Kilas Berita:

Tenaga Bantu Satpol PP Kembali Digembleng

KEBUMEN (www.beritakebumen.info) - Sebanyak 70 personel tenaga bantu Satpol PP kembali digembleng, Rabu (20/1). Mereka yang direkrut melalui pihak ketiga sejak 2012 silam dan setiap tahunnya diperpanjang hingga sekarang.
Mereka diberi materi, meliputi tugas pokok fungsi Satpol PP, pembinaan mental fisik dan disiplin, pengaturan lalu lintas, PBB, dan wawasan kebangsaan.
Lokasi yang digunakan untuk penggemblengan tenaga bantu Satpol PP itu di Gedung Haji Jalan Veteran Kebumen. Pembukaan dilakukan Kasatpol PP Pemkab Kebumen RAI Ageng Sulistyo Handoko.
“Kegiatan penyegaran dan pembinaan ini, untuk meningkatkan kemampuan fisik dan mental, tertanamnya jiwa korsa, disiplin dan ketaatan terhadap aturan, serta keimanan dan ketakwaan,” kata Ageng.
Penggemblengan berlangsung selama tiga hari mulai Rabu-Jumat (20-25/1) dengan instruktur dari Kodim 0709 Kebumen serta PNS di lingkungan Satpol PP Pemkab Kebumen yang dikoordinasikan Kabid Penegakan Perda dan Peraturan Kepala Daerah Satpol PP Sugito Edy Parayitno.
Diterangkan Sugito, tenaga tersebut membantu tugas Satpol PP dalam menjalankan tugas ketertiban umum dan ketentraman masyarakat, serta penegakan Perda dan perlindungan masyarakat. “Dalam pelaksanaan tugas di lapangan mereka selalu didampingi Satpol PP yang berstatus PNS,” imbuh Sugito yang ditemui di selasela kegiatan tersebut.
Pencapaian SPM
Keberadaan tenaga bantu Satpol PP itu juga sangat dibutuhkan, mengingat jumlah PNS Satpol PP hanya 58 orang dan wilayah tugasnya mencakup seluruh kecamatan dan desa/kelurahan yang ada di Kebumen.
Dan sesuai standar pelayanan minimal (SPM) bidang ketentraman dan ketertiban, tugas Satpol PP, meliputi penyelenggaraan ketertiban umum yang harus patroli tiga kali sehari ke seluruh wilayah, penegakan perda yang harus dilaksanakan tanpa kecuali, serta penyiapan tenaga Linmas satu orang pada setiap RT di seluruh desa.
“Dengan demikian, penyediaan tenaga bantu satpol PP ini memberikan dampak yang signifikan ke arah pencapaian SPM tersebut,” jelasnya. Pada 2015 lalu, penegakan perda yang dicapai hingga 100 persen.
Namun diakui Sugito untuk penyelenggaraan patroli 3 kali sehari belum tercapai 100 persen, karena keterbatasan personel. Adapun penyiapan Linmas akan dicapai pada 2017 mendatang. Lebih lanjut, dalam penegakan perda dilakukan berdasarkan pengaduan masyarakat dan penemuan petugas.
Untuk pengaduan ditindaklanjuti dengan pembinaan dan yustisi (upaya penegakan hukum) secara persuasif. Temuan Satpol PP pada 2015 terdapat 800 pelanggaran perda menyangkut perizinan dan sudah ditindaklanjuti agar pihak bersangkutan segera mengurusnya.
“Target tahun 2016 ada 15 perda yang ditegakkan agar diprioritaskan. Selain perizinan juga gangguan lainnya,” terang Sugito yang tetap menerima masukan dan pengaduan dari masyarakat dan SKPD itu. (K5-32/www.suaramerdeka.com)



_________________________________________________________________________________________

DOWNLOAD CONTOH SURAT LAMARAN KERJA YANG BAIK DAN SIMPEL SERTA TEMPLATE DAFTAR RIWAYAT HIDUP(CURICULUM VITAE)

_________________________________________________________________________________________
KIRIMKAN INFORMASI / TULISAN / OPINI / UNEK-UNEK ANDA KE:
beritakebumen@gmail.com

=============================================================
Untuk mendapatkan informasi terbaru, dan yang tidak terposting silahkan ikuti di:
| FACEBOOK GRUP | FACEBOOK PROFIL | FACEBOOK FAN PAGE | TWITTER |
=============================================================

No comments

Silahkan Berkomentar yang Baik dan Bermanfaat!