• Kabar Terkini

    25 January 2016

    Gagal Panen, Petani Melon Merugi

    Petani di Ambalresmi panen melon yang kualitasnya kurang bagus (Dasih D/krjogja.com)
    AMBAL (www.beritakebumen.info) - Sebagian petani melon di Kecamatan Ambal Kebumen, merugi. Soalnya tanaman buah melon yang diaharapkan akan menunai panen yang lumayan, ternyata gagal tidak seperti yang diharapkan. "Memang panen tapi sedikit dan kualitasnya kurang baik". ujar sejumlah petani melon kecamatan Ambal ditemui KRjogja.com, Minggu (24/01/2016).

    Menurut mereka (petani melon-red), gagal panen mengakibatkan kerugian yang cukup besar. "Untuk menanam dan pemeliharaan tanaman di lahan seluas 1,25 hektare ini menghabiskan modal Rp 25 juta untuk pembelian bibit, pupuk,
    bensin untuk menyedot air dan upah tenaga kerja dengan modal yang berasal dari pinjaman kepada pemilik modal yang harus dikembalikan saat panen tiba. Agar kembali modal ditambah sedikit keuntungan minimal kami harus panen 7 ton melon kelas A, B dan C," ujar petani melon Desa Ambalresmi Kecamatan Ambal Kebumen, Supri, saat memanen melon di lahannya, Minggu (24/01/2016).

    Dalam kesempatan tersebut Supri hanya panen 2 ton melon kelas A, B dan C. Namun beberapa petani melon lainnya yang hamparan lahannya berdekatan dengan lahan milik Supri mengalami gagal panen akibat kualitas buah melonnya benar-benar tak layak konsumsi.

    "Saya memang agak beruntung karena bisa panen walaupun jumlah maupun kualitasnya jauh di bawah panen Oktober 2015 lalu. Melon yang saya panen ini kualitasnya kurang bagus karena didominasi melon kelas C. Paahal kualitas terbaik adalah kelas A disusul kelas B dan C," ujar Supri sambil menunjukkan melon panenannya yang ukurannya lebih kecil dibanding melon yang dipanen Oktober 2015 lalu.

    Rendahnya kualitas dan jumlah melon hasil panen Supri dan kegagalan panen di lahan sejumlah petani melon lainnya menurut beberapa petani diduga kuat akibat cuaca yang tak mendukung pertumbuhan buah melon.Cuaca yang didominasi oleh udara panas, namun sesekali diguyur hujan deras menurut mereka justru kurang menguntungkan kondisi tanaman.

    " Padahal sebetulnya harga melon saat ini sedang bagus, kelas A Rp 6 ribu per kilogram, kelas B Rp 4 ribu per kilogram dan kelas C Rp 2.500,- per kilogram," ujar Wahono, rekan Supri.(Dwi/krjogja.com)



    _________________________________________________________________________________________

    DOWNLOAD CONTOH SURAT LAMARAN KERJA YANG BAIK DAN SIMPEL SERTA TEMPLATE DAFTAR RIWAYAT HIDUP(CURICULUM VITAE)

    _________________________________________________________________________________________
    KIRIMKAN INFORMASI / TULISAN / OPINI / UNEK-UNEK ANDA KE:
    beritakebumen@gmail.com

    =============================================================
    Untuk mendapatkan informasi terbaru, dan yang tidak terposting silahkan ikuti di:
    | FACEBOOK GRUP | FACEBOOK PROFIL | FACEBOOK FAN PAGE | TWITTER |
    =============================================================
    • Komentar Blogger
    • Komentar Facebook

    0 komentar:

    Post a Comment

    Silahkan Berkomentar yang Baik dan Bermanfaat!

    Item Reviewed: Gagal Panen, Petani Melon Merugi Rating: 5 Reviewed By: Berita Kebumen Beriman
    Scroll ke atas