Kilas Berita:

Gertaks Bersihkan Timbunan Sampah di Saluran Irigasi

Anggota Gerakan Relawan Tanggap Aksi Kepedulian Lingkungan dan Sosial (GerTaks) menggelar aksi membersihkan timbunan sampah di saluran irigasi Desa Sidayu, Kecamatan Gombong, Kebumen. (suaramerdeka.com/Supriyanto)
GOMBONG (www.beritakebumen.info) - Saluran irigasi masih menjadi tempat favorit membuang sampah bagi sebagian warga. Salah satunya terjadi di saluran irigasi Watubarut di Desa Sidayu, Kecamatan Gombong. Timbunan sampah yang memenuhi pelimpahan saluran irigasi sampai dikeluhkan warga.

Kondisi tersebut membuat sejumlah warga yang tergabung dalam Gerakan Relawan Tanggap Aksi Kepedulian Lingkungan dan Sosial (Gertaks) melakukan aksi membersihkan timbunan sampah yang sebagian besar adalah sampah rumah tangga, Rabu (12/4). Sebelumnya komunitas ini juga membersihkan kawasan waduk Waduk Sempor dan ikut serta dalam gerakan bersih sampah di Sungai Kedungbener.

Pembina Gertaks Herwin Kunadi menyampaikan, aksi sukarela tersebut merupakan bantuan kepada masyarakat agar sarana irigasi bisa lancar sampai ke persawahan warga. Awalnya pihaknya menerima informasi dari Ketua RW IV Desa Sidayu Kholil mengenai banyaknya sampah di saluran irigasi dan adanya tanggul yang tergerus arus sungai.

“Setelah kami cek ke lokasi memang benar ternyata banyak sekali timbunan sampah dengan kedalaman 3 meter di pelimpahan sungai irigasi watubarut,” ujar Herwin Kunadi didampingi Ketua Gertaks Bambang dan Kordinator Aksi Jasmine di sela-sela aksi.

Menurut pengamatan dia, timbunan sampah tersebut sudah berbulan-bulan lamanya. Hal itu terbukti dari 10 kali membuang menggunakam mobil bak terbuka, sampah masih banyak yang belum terangkut.

“Kami mencoba membantu keluhan masyarakat mengenai sampah dan tanggul yang berlubang,” ujar Herwin Kunadi.

Berpotensi Jebol

Selain itu Herwin meminta tanggul yang berlubang dan berpotensi jebol agar dapat segera mendapatkan perhatian dan perbaikan dari dinas terkait. Pasalnya, Ketua RW menyampaikan sudah lebih dari dua tahun sudah diadukan tetapi hasilnya nihil.

“Jangan sampai menunggu masyarakat jadi korban baru pihak terkait turun tangan,” ujarnya.

Masyarakat diimbau menjaga kebersihan lingkungan dengan tidak membuang sampah di sungai karena dapat membuat banjir dan mencemari lingkungan. “Kalau sudah banjir, masyarakat sendiri yang terkena dampaknya,” tandasnya.

Ketua Gertaks Bambang menambahkan, banyak Kegiatan yang akan dilaksanakan untuk membantu sesama. Dalam waktu dekat pihaknya akan membantu pembuatan rumah bagi warga tidak mampu di Desa Wonosari, Kebumen. Kegiatan lain yang bersifat kemanusiaan dan lingkungan juga dilaksanakan.

“Semoga apa yang kami lakukan dapat menjadi Inspirasi dan motivasi generasi muda untuk terus berkarya , berbuat baik kepada lingkungan dan sesama,” tandasnya. (Supriyanto/CN39/SM Network)

Sumber: suaramerdeka.com





KIRIMKAN INFORMASI / TULISAN / OPINI / UNEK-UNEK ANDA KE:
admin@beritakebumen.info

No comments

Silahkan Berkomentar yang Baik dan Bermanfaat!