• Kabar Terkini

    17 September 2016

    Manfaatkan Akar Pohon Jadi Kerajinan Bernilai Seni

    ilustrasi hasil kerajinan
    KARANGGAYAM (www.beritakebumen.info) - AKAR pohon yang biasanya dibiarkan membusuk, ternyata dapat diolah menjadi kerajinan bernilai seni. Bahkan bisa dimanfaatkan untuk perlengkapan rumah tangga, seperti meja, kursi, asesoris ruangan, rak buku, tempat televisi dan almari.

    Kerajinan tersebut tengah ditekuni Teguh Prasetyo yang juga Kepala Desa Giritirto, Kecamatan Karanggayam, Kebumen.

    Menurut dia, kerajinan akar pohon bisa menjadi tren, sekaligus peluang bisnis yang menjanjikan. Bahkan memiliki nilai ekonomis, karena barangnya lebih awet. Sehingga dapat diwariskan sampai anak cucu.

    “Bahan atau akarnya juga ada yang sudah berumur ratusan tahun,” kata Teguh yang ditemui Suara Merdeka di kediamannya, Jalan Raya Kebumen- Banjarnegara Km 25 RT1/ RW1, Desa Giritirto, Kecamatan Karanggaam, kemarin.

    Ia pun menyuplik penuturan orang zaman dahulu yang menyarankan agar setiap rumah dilengkapi perabotan dari kayu yang sudah berumur tua. Filosofi yang terkandung, yakni kuat dalam menghadapi tantangan rumah tangga serta memiliki aura positif.

    Barang Kuno

    Selain akar jati, Teguh juga memanfaatkan akar maoni, kelapa, dan akar pohon saman. Akar tersebut dibentuk sedemikian rupa menjadi perlengkapan rumah tangga yang bernilai seni.

    Misalnya, saat membentuk kursi yang menyesuaikan lekukan akar tersebut. Bahkan ada akar yang menyambung satu sama lain hingga membentuk lingkaran yang disebut Oyod Mimang.

    Akar yang demikian itu menjadi barang antik bagi para punggawa kerajaan. Selain itu banyak juga akar yang menempel dari dua pohon. “Ini yang sering dipakai untuk kursi pelaminan.

    Konon agar kedua mempelai berumur panjang sampai kakek nenek atau awet dalam berumah tangga,” terangnya. Teguh menjelaskan, kerajinan akar pohon membuka peluang kerja bagi masyarakat.

    Ini secara tidak langsung ikut mengentaskan pengangguran. Karena produksi kerajinan tersebut bernilai seni tinggi, Teguh biasanya menjual kepada pecinta akar dari Rp 8 juta hingga Rp 25 juta. (Arif Widodo-32/suaramerdeka.com)



    Silahkan Beli Korannya dan Kunjungi Websitenya:
    Koran Suara Merdeka
     

    KIRIMKAN INFORMASI / TULISAN / OPINI / UNEK-UNEK ANDA KE:
    admin@beritakebumen.info
    • Komentar Blogger
    • Komentar Facebook

    0 komentar:

    Post a Comment

    Silahkan Berkomentar yang Baik dan Bermanfaat!

    Item Reviewed: Manfaatkan Akar Pohon Jadi Kerajinan Bernilai Seni Rating: 5 Reviewed By: Berita Kebumen Beriman
    Scroll ke atas