• Kabar Terkini

    04 August 2017

    Ada Pungutan dan Jual Beli Lapak, PKL Alun-Alun Mengadu ke DPRD

    Audiensi PKL Alun-alun di Gedung DPRD Kebumen.

    KEBUMEN (www.beritakebumen.info) - Para Pedagang Kali Lima (PKL) Alun-alun Kebumen mendatangi gedung DPRD Kabupaten Kebumen untuk menyampaikan aspirasi dan keluhan mereka, Kamis (3/8/2017). Tak sendirian, mereka didampingi Pandjer School of Public Affairs and Politics (PSP).

    DPRD menerima audiensi PKL tersebut dipimpin oleh Wakil Ketua DPRD Bagus Setiawan. Hadir pula Ketua Komisi A Supriyati dan Ketua Komisi B Sudarmadji beserta anggotanya. Dari pihak Dinas, hadir Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kebumen Drs H Nugroho Tri Waluyo, berserta jajarannya, Asisten II Ir H Tri Haryono, Badan Perencanaan Penelitian dan Pengembangan Daerah, Badan Pendapatan Daerah, Dinas Permukiman dan Lingkungan Hidup.

    Dalam kesempatan itu PKL mengadukan beberapa hal yang dirasa memberatkan mereka. Diantaranya terkait adanya pungutan sebesar Rp 100 ribu dan jual beli lapak mulai dari Rp 100 ribu hingga satu juta. Banyak persoalan yang tidak transparan menurut Ketua Paguyuban PKL, Hajir. Sehingga ia meminta pula adanya reorganisasi di tubuh paguyuban PKL.

    "Lapak alun-alun adalah milik pemerintah yang seharusnya tidak boleh diperjual belikan. Banyaknya persoalan dan tidak transparan membuat paguyuban PKL harus direorganisasi,” ujar Hajir.




    Sekretaris Komisi A DPDR Kebumen, Aksin menanggapi persoalan tersebut. “PKL itu hanya pedagang kecil, tega-teganya mereka dihisap-hisap. Keuntungan dari PKL sangat minim sehari dengan omsetnya saja hanya dapat uang 30-40 ribu, masa tega ditarik Rp 100 untuk membuat Kartu Tanda Anggota (KTA),” ujar Aksin.

    Permasalahan lain diungkapkan Direktur PSP RPJ Agung Widhianto SIP terkait adanya pihak dari luar PKL yang turut campur dalam paguyuban PKL. “Saat ini terdapat pihak yang bukan PKL namun menjadi pengurus PKL. Bahkan pihak dari organisasi awak media dan LSM turut serta masuk dalam paguyuban,” jelas Agung. Ia pun menegaskan bahwa negara harus hadir dalam menghadapai permasalahan yang ada tersebut.

    Sementara itu, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kebumen Drs H Nugroho Tri Waluyo memastikan pihaknya tidak pernah terlibat sama sekali dalam hal jual beli lapak. Adanya beberapa permasalah yang disampaikan PKL tersebut diterima dengan baik dan menjadi bahan evaluasi kedepan bagi dinas. (bk/mat)





    KIRIMKAN INFORMASI / TULISAN / OPINI / UNEK-UNEK ANDA KE:
    admin@beritakebumen.info
    • Komentar Blogger
    • Komentar Facebook

    0 komentar:

    Post a Comment

    Silahkan Berkomentar yang Baik dan Bermanfaat!

    Item Reviewed: Ada Pungutan dan Jual Beli Lapak, PKL Alun-Alun Mengadu ke DPRD Rating: 5 Reviewed By: Berita Kebumen Beriman
    Scroll ke atas