Kilas Berita:

Wow, Ternyata Ada 6 Lokasi yang Dipasangi Spanduk 18 Agustus Sebagai Hari Berdirinya NKRI

Spanduk 18 Agustus sebagai hari berdirinya NKRI.
KEBUMEN (www.beritakebumen.info) - Spanduk provokatif yang menyatakan NKRI dibentuk tanggal 18 Agustus 1945 bukan 17 Agustus 1945 rupanya tidak hanya terpampang di Kecamatan Adimulyo. Diberitakan sebelumnya bahwa Petugas Turunkan Paksa Spanduk Penolakan Hari Kemerdekaan NKRI di Kecamatan Adimulyo.

Setelah diturunkan dan diselidiki lebih lanjut oleh Polres Kebumen dengan melibatkan Muspika diketahui bahwa pemasang spanduk tersebut adalah Mulyadi atas perintah dari Sutrisno Abdul Azis warga Banyurata Adimulyo.

Menurut Kasat Intel Polres Kebumen AKP Cipto Rahayu, berdasarkan keterangan dari Sutrisno, pemasangan ini atas intruksi dari DPP Asshiddiqiyah pusat, agar dipasang di seluruh wilayah Indonesia.

Sementara di Kebumen, diketahui ada enam lokasi berbeda yang dipasangi spanduk bertuliskan "17 Agustus hari kemerdekaan bangsa Indonesia, 18 Agustus hari berdirinya NKRI. Ingat !!! Tegaskan dan lantangkan. Selamat mensyukuri kemerdekaan bangsa Indonesia yg ke 72. (17 Agustus 1945 - 2017) bukan kemerdekaan republik Indonesia !!!" tersebut. Yakni, Desa Kalibagor kecamatan Kebumen, desa Kedungwinangun kecamatan Klirong, desa Karangkembang kecamatan Alian, desa Bojongsari kecamatan Kebumen, desa Wonokriyo Gombong, dan desa Pohkumbang kecamatan Karanganyar. Spanduk-spanduk tersebut pun langsung diturunkan petugas polisi, TNI dan Satpol PP.


“Ada enam lokasi pemasangan. Desa Kalibagor kecamatan Kebumen, desa Kedungwinangun kecamatan Klirong, desa Karangkembang kecamatan Alian, desa Bojongsari kecamatan Kebumen, desa Wonokriyo Gombong, dan desa Pohkumbang kecamatan Karanganyar. Semua telah diturunkan,” terang AKP Cipto.

AKP Cipto menambahkan, menurut Asshiddiqiyah, maksud dan tujuan pemasangan spanduk tersebut untuk meluruskan sejarah bahwa NKRI tidak pernah dijajah. Yang dijajah adalah bangsa Indonesia sebagaimana teks proklamasi atas nama bangsa Indonesia. NKRI baru di bentuk tanggal 18 Agustus 1945, Assidiqiyah di wajibkan mensyukuri nikmat kemerdekaan itu. (bk/mat)







KIRIMKAN INFORMASI / TULISAN / OPINI / UNEK-UNEK ANDA KE:
admin@beritakebumen.info

No comments

Silahkan Berkomentar yang Baik dan Bermanfaat!