• Kabar Terkini

    22 March 2016

    Dugaan Pungli Kir Diminta Ditindak

    KEBUMEN (www.beritakebumen.info) - Ketua Forum Masyarakat Anti Korupsi (Formak) Hadi Waluyo mengungkapkan dugaan penyelewengan kir (uji kelaikan) kendaraan di Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) Kabupaten Kebumen sudah mengarah pada pungutan liar (Pungli).

    Hadi pun meminta pihak terkait segera menindak oknum yang terlibat dalam ketidakberesan tersebut. Apalagi Hadi Waluyo mencium adanya aliran dana dari hasil Pungli itu sampai pimpinan sebesar Rp 1,8 juta per minggu.

    Untuk itu patut dipertanyakan terkait pengawasan yang dilakukan legislatif selama ini. ”Begitu pula dengan penegak hukum terkait penelusuran masalah yang menjadi sorotan publik itu,” kata Hadi Waluyo di Cafe Mahkota Kebumen, Jumat (18/3).

    Ia pun menunjukkan sejumlah pemohon kir yang telah mengeluarkan biaya melebihi ketentuan. Antara lain Somadi (58), warga Desa Roworejo, Kecamatan/ Kabupaten Kebumen yang melakukan kir numpang dengan biaya Rp 500.000.

    Selain itu dialami Yono (45), warga Kelurahan Tamanwinangun, Kecamatan/Kabupaten Kebumen yang mengajukan permohonan pergantian buku yang hilang di Dishubkominfo Kebumen dengan diminta membayar Rp 600.000.

    “Ini jelas menyalahi Perda Nomor 8 tahun 2012,” kata Hadi waluyo sembari mengatakan, untuk pergantian buku uji yang hilang sesuai Perda hanya Rp 100.000.

    Biaya retribusi lainnya juga tercantum dalam Perda tersebut. Seperti tarif retribusi pengujian bus atau angkutan umum yang hanya Rp 34.000 untuk kendaraan berbobot 15.000 kg ke atas. Sedangkan biaya retribusi kendaraan berbobot sampai 4.999 kg hanya Rp 23.500.

    Besaran retribusi itu juga berlaku untuk mobil barang dan kendaraan khusus. Adapun untuk kereta gandengan dan kereta tempelan dengan berat 500 sampai dengan 9.999 kg hanya bertarif Rp 29.000. Untuk biaya pergantian buku uji Rp 7.000, biaya pergantian tanda uji untuk baut kawat dan segel Rp 7.500, biaya terlambat uji 2 persen perbulan, dan pergantian stiker samping Rp 15.000. Untuk kir ini ternyata masih ada pungutan lagi Rp 35.000-Rp 50.000. Hadi Waluyo menghitung jika sehari mencapai 100 kendaraan yang kir di Dishubkominfo Kebumen, maka satu bulan mencapai Rp 91 juta dan setahun Rp 1,92 miliar. Pengungkapan Formak itu dibantah Kabid Angkutan pada Dishubkominfo Kabupaten Kebumen Adi Widodo. Pihaknya pun menyayangkan adanya pengungkapan ke publik sebelum dilakukan klarifikasi. (K5-32/suaramerdeka.com)



    _________________________________________________________________________________________

    DOWNLOAD CONTOH SURAT LAMARAN KERJA YANG BAIK DAN SIMPEL SERTA TEMPLATE DAFTAR RIWAYAT HIDUP(CURICULUM VITAE)

    _________________________________________________________________________________________
    KIRIMKAN INFORMASI / TULISAN / OPINI / UNEK-UNEK ANDA KE:
    beritakebumen@gmail.com

    =============================================================
    Untuk mendapatkan informasi terbaru, dan yang tidak terposting silahkan ikuti di:
    | FACEBOOK GRUP | FACEBOOK PROFIL | FACEBOOK FAN PAGE | TWITTER |
    =============================================================
    • Komentar Blogger
    • Komentar Facebook

    0 comments:

    Post a Comment

    Silahkan Berkomentar yang Baik dan Bermanfaat!

    Item Reviewed: Dugaan Pungli Kir Diminta Ditindak Rating: 5 Reviewed By: Berita Kebumen Beriman
    Scroll ke atas