• Kabar Terkini

    23 July 2016

    Buru Anton, Kejari Gandeng Kepolisian

    KEBUMEN (www.beritakebumen.info) - Mantan Kades Lembupurwo, Kecamatan Mirit, Kebumen Anton Zulfikar sejak ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan penyalahgunaan dana pembayaran ganti rugi tanah desa pada Desember 2015 lalu, hingga kini masih buron.

    Untuk memburu tersangka, Kejaksaan Negeri (Kejari) Kebumen menggandeng pihak kepolisian serta memanfaatkan jaringan yang ada. “Terutama jaringan Kejaksaan Agung.

    Kami juga menggandeng tokoh untuk mencari keberadaan tersangka,” tegas Kajari Kebumen Syakhrony, di sela-sela peringatan Ke-56 Hari Adhyaksa dan Ke-16 Hari Bhakti Adhyaksa, di Kantor Kejari Kebumen, Jumat (22/7).

    Kegiatan yang diisi peresmian Mushala Almer Adhyaksa itu dihadiri Bupati Yahya Fuad dan Kepala Dinas Perindustrian Perdagangan dan Pengelolaan Pasar (Disperindagsar) Kabupaten Kebumen Azam Fatoni serta Danramil Pejagoan Kapten Inf Anifudin yang mewakili Dandim 0709 Kebumen Letkol Czi Priyo Sambodo. Kapolres AKBP Alpen datang lebih awal dan meninggalkan acara sebelum rampung.

    Tinggal Dilimpahkan

    Rangkaian acara sebelumnya digelar lomba-lomba, ziarah, dan upacara. Peringatan Hari Adhyaksa kali ini dengan tema meningkatkan integritas, kedisiplinan, dan profesionalisme. Dalam kesempatan tersebut, para pegawai di lingkungan Kejari Kebumen antusias mengikutinya.

    Termasuk anak-anak pegawai Kejari yang selama ini menghafal Alquran di Mushala Almer Adhyaksa.

    Syakhrony mengimbau masyarakat yang mengetahui keberadaan Anton agar segera memberitahukannya. Menurut Syakhrony, ketidakkooperatifan Anton hanya akan merugikan diri sendiri. Lebih lanjut, saat ini penanganan perkaranya tinggal dilimpahkan ke pengadilan.

    “Semua sudah diselesaikan, termasuk keterangan saksisaksi,” imbuhnya. Atas kaburnya Anton yang hingga kini belum diketahui rimbanya tersebut, maka proses hukum nanti pun memungkinkan dilakukan sidang in absentia (tanpa terdakwa).

    Anton diduga menggunakan dana untuk pembayaran ganti rugi tanah kas desa terkait proyek jaringan jalan lintas selatan (JJLS) yang hingga ini belum ada tanah penggantinya.

    Kejadian pada 2007 itu saat Anton menjabat Kades Lembupurwo. Kasus tersebut ditangani Kejari Kebumen mulai 2009. Akibat perbuatan Anton tersebut negara dirugikan Rp 312.140.000. (K5-49/ SuaraMerdeka)



    KIRIMKAN INFORMASI / TULISAN / OPINI / UNEK-UNEK ANDA KE:
    admin@beritakebumen.info
    • Komentar Blogger
    • Komentar Facebook

    0 komentar:

    Post a Comment

    Silahkan Berkomentar yang Baik dan Bermanfaat!

    Item Reviewed: Buru Anton, Kejari Gandeng Kepolisian Rating: 5 Reviewed By: Berita Kebumen Beriman
    Scroll ke atas