• Kabar Terkini

    27 February 2016

    Tekan Pengangguran dan Kemiskinan, Bupati Ingin Kebumen Bangun Kawasan Industri

    Bupati Kebumen, Ir.H. Mohammad Yahya Fuad, SE saat inspeksi di ruang Pentatrans Disnakertransos Kabupaten Kebumen. (Foto: Rahmat/BK)
    KEBUMEN (www.beritakebumen.info) - Kabupaten Kebumen menjadi wilayah dengan penduduk miskin terbanyak ke-2 di Jawa Tengah. Hal ini menjadi perhatian serius bagi pemerintah Kabupaten Kebumen dalam upaya menurunkan angka kemiskinan.

    Berbagai upaya peningkatkan kesejahteraan dan pelayanan kesehatan bagi masyarakat miskin saat ini belum mampu menekan tingginya angka kemiskinan. Oleh karenanya Pemkab Kebumen akan meningkatkan upaya-upaya penurunan angka kemiskinan. Baik melalui program nasional seperti JKN/BPJS, Raskin, PKH, PSKS, BSM maupun yang dilakukan secara mandiri semisal Jaminan Kesehatan Daerah (Jamkesda), BSM sumber APBD, UPT P2K, KUBE, hingga penyediaan lapangan kerja.

    Termasuk pengangguran yang menjadi salah satu penyebab timbulnya kemiskinan, harus lebih diperhatikan. Bupati Kebumen, Ir.H. Mohammad Yahya Fuad, SE berharap dapat menarik investor untuk meningkatkan ketersediaan lapangan pekerjaan mengingat angka pengangguran di Kebumen cukup tinggi. Ia menginginkan adanya sebuah kawasan industri di Kabupaten Kebumen. Meski ia sendiri merasa akan adanya kesulitan bagi para investor mendirikan pabrik besar di Kebumen dalam hal perijinan. Karena sebagian besar lahan di Kebumen adalah lahan teknis para petani.

    "Bisa kita lihat, dari Tunggal Roso (Prembun -red) sampai Ijo (Rowokele -red) di pinggir jalah hampir semuanya lahan teknis (sawah -red). Ijinnya pasti sulit. Sedangkan investor maunya buat pabrik ya dekat jalan." ungkap Fuad saat melakukan kunjungan kerja di Disnakertransos Kabupaten Kebumen, Jum'at (26/2/2015).
    Selain itu, masyarakat sekarang lebih sensitif terhadap isu lingkungan dan polusi.

    "Saya ingin ada kawasan industri di Kebumen, mungkin bisa di bagian selatan Klirong sampai Puring." imbuhnya.

    Bupati juga menginginkan agar Disnaertransos Kebumen senantiasa memfasilitasi para calon tenaga kerja, terutama dalam pembekalan keterampilan kerja hingga penempatannya.

    Terlepas dari permasalahan kurangnya lapangan kerja, dalam waktu dekat Bupati berencana meluncurkan ambulan gratis untuk masyarakat miskin di Kebumen. Mendirikan Kampung Inggris sebagai pendukung kemampuan bahasa khususnya bagi calon tenaga kerja, dan memanfaatkan 2 bangunan kosong di kawasan Pendopo Bupati sebagai panti asuhan bagi anak yantim. Dananya bukan berasal dari APBD, melainkan CSR.

    "Kalau ada Kampung Inggris sebagai bahasa dunia harusnya ada Kampung Arab dong sebagai Bahasa Akherat." ucap Fuad santai. (bk01/mat)



    _________________________________________________________________________________________

    DOWNLOAD CONTOH SURAT LAMARAN KERJA YANG BAIK DAN SIMPEL SERTA TEMPLATE DAFTAR RIWAYAT HIDUP(CURICULUM VITAE)

    _________________________________________________________________________________________
    KIRIMKAN INFORMASI / TULISAN / OPINI / UNEK-UNEK ANDA KE:
    beritakebumen@gmail.com

    =============================================================
    Untuk mendapatkan informasi terbaru, dan yang tidak terposting silahkan ikuti di:
    | FACEBOOK GRUP | FACEBOOK PROFIL | FACEBOOK FAN PAGE | TWITTER |
    =============================================================
    • Komentar Blogger
    • Komentar Facebook

    0 komentar:

    Post a Comment

    Silahkan Berkomentar yang Baik dan Bermanfaat!

    Item Reviewed: Tekan Pengangguran dan Kemiskinan, Bupati Ingin Kebumen Bangun Kawasan Industri Rating: 5 Reviewed By: Berita Kebumen Beriman
    Scroll ke atas