Kilas Berita:

Benteng Belanda di Kebumen yang Gahar di Film The Raid 2

Inilah Benteng Van Der Wijck di Kebumen (Yosmarliana/detikTraveler)
KEBUMEN (www.beritakebumen.info) - Benteng Van Der Wijck merupakan benteng peninggalan Belanda di Kebumen, Jawa Tengah. Inilah yang jadi lokasi syuting pertarungan film 'The Raid 2: Berandal'.

Bagi para penggemar film action, pasti tahu film 'The Raid 2: Berandal' tahun 2014 yang populer di seluruh dunia. Film ini menceritakan Rama (diperankan Iko Uwais) salah satu petugas kepolisian yang memusnahkan dan menangkap sindikat penjahat. Film ini pun memborong banyak penghargaan, seperti 3 kategori pada Indonesia Film Trailer Award (IFTA) tahun 2015 kemarin.

Film 'The Raid 2: Berandal' mengambil banyak lokasi syuting pertarungan. Salah satunya di bagian awal-awal film, adalah pertarungan Rama di dalam penjara. Diceritakan, Rama menyamar menjadi penjahat dan masuk ke penjara untuk bisa mendekati Ucok (diperankan Arifin Putra) yang merupakan salah satu anak dari bos mafia.

Adegan di penjara tersebut berlangsung ketika hujan, bermandi lumpur, serta melibatkan banyak petarung. Aksi bag-big-bug, membikin tegang yang ditambah dengan nuansa bangunan penjaranya. Ternyata penjara itu aslinya adalah Benteng Van Der Wijck.

Dalam catatn detikTravel, Kamis (21/7/2016) Benteng Van Der Wijck berlokasi di Gombong, Kota Kebumen, Jawa Tengah. Benteng ini sudah berdiri sejak tahun 1818 oleh kolonial Belanda. Benteng ini didirikan atas prakarsa Jenderal Van den Bosch. Belanda menerapkan taktik benteng stelsel yaitu pembangunan benteng di lokasi yang sudah dikuasainya. Tujuannya untuk memperkuat pertahanan sekaligus mempersempit ruang gerak musuh, terutama di karesidenan Kedu Selatan.

Komplek bangunan di sekitar Benteng Van der Wicjk adalah barak militer yang awalnya digunakan untuk meredam kekuatan pasukan Pangeran Diponegoro. Sejarah mencatat, Pangeran Diponegoro yang juga didukung pemimpin-pemimpin lokal di selatan Jawa berhasil mengalahkan Belanda di sana dan merebut bentangnya. Berganti era, pada zaman penjajahan Jepang, komplek benteng ini menjadi tempat pelatihan prajurit PETA.

Kini, Benteng Van Der Wijck menjadi salah satu destinasi wisata sejarah. Cukup mudah untuk ke sana, hanya 20 km dari pusat Kota Kebumen dan berada di jalur utama Yogyakarta-Purwokerto.

Apalagi setelah film 'The Raid 2: Berandal' yang tayang dua tahun silam, Benteng Van Der Wijck makin naik pamor. Traveler berbondong-bondong datang ke sana untuk melihat tempat lokasi syuting, terutama bagian lapangan yang jadi arena pertarungan si Iko Uwais.

Harga tiket masuknya juga terbilang murah, hanya sekitar Rp 25 ribu saja, Anda sudah bisa mengelilingi bangunan bersejarah ini. Tiket masuk itu termasuk naik ke kereta serta ke water park. Yang lebih uniknya lagi, ada kereta mini yang tepat berada di atas bangunan benteng berwarna merah tersebut.

Benteng Van Der Wijck terawat cukup baik dan dijaga keasliannya. Selamat datang ke sini dan bergayalah ala Iko Uwais! (aff/fay/detikTravel)

Scene pertarungan di dalam penjara, alias di Benteng Van Der Wijck (Youtube/xWhatever)

Inilah lapangan di dalam bentengnya, tempat lokasi syuting film 'The Raid 2 : Berandal' (Zakia Riski/d'Traveler)

Lorong-lorong di dalam bentengnya (Yosmarliana/dTraveler)

Warna merah Benteng Van Der Wijck memberikan kesan gahar (Tri Juli Setiawan/dTraveler)



KIRIMKAN INFORMASI / TULISAN / OPINI / UNEK-UNEK ANDA KE:
admin@beritakebumen.info

No comments

Silahkan Berkomentar yang Baik dan Bermanfaat!