• Kabar Terkini

    27 July 2016

    Perkara Rumah Sakit Palang Biru, Warga Kedungpuji Gombong Datangi BPMPPT

    KEBUMEN (www.beritakebumen.info) - Beberapa perwakilan masyarakat Desa Kedungpuji Kecamatan Gombong mendatangi kantor Badan Penaman Modal dan Pelayanan Perijinan Terpadu (BPMPPT) Kebumen. Dalam pertemuan tersebut masyarakat meminta kepada Kepala BPMPPT Kabupaten Kebumen Aden Andri Susilo untuk menandatangi surat pernyataan tidak akan memproses Ijin Gangguan (HO) pada pendirian Rumah Sakit Palang Biru yang berada di Desa Kedungpuji, Senin (25/7).

    Kepala BPMPPT Kabupaten Kebumen Aden Andri Susilo pun menemui perwakilan masyarakat Kedungpuji tersebut. Salah satu perwakilan warga Kedungpuji Bambang Purwanto (43) mengatakan, berdasarkan pertemuan warga (demo) di Kantor Balai Desa Kedungpuji pada Rabu (20/7) lalu, telah disepakati bahwa BPMPPT tidak akan memproses HO untuk pendirian Rumah Sakit Palang Biru yang dibanguan di Desa Kedungpuji. “Kedatangan kami kesini untuk meminta tanda tangan surat pernyataan Kepala BPMPPT yang tidak akan memperoses HO,” terangnya.

    Surat pernyataan tersebut lanjutnya, akan menjadi pegangan kuat bagi warga. Dengan adanya bukti otentik berupa surat pernyataan, maka warga akan merasa tenang. “Kemari di forum pak Aden sudah mengatakan tidak akan memproses HO, maka kita butuh bukti,” paparnya.

    Pada pertemuan itu, warga sudah datang dengan membawa surat yang akan dimintakan tanda tangan Kepala BPMPPT Aden Andri Susilo. Namun hal itu urung dilakukan, pasalnya dalam surat yang dibawa oleh warga hanya tercantum tanda tangan warga Desa Kedungpuji saja. Sementara Aden Anderi Susilo meminta adanya tanda tangan dari Muspika. “Pada pertemuan kemarin Muspika, juga hadir maka mereka juga harus tanda tangan,” terangnya.

    Aden mengatakan bahwa pihaknya telah membuat berita acara pada pertemuan tanggal 20 Juli di Kantor Balai Desa Kedungpuji. Aden kembali menekankan selama masih ada penolakan dari warga maka HO tidak akan diposes oleh BPMPPT. “Saya kembali menegaskan, BPMPPT tidak akan memproses HO, jika masih ada penolakan dari warga,” tegasnya.

    Belum mendapatkan HO bagi pendirian Rumah Sakit Palang Biru, juga membuat Satpol PP Kebumen memberi surat teguran pada pihak RS Palang Biru. Pasalnya meski sudah mendapatkan Ijin Mendirikan Bangunan (IMB), namun RS Palang Biru belum mempunyai HO. Padahal dalam pembangunannya sangat memungkinkan terjadi gangguan pada masyarakat sekitar. “Kami sudah memberikan teguran kepada pihak RS Palang Biru,” terang Kepala Kepala Satpol PP Kebumen, RI Ageng Sulistyo Handoko SIP melalu Kabid Penegakan Perda dan Peraturan Kepala Daerah Sugito Edi Prayitno SIP.

    Dijelaskan Sigito, surat teguran tersebut berlaku selama tujuh hari, dan jika belum juga memiliki HO maka akan diberi surat teguran yang kedua. Satpol PP akan benar-benar menghentikan proses pembanguan jika selama 30 hari pihak Palang Biru belum juga memperoleh HO. “Kalau sampai 30 hari tidak mempunyai HO, pembangunannya terpakasa akan kita hentikan,” ucapnya. (mam/radarbanyumas.co.id)



    KIRIMKAN INFORMASI / TULISAN / OPINI / UNEK-UNEK ANDA KE:
    admin@beritakebumen.info
    • Komentar Blogger
    • Komentar Facebook

    0 comments:

    Post a Comment

    Silahkan Berkomentar yang Baik dan Bermanfaat!

    Item Reviewed: Perkara Rumah Sakit Palang Biru, Warga Kedungpuji Gombong Datangi BPMPPT Rating: 5 Reviewed By: Berita Kebumen Beriman
    Scroll ke atas