• Kabar Terkini

    01 September 2016

    Pengembangan Ekonomi Kreatif Libatkan 21 Komunitas

    KEBUMEN (www.beritakebumen.info) - Pengembangan ekonomi kreatif lokal di kabupaten berslogan Beriman ini melibatkan 21 komunitas yang tergabung dalam Forum for Economic Development and Employment Promotion (FEDEP).

    Untuk mengawalinya, Badan Perencanaan Pembangunan (Bappeda) Kebumen menggelar workshop yang diikuti oleh perwakilan komunitas tersebut.

    Kegiatan yang di gelar di ruang Jatijajar kompleks pendapa rumah dinas bupati itu juga didukung Roemah Marta Tilaar Gombong, Kebumen. Tampil sebagai narasumber Reza Adiatmo dari Komunitas Kampung Bogor dan Deputi Program Rumah Budaya Martha Tilaar Gombong Sigit Tri Wibowo.

    ‘’Kegiatan ini merupakan salah satu upaya pemkab dalam mendukung pengembangan ekonomi lokal,’’ kata Sekretaris Bappeda Kebumen Cokro Aminoto saat membuka workshop, baru-baru ini.

    Menurutnya, keberadaan FEDEP sebagai wadah multi stakeholder diperlukan sebagai upaya meningkatkan keterpaduan program. Dengan demikian maka antara stakeholder mempunyai komitmen yang tinggi untuk mengembangkan perekonomian di daerahnya.

    Visi Daerah

    ‘’Ini secara umum ditujukan dalam rangka mencapai visi daerah,’’ tutur Cokro yang didaulat sebagai ketua FEDEP. Selain mengembangkan ekonomi lokal juga penciptaan lapangan pekerjaan.

    Dia mengatakan, sejak 2009, pengembangan ekonomi kreatif di Indonesia menggunakan pengembangan triple helik yakni, pemerintah, swasta dan akademisi intrelaktual.

    Selanjutnya dilakukan pendekatan yang lebih kuat yakni quad helik yakni pemerintah, swasta, akademisi dan komunitas. Orang-orang kreatif itu pun ditopang lima pilar utama yakni sumber daya pendukung, industri, penyaluran biaya, pemasaran, teknologi dan infrastruktur secara kelembagaan.

    Dalam kesempatan itu Reza Adiatmo menyampaikan meteri tentang city branding, yakni strategi dari suatu kota untuk membuat positioning yang kuat di regional maupun global.

    Sementara Deputi Program Rumah Budaya Martha Tilaar Gombong Sigit Tri Wibowo menyampaikan meteri tentang pembangunan wilayah berbasis kreatifitas komunitas. ‘’Partisipasi dan inisiatif komunitas menjadi hal krusial dalam pembangunan wilayah,’’ ucap Sigit. (K5-36/Suaramerdeka.com)



    KIRIMKAN INFORMASI / TULISAN / OPINI / UNEK-UNEK ANDA KE:
    admin@beritakebumen.info
    • Komentar Blogger
    • Komentar Facebook

    0 komentar:

    Post a Comment

    Silahkan Berkomentar yang Baik dan Bermanfaat!

    Item Reviewed: Pengembangan Ekonomi Kreatif Libatkan 21 Komunitas Rating: 5 Reviewed By: Berita Kebumen Beriman
    Scroll ke atas