• Kabar Terkini

    22 March 2016

    Potensi Gempa Bumi di Balik Pesona Kebumen

    ARTIKEL (www.beritakebumen.info) - Kebumen merupakan salah satu kabupaten yang terletak di Provinsi Jawa Tengah bagian selatan. Di sebelah utara, wilayah ini berbatasan dengan Kabupaten Banjarnegara, di sebelah Timur berbatasan dengan Purworejo, sedangkan di sebelah barat berbatasan dengan Kabupaten Cilacap. Kebumen bagian selatan berbatasan langsung dengan Samudera Hindia.
    Struktur geologi wilayah Kebumen cukup unik. Di wilayah Kebumen bagian selatan, kita disuguhkan dengan panorama deretan pegunungan yang begitu indah, layaknya lukisan yang terpampang secara nyata. Deretan pegunungan ini memanjang di sepanjang pesisir pantai selatan Kebumen, dari atas Pantai Logending, Pantai Menganti, Karang Agung, Karang Bolong hingga Pantai Suwuk, dll., yang merupakan bukti adanya penunjaman lempeng tektonik (suatu lempeng menyusup ke bawah lempeng penahan).

    Pulau Jawa berdiri di atas lempeng Eurasia yang bertemu dengan lempeng Indo-Australia yang menunjam di bawahnya. Kecepatan penunjaman lempeng Indo-Australia diperkirakan mencapai 6 hingga 7 cm/tahun. Lempengan-lempengan ini terus bergerak satu sama lain. Saling memberikan tekanan dan suatu saat lempengan ini dapat saling terkunci. Pada tahap inilah energi terus terakumulasi. Pada suatu waktu, ketika batuan tak mampu menahan tekanan atau gaya yang bekerja antar dua lempeng tersebut, energi tersebut akhirnya dilepaskan yang kita kenal dengan sebutan Gempa Tektonik. Energi gempa tersebut menjalar dalam bentuk gelombang seismik. Ketika getarannya sampai di permukaan bumi akan dapat menimbulkan kerusakan material pada bangunan yang dilaluinya, bahkan dapat menimbulkan korban jiwa.
    Deretan pegunungan yang nampak dari Pantai Logending. (Foto: novidwismaningrum.blogspot.com)

    Tingkat Kerawanan Gempa Bumi di Kebumen

    Gempa bumi merupakan peristiwa alam yang belum dapat diprediksi kapan akan terjadi.Namun,sejauh ini para ilmuwan dari Indonesia dan berbagai negara di dunia terus melakukan penelitian dan pengkajian terkait kegempaan. Seperti yang telah kita ketahui, salah satu negara yang paling aktif tingkat kegempaannya adalah Negara Indonesia. Indonesia dilalui oleh tiga lempeng tektonik utama, yaitu lempeng Indo-Australia, lempeng Eurasia, lempeng Pasifik, serta ada mikro lempeng Fillipina di sebelah utara. Akibatnya, setiap hari selalu ada catatan kegempaan di wilayah tertentu di Indonesia, walaupun kekuatannya relatif kecil (magnitudnya < 5 Skala Richter). Tak bisa dipungkiri, Pulau Jawa juga menjadi lokasi yang rawan terhadap kejadian gempa bumi. Secara tektonik, pulau ini dekat dengan zona subduksi (zona penunjaman lempeng Indo-Australis dengan Eurasia) sehingga ketika ada pergerakan dan pelepasan energi yang telah terakumulasi di zona subduksi ini, maka dapat menjadi sumber terjadinya gempa bumi. Lalu bagaimana dengan Kebumen? Kebumen berada di wilayah Jawa bagian selatan. Tentu saja wilayah ini tak bisa lepas dari potensi gempa bumi. Terlebih lagi, wilayah Kebumen memiliki sesar bernama sesar Kedungbener. Sesar yang belum diketahui keaktifannyaini membentang sepanjang sekitar 12 kilometer dengan arah utara-selatan dan terbentuk lebih dari 2 juta tahun silam sebagai patahan turun (Ma’rufin Sudibyo, 2014 dalam tulisannya Longsor dan Banjir Alian (Kebumen) November 2014, Sepotong Kisah Bumi dari Lembah Kedungbener). Namun, sebagian besar gempa yang terjadi di wilayah Kebumen disebabkan karena adanya subduksi lempeng di selatan Pulau Jawa. Jika gempa di zona subduksi ini memiliki kekuatan yang cukup besar (> 7 SR), maka gempa tersebut dapat berpotensi tsunami.

    Catatan Kegempaan 

    Sejauh ini, beberapa gempa bumi kerap kali dirasakan di beberapa wilayah khususnya di Kebumen. Berdasarkan data Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), gempa terbaru terjadi di wilayah Kebumen bagian utara dekat Banjarnegara, berlokasi di darat pada koordinat 7.49 LS, 109.74 BTdengan kekuatan 3.2 Skala Richter (SR). Gempa bumi ini terjadi pada Sabtu 21 November 2015 pada pukul 10.32 WIB. Namun, getarannya hanya dirasakan oleh warga di sekitar Kecamatan Sadang.
    Sebelum gempa pada 21 November 2015, Kebumen dan sekitarnya sempat dikejutkan oleh gempa bumi pada hari Rabu, 4 Juni 2014 pukul 18:00 dengan kekuatan 8 SR.
    Gempa bumi juga terjadi pada 25 Januari 2015 pukul 12:14 WIB. Pusat gempa yang dilaporkan oleh BMKG lebih dekat dengan Cilacap yaitu pada 8.22 LS 109.22 BT dengan kedalaman 79 km dan magnitudo 6.2 Skala Richter (versi pembaruan). Sebagai akibatnya, daerah Kebumen dan Cilacap menjadi wilayah yang merasakan gempa bumi ini dengan cukup kuat. Beruntung gempa bumi dengan kekuatan yang lumayan besar ini tidak berpotensi Tsunami. Namun masyarakat tetap waspada dengan kemungkinan adanya gempa-gempa susulan yang memang terjadi berkali-kali pada saat itu.
    Kawasan pantai selatan Jawa Tengah khususnya pantai selatan Kabupaten/Kota Cilacap, Kabupaten Kebumen dan Kabupaten Purworejo telah lama menarik perhatian seiring jarangnya gempa di sini.Pada abad ke-19 kawasan Kebumen pernah dua kali menjadi bagian dari sumber gempa besar, masing-masing gempa 1840 dan gempa 1867. Gempa 1840 mungkin berkekuatan 7 skala Richter atau lebih, berpusat di daratan Jawa Tengah bagian selatan dan DIY serta dasar laut yang berhadapan dengannya. Sementara gempa 1867 jauh lebih besar dan diduga berkekuatan 8 skala Richter atau lebih dengan sumber gempa merentang mulai dari seluruh Jawa Tengah bagian selatan hingga separuh Jawa Timur bagian selatan. Pasca 1867, kawasan ini mengalami sedikitnya dua gempa kuat. Masing-masing pada 27 September 1937 (magnitudo 7.2 skala Richter) dengan sumber di dasar samudera sebelah selatan DIY dan pada 23 Juli 1943 (magnitudo 8.1 skala Richter) dengan sumber di dasar samudera sebelah selatan Cilacap (Ma’rufin Sudibyo, 2014: Mengapa Gempa Berulang di (Selatan) Kebumen?, ekliptika.wordpress.com)
    Setelah kejadian pada 1943, Kawasan pantai selatan Jawa Tengah khususnya lepas pantai Kabupaten/Kota Cilacap, Kabupaten Kebumen dan Kabupaten Purworejo kembali sepi hingga gempa bumi terjadi pada 2014 dan 2015.

    Himbauan untuk Masyarakat

    Bencana memang tidak ada yang tahu kapan akan terjadi. Tinggal di negara yang rawan bencana tak seharusnya menyurutkan semangat kita untuk tetap bertahan. Terlebih lagi di wilayah yang dekat dengan zona subduksi (zona penunjaman lempeng). Gempa bumi sewaktu-waktu tanpa basa-basi bisa saja mengguncang. Sebenarnya, gempa bumi sendiri tidaklah merusak, yang merusak adalah bangunan yang kita tempati ketika konstruksinya tidak kokoh ketika dilewati gelombang seismik. Untuk itu, dalam membangun suatu gedung atau perumahan, hendaklah memenuhi standar ketahanan terhadap goncangan (gempa bumi).
    Jadikan gempa-gempa yang pernah melanda wilayah Kebumen untuk meningkatkan kewaspadaan kita mengingat tingkat kerawanan gempa bumi pada zona subduksi di selatan pulau Jawa terbilang cukup tinggi. Terlebih untuk masyarakat di wilayah pesisir, jika ada gempa yang cukup kuat dirasakan, segeralah selamatkan diri ke tempat yang lebih aman. Jika potensi tsunami dikeluarkan oleh instansi resmi seperti BMKG juga pemerintah setempat, segeralah menjauh dari pantai menuju dataran tinggi.




    Penulis: Indri Ifantyana
                Mahasiswi Semester V Sekolah Tinggi Meteorologi Klimatologi dan Geofisika
                Unit Kerja : Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika
                                   (Stasiun Geofisika Klas 1Tangerang)

    _________________________________________________________________________________________

    DOWNLOAD CONTOH SURAT LAMARAN KERJA YANG BAIK DAN SIMPEL SERTA TEMPLATE DAFTAR RIWAYAT HIDUP(CURICULUM VITAE)

    _________________________________________________________________________________________
    KIRIMKAN INFORMASI / TULISAN / OPINI / UNEK-UNEK ANDA KE:
    beritakebumen@gmail.com

    =============================================================
    Untuk mendapatkan informasi terbaru, dan yang tidak terposting silahkan ikuti di:
    | FACEBOOK GRUP | FACEBOOK PROFIL | FACEBOOK FAN PAGE | TWITTER |
    =============================================================
    • Komentar Blogger
    • Komentar Facebook

    0 komentar:

    Post a Comment

    Silahkan Berkomentar yang Baik dan Bermanfaat!

    Item Reviewed: Potensi Gempa Bumi di Balik Pesona Kebumen Rating: 5 Reviewed By: Berita Kebumen Beriman
    Scroll ke atas