• Kabar Terkini

    29 November 2015

    Setop TB-HIV, Partnership Dikukuhkan

    KEBUMEN (www.beritakebumen.info) - Setop Tuberculosis dan Human Immunodeficiency Virus (TB-HIV) Partnership dikukuhkan dalam rapat koordinasi antara Sub-Sub Recipient (SSR) TB Aisyiyah Kebupaten Kebumen dengan sejumlah LSM di Hotel Candisasi Karanganyar, baru-baru ini.

    Kegiatan dibuka Pemimpin Daerah Aisyiyah (PDA) Kebumen, Budi Lestari itu diikuti antusias oleh para peserta.

    Bahkan sejumlah organisasi separti Dharma Wanita Persatuan, Persit Kartika Candrakirana, Bhayangkari, Pramuka, Ikatan Dokter Indonesia (IDI), Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM), KDS Moving On, Muslimat.

    Selain itu, IGTKI, PMI, Ikatan Bidan Indonesia (IBI), Kerukunan Keluarga Besar BNI (KK BBNI), Ikatan Keluarga Pos Indonesia (IKPI), LSM Bina Insani, FPA Bougenville, GOW, TP PKK Kabupaten, PDA Kebumen dan IGABA, melakukan komitmen bersama untuk terus berusaha mengendalikan penyebaran penyakit TB-HIV

    . Ketua Stop TB HIV Partnership Sri Winarti mengatakan, penyebaran TB-HIV di Kabupaten Kebumen sudah menjadi masalah serius.

    Pasalnya, jumlah penderita TB-HIV di Kebumen cukup banyak. Sejak 2009 itu pun ditemukan 6.021 suspect serta 743 positif TB. Dari jumlah tersebut, 475 orang sembuh dan 36 penderita TB meninggal dunia. Hingga Oktober 2015 ini terdapat 77 kasus HIV/AIDS. Jika dikomulatifkan sejak 2003 jumlahnya mencapai 463 kasus.

    Hidup Sehat

    Diharapkan adanya kebersamaan dan kepedulian berbagai pihak maka penyebaran TB-HIV dapat diminimalisasi. “Kita akan terus menyosialisasikan kepada masyarakat untuk pola hidup sehat,” katanya.

    Perwakilan IBI Kebumen, Budi Suryanti menambahkan, kegiatan Stop TB-HIV Partnership harus istikomah (konsisten) dan berkelanjutan. Pihaknya pun mengusulkan agar dilaksanakan pertemuan rutin setiap bulan.

    “Dan kami siap menfasilitasi untuk membahas berbagai program kerja,” paparnya. Ketua FPA Bougenville Kebumen Solehan mengatakan, adanya komitmen bersama untuk menciptakan Kebumen yang lebih sehat diharapkan akan benar-benar mampu mengendalikan penyebaran TB-HIV.

    Diharapkan Stop TB-HIV Partnership ini benarbenar hidup dan mempunyai kiprah di masyarakat. “Jangan sampai Stop TB HIV Partnership ini hanya menjadi organisasi prasasti, artinya terbentuk namun tidak ada karya nyata,” imbuh Solehan.

    Koordinator SSR Aisyiyah Kebumen, Sri Hadi mengatakan, TB-HIV sudah menjadi ancaman serius sehingga diperlukan kepedulian banyak pihak untuk mengendalikannya. “Maka kepada semua organisasi yang memiliki kader militan diharapkan dapat bergabung dengan Stop TB HIV Partnership,”ucapnya.(K5-52/suaramerdeka.com)



    _________________________________________________________________________________________

    DOWNLOAD CONTOH SURAT LAMARAN KERJA YANG BAIK DAN SIMPEL SERTA TEMPLATE DAFTAR RIWAYAT HIDUP(CURICULUM VITAE)

    _________________________________________________________________________________________
    KIRIMKAN INFORMASI / TULISAN / OPINI / UNEK-UNEK ANDA KE:
    beritakebumen@gmail.com

    =============================================================
    Untuk mendapatkan informasi terbaru, dan yang tidak terposting silahkan ikuti di:
    | FACEBOOK GRUP | FACEBOOK PROFIL | FACEBOOK FAN PAGE | TWITTER |
    =============================================================
    • Komentar Blogger
    • Komentar Facebook

    0 comments:

    Post a Comment

    Silahkan Berkomentar yang Baik dan Bermanfaat!

    Item Reviewed: Setop TB-HIV, Partnership Dikukuhkan Rating: 5 Reviewed By: Berita Kebumen Beriman
    Scroll ke atas