lomba PPKJ Tingkat Nasional mendatang”, imbuhnya. (Yis)


Reporter : Ayis N Winata | Editor: bk01/mat