Kilas Berita:

Kades Terpilih Banjurpasar Dilaporkan ke Polisi

BULUSPESANTREN (www.beritakebumen.info) - Desa Banjurpasar Kecamatan Buluspesantren memanas pasca Pilkades Desa tersebut setelah adanya laporan money politic alias wuwuran yang diduga dilakukan oleh pihak pemenang Pilkades Desa Banjurpasar,. Pihak yang melaporkan ke Polres dalam hal ini adalah Reskrim Polres Kebumen (10/09/2017) yakni calon Kades nomor dua Sudi Hardi Sumarto, nomor tiga Setyo Budi, SH dan nomor tiga Siti Nurohmah Agustiana. Berita Acara Perkara /BAP sudah dilakukan pada hari Minggu, 10 September 2017 pukul 22.30 di Polres Kebumen.

Suasana Pilkades di Desa Banjurpasar, Buluspesantren. (Foto:fd)

Saat dihubungi terkait kebenaran pelaporan tersebut Setyo Budi, SH calon nomor urut 3 menyampaikan, "Benar kami sudah melaporkan ke Polres, dari ke lima calon Kades yang terindikasi melakukan wuwur ada satu orang, kami berempat rencana akan melaporkan namun salah seorang dari kami yakni pak Rohadi tidak bisa datang, jadi kami cuma menghadap ber tiga, saya, pak Sudi Hardi Sumarto dan ibu Siti Nurohmah Agustiana, kami menghadap Kasat Reskrim kemudian atas instruksi beliau untuk segera ditindak lanjuti dan langsung dilakukan Berita Acara Perkara / BAP," ujar Budi.



Saat ditanyakan memgenai maksud dari pelaporan tersebut, lebih lanjut Budi menyampaikan, "Pilkades Banjurpasar pasar agar diulang, dan kepada calon yang terbukti melakukan muwur untuk digugurkan" ujarnya

Sementara hasil penelusuran ada salah satu saksi yang mengaku menerima wuwuran dari salah satu calon Kades yakni Sri (40) menyampaikan bahwa dirinya dijanjikan menerima uang seratus ribu rupiah jika memilih calon kades tersebut.

"Saya dikasih uang seratus ribu, yang menerima suami saya dalam bentuk satu lembar setelah selesai pencoblosan, namun saya sudah dijanjikan terlebih dahulu sebelum pencoblosan bahkan saya sudah disumpah untuk memilih salah satu calon Kades, maka dari itu ya karna sudah disumpah dan dijanjikan uang ya saya memilih calon tersebut" tandas Sri saat diwawancarai.

Seperti diketahui sebelumnya bahwa Pilkades Banjurpasar diikuti lima kontestan yakni :
1. Tasino (818 suara)
2. Surdi Hardi Sumarno (279 suara)
3. Setyo Budi, SH (155 suara)
4. Siti Nurohmah Agustiana (417 suara)
5. Rohadi (272 suara)
Hasil tersebut mengantarkan Tasino unggul dari calon lainya.

Sebelumnya juga sudah ada beberapa Pilkades di desa lain yang mengalami kejadian yang sama, salah satunya yakni pada pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Desa Jatisari Kebumen, juga terdapat dugaan praktik wuwuran (money politic)



Adanya dugaan tersebut membuat beberapa pihak meminta pelaksanaan Pilkades ulang. Pasalnya terdapat calon yang melaksanakan pelecehan terhadap komitmen bersama yakni Pilkades bersih. Bahkan ada beberapa pihak mengaku telah mengantongi barang bukti berupa lembaran uang dan surat pernyataan dari penerima uang wuwuran.

Adanya temuan wuwuran dilengkapi dengan barang bukti, menjadi salah satu dugaan kuat bahwa terdapat dugaan money politik pada pelaksanaan Pilkades lalu. Jika hal itu tidak diselesaikan dengan baik, bukan tidak mungkin pelaksanaan pemilihan yang bersih akan sulit dilaksanakan. (fd/k8r/)






KIRIMKAN INFORMASI / TULISAN / OPINI / UNEK-UNEK ANDA KE:
admin@beritakebumen.info

1 comment:

Silahkan Berkomentar yang Baik dan Bermanfaat!