• Kabar Terkini

    25 October 2016

    Tiga Tahunnya Kebumen Memotret: Menggabungkan Dua Unsur Kebudayaan

    GOMBONG (www.beritakebumen.info) - Batik menjadi momen spesial di bulan Oktober, di Jogja ada Jogja International Batik Biennale dan sebelumnya ada Jogja Fashion Week, kekayaan Daerah Istimewa Yogyakarta dalam kain batik telah mendunia dan berbasiskan budaya, dan mereka memperkenalkannya dalam bentuk event pagelaran fashion show. Solo kemarin ada Solo Batik Fashion, membranding kota Solo dengan kota Batik, acara yang bersifat public yang disaksikan oleh banyak warga Solo, yang diharapkan kota Solo jadi ibukota Batik di Indonesia.

    Kebumen Memotret yang merupakan komunitas fotografi di Kebumen ingin memperkenalkan Batik Kebumen melalui pagelaran fotografi dengan tema ‘Mix Culture’, acara fotografi yang dikemas dengan foto sesi menggunakan Batik Kebumen yang merupakan kolaborasi antara Pawitah Batik dengan Asb1one (Feby Kurniawan). Kemudian di lanjutkan dengan kesenian tarian Batik Kebumen dari Sanggar Tari Dhea yang di mix-kan dengan kesenian tarian orang asli Dayak.

    Mengingat, jarangnya kesenian tari dipentaskan, terutama tarian Batik Kebumen, masih belum semaraknya tarian-tarian Kebumen, dan juga pengenalan mengenai Batik Kebumen dirasa masih kurang, kami ingin mengangkat nilai potensi keragaman seni dan budaya dan sebagai eksitensitas bahwa Kebumen memiliki batik dengan motif yang berbeda dan layak dijadikan sebagai pesaing dengan kota-kota lainnya. Acara ‘Mix Culture’ ini merupakan bagian dari perayaan ulang tahun Kebumen Memotret yang ketiga yang dilaksanakan pada hari Minggu, 23 Oktober 2016 di Roemah Martha Tilaar Gombong pkl 15.00 s/d selesai.

    ‘Sebelum nama Kebumen Memotret, nama kami adalah Kebumen Photography Community yang sudah berdiri selama 2 tahun lamanya, jadi kalau mau di total kami komunitas yang telah berdiri selama 5 tahun. Acara ini bersifat gratis, dan mengundang siapapun yang berminat dalam mendalami fotografi. Untuk model dalam acara ini adalah dari Kebumen Memotret Modelling Class (KMMC), yang merupakan program binaan kami yang terbentuk pada bulan September 2016 dengan melakukan tahap seleksi pada proses pemilihan model. KMMC merupakan kelas berbagi untuk menginspirasi, mengedukasi, serta menumbuhkembangkan minat dan bakat di dunia modelling. Acara ulang tahun ini, diharapkan semakin mempererat anggota komunitas, hubungan komunitas satu dengan yang lainnya, dan memperkenalkan seni dan budaya Kebumen secara meluas.’ tutur Rezky A. Faisal selaku ketua Kebumen Memotret. (BK/YPerm)




    KIRIMKAN INFORMASI / TULISAN / OPINI / UNEK-UNEK ANDA KE:
    admin@beritakebumen.info
    • Komentar Blogger
    • Komentar Facebook

    0 komentar:

    Post a Comment

    Silahkan Berkomentar yang Baik dan Bermanfaat!

    Item Reviewed: Tiga Tahunnya Kebumen Memotret: Menggabungkan Dua Unsur Kebudayaan Rating: 5 Reviewed By: Berita Kebumen Beriman
    Scroll ke atas