Kilas Berita:

Juara Umum Festival UI Ethnovaganza; Mahasiswa Kebumen Kenalkan Budaya Asalnya di Tingkat Nasonal

Penari Sengkala dan Kostum Paksi Naga Liman antarkan Perhimak UI juara UI Ethnovaganza. (Foto: Agung Kurniawan)
KEBUMEN (www.beritakebumen.info) - Perhimpunan Mahasiswa Kebumen di Universitas Indonesia (Perhimak UI) kembali menorehkan prestasi dengan menjuarai UI Ethnovaganza. Perhimak UI berhasil mengalahkan 36 peserta lainnya dalam festival kebudayaan terbesar se-UI yang diikuti paguyuban mahasiswa daerah dari seluruh Indonesia. 

Dalam ajang yang diselenggarakan di Balairung Universitas Indonesia pada Minggu, 8 Oktober 2017, Perhimak UI berhasil mempertahankan gelar yang diraihnya tahun lalu sebagai juara umum. 




Pada ajang tersebut, 41 penari yang semuanya adalah mahasiswa UI dari berbagai jurusan menampilkan sendra tari yang menggambarkan kehidupan masyarakat pesisir Kabupaten Kebumen. Sendra tari berjudul “Sengkala” ini merupakan kreasi dari Agung Kurniawan, Mahasiswa Ilmu Komunikasi UI angkatan 2013. Mengangkat beberapa unsur tarian daerah Kebumen seperti cepetan, tari lawet, serta langgam jawa, sendra tari dibalut dengan atraksi pertunjukan menggunakan kain yang menggambarkan ombak pantai selatan. Sengkala mempunyai filosofi sebagai persembahan kepada Tuhan, alam, serta leluhur agar terhindar dari mara bahaya. 


Selain sendra tari, dalam UI Ethnovaganza Perhimak UI juga memamerkan kostum Paksi Naga Liman sebagai maskot daerah. Kostum ini terinspirasi oleh tiga hewan mitologi, yaitu garuda, ular naga, dan harimau. Secara umum, kostum ini ingin menggambarkan kegagahan garuda sebagai lambang negara Indonsia. Ular naga melambangkan pembentukan Sungai Luk Ulo, sungai di Kebumen sebagai sumber kehidupan yang konon katanya terbentuk dari kelok ular. Sedangkan Liman atau harimau sebagai lambang tanah parahyangan perlambang bahwa generasi muda Kebumen tetap dapat mengaung dan menunjukkan taringnya di tanah Parahyangan, Jawa Barat, tempat UI berada.
Kostum Paksi Naga Liman karya Agung Kurniawan. (Foto: Agung Kurniawan)

“Secara keseluruhan, maskot kami melambangkan history, culture, and nature yaitu sejarah kebumen yang kekal, budaya luhur yang wajib dilestarikan, dana laam Kebumen yang memesona,” kata Agung Kurniawan yang mengkomandoi pertunjukan tersebut.




Dalam rangka memperknalkan budaya Kebumen ke seluruh nusantara melalui duta budaya, Kebumen juga berhasil menyabet gelar Putri Budaya Favorit dalam ajang tersebut. Putri Budaya Favorit didapat oleh Sri Mulyani, mahasiswa Sastra Inggris UI angkatan 2016.

Tak luput, Sate Ambal, makanan khas Kabupaten Kebumen juga dipamerkan agar bisa dicicipi oleh sivitas akademika Universitas Indonesia dan masyarak umum.

Perhimpunan Mahasiswa Kebumen di Universitas Indonesia (Perhimak UI). (Foto: Agung Kurniawan)

Lewat UI Ethnovaganza, Perhimpunan Mahasiswa Kebumen Universitas Indonesia (Perhimak UI) telah ikut membantu mengenalkan budaya Kebumen ke seantero negeri. Hal ini mendapat respon positif masyarakat yang ingin mengenal lebih jauh tentang Kebumen terlihat dari animo masyarakat yang menonton penampilan dan mengunjungi stand Perhimak dalam festival tersebut. (BK01/ori/Agung Kurniawan)


3 comments:

Silahkan Berkomentar yang Baik dan Bermanfaat!