Kilas Berita:

Berita Lengkap Penangkapan 2 Pejabat Kebumen oleh KPK

KEBUMEN (www.beritakebumen.info) - Kebumen menjadi tending topik di berbagai media pemberitaan dan mesia sosial di tanah air. Sayang, tenarnya Kebumen ini bukan perihal prestasi atau pun keberagaman wisata alamnya yang indah. Melainkan karena kasus korupsi yang menjerat dua pejabat di Kebumen.

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kini telah menetapkan dua pejabat sebagai tersangka dari hasil operasi tangkap tangan (OTT) di Kabupaten Kebumen pada Sabtu, 15 Oktober 2016. Mereka adalah Ketua Komisi A Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Kebumen Yudi Tri Hartanto dan seorang pegawai negeri di Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Kebumen, Sigit Widodo.

"Menetapkan dua tersangka terhadap saudara SGW, pegawai negeri di Dinas Pariwisata, dan terhadap YTH. Yang bersangkutan sebagai penerima," kata Basaria di kantor KPK, Jakarta Selatan, Ahad, 16 Oktober 2016.

Empat orang lainnya turut ditangkap bersama tersangka yakni Sekretaris Daerah Kabupaten Kebumen Adi Pandoyo; anggota DPRD Kabupaten Kebumen, Dian Lestari dan Hartono; dan seorang pengusaha bernama Salim. Untuk sementara mereka ditetapkan sebagai saksi.

Dua tersangka terlibat dalam dugaan suap terkait dengan ijon proyek di Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Perubahan 2016 oleh seorang pengusaha Hartoyo, Direktur Utama OSMA Group Jakarta. i KPK kini menetapkan Hartoyo dalam daftar pencarian orang (DPO).

Pengusaha itu diduga menjanjikan akan memberikan commitment fee 20 persen untuk pejabat eksekutif dan legislatif, dari nilai anggaran Disdikpora jika disahkan dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Perubahan 2016. "DPRD Kabupaten Kebumen menetapkan APBD-P 2016 untuk Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga sebesar Rp 4,8 miliar yang akan dialokasikan untuk pengadaan buku, alat peraga, dan TIK," ujar Basaria.

KPK menduga ada kesepakatan terkait dengan besaran nilai komitmen yang dijanjikan antara pengusaha dan SGW. Mulanya, pengusaha itu menjanjikan sekitar Rp 960 juta, belakangan disepakati nilainya Rp 750 juta. Namun, dalam operasi tangkap tangan pada Sabtu kemarin, penyidik KPK menyita Rp 70 juta dari tangan Yudi.

============================================================================
Bagi anda, pembaca Berita Kebumen On Line, yang belum sempat mengikuti secara lengkap berita terkait kasus tersebut dapat menyimak Grup Berita Kebumen atau tautan berita dari media nasional berikut:

#Sumber Tempo:
KPK Tangkap Anggota DPRD dan Pegawai Negeri Kebumen
Anggota DPRD Kebumen Ditangkap KPK Diduga Bernama Suhartono
Ini Identitas Dua Pejabat Kebumen yang Ditangkap KPK
Suap Anggota DPRD Kebumen Terkait Proyek Senilai 4,8 Miliar
Begini Kronologi Penangkapan Pejabat di Kebumen
Dua Pejabat Kebumen Jadi Tersangka, Bos OSMA Group Jadi DPO

#Sumber Kompas:
KPK Lakukan Operasi Tangkap Tangan di Kebumen
Usai OTT di Kebumen, KPK Tetapkan Anggota DPRD dan PNS sebagai Tersangka
OTT di Kebumen Terkait Dugaan Korupsi Pengadaan Alat Pendidikan
KPK Tahan Ketua Komisi A DPRD Kebumen
KPK Minta Direktur Osma Grup Serahkan Diri
KPK Ingatkan Eksekutif, Legislatif dan Swasta di Daerah Tak Jadikan Proyek Bancakan

#Sumber Merdeka:
Anggota DPRD Kebumen diciduk KPK terkait proyek pendidikan Rp 4,8 M
Anggota DPRD Kabupaten Kebumen diciduk KPK adalah kader PAN
Usai ditangkap, Anggota DPRD sempat diperiksa KPK di Polres Kebumen
Ketua Komisi A DPRD Kebumen jadi tersangka kasus suap
KPK tunjukan uang Rp 70 juta hasil OTT 6 tersangka

#Berita Video CNN Indonesia:



KIRIMKAN INFORMASI / TULISAN / OPINI / UNEK-UNEK ANDA KE:
admin@beritakebumen.info

No comments

Silahkan Berkomentar yang Baik dan Bermanfaat!