Kilas Berita:

2 Petugas KPK Tiba-tiba Datangi Kantor DPRD Kebumen

KEBUMEN (www.beritakebumen.info) - Sempat sepi dari pemberitaan, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) diam-diam kembali datang ke Kebumen. Kali ini, petugas KPK mendatangi Gedung DPRD Kabupaten Kebumen, Rabu (15/3/2017).

Informasi yang berhasil dihimpun, ada dua petugas KPK yang datang ke kantor wakil rakyat, kemarin. Mereka datang sekitar pukul 11.00 WIB. Mereka tidak mau memperkenalkan diri bahkan tak mau mengisi buku tamu. Setengah jam kemudian, petugas KPK itu pergi meninggalkan kantor DPRD.

Kondisi Gedung DPRD Kebumen saat itu juga tengah sepi, dan hanya beberapa anggota saja yang berada di kantor. Pasalnya pada hari itu, dijadwalkan semua anggota DPRD Kebumen melakukan kunjungan kerja ke Jakarta, Bandung dan Surabaya. Personil KPK hanya sempat bertemu dengan beberapa anggota DPRD saja, itu pun yang belum berangkat kunjungan.

Saat dikonfirmasi Sekretaris DPRD Kebumen Ir Hj Siti Kharisah MM membenarkan adanya kunjungan personil KPK tersebut. Kendati demikian pihaknya membantah jika sebelumnya telah ada janji dengan personil KPK tersebut. Menurutnya, kedatangan personil KPK ke Gedung Dewan itu, dilakukan secara dadakan tanpa ada pemberitahuan sebelumnya. “Ga ada janji, kedatangannya dilakukan secara tiba-tiba,” tuturnya.

Kedatangan personil KPK ke gedung dewan mungkin hanya untuk bersilaturahmi saja. Ir Hj Siti Kharisah MM pun mengaku tidak ada hal penting yang disampaikan pada pertemuan tersebut. “Saat bertemu dengan saya tidak membahas apapun, entah saat bertemu dengan anggota dewan. Personil KPK, sempat bertemu dengan beberapa anggota dewan yang belum berangkat kunjungan,” paparnya.

Saat disinggung mengenai apakah dalam waktu dekat, KPK akan kembali datang ke Gedung Dewan, Hj Siti Kharisah MM mengaku tidak mengetahui hal tersebut. Setidaknya personil KPK tidak mengatakan hal itu kepadanya. “Oh kalau hal itu saya tidak tahu, mereka juga tidak mengatakannya,” terangnya.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada konfirmasi resmi dari KPK. Saat Kebumen Ekspres menghubungi Kepala Biro Humas KPK, Febri Diansyah juga tak direspons. Namun kuat dugaan, kedatangan para petugas lembaga anti korupsi itu masih terkait dugaan suap ijon proyek Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga pada APBD 2016.

Untuk kasus ini, KPK telah memeriksa para wakil rakyat DPRD Kebumen. Bahkan, sejumlah anggota DPRD disebut telah mengembalikan uang ke KPK. Namun sejauh ini, baru satu anggota DPRD Kebumen, yakni Yudi Trihartanto yang menjadi tersangka.

Yudi disangkakan menerima suap dari Komisaris PT OSMA Hartoyo melalui PNS Dinas Pariwisata dan Kebudayaan, Sigit Widodo. Uang itu untuk memuluskan Hartoyo mendapat proyek pendidikan senilai Rp 4,8 miliar di Dinas Dikpora pada APBD 2016 bersumber pokok-pokok pikiran (pokir). (mam)

Sumber: kebumenekspres.com





KIRIMKAN INFORMASI / TULISAN / OPINI / UNEK-UNEK ANDA KE:
admin@beritakebumen.info

No comments

Silahkan Berkomentar yang Baik dan Bermanfaat!