Kilas Berita:

Bendung Kaligending Terbengkelai

KARANGSAMBUNG (www.beritakebumen.info) - Bendung Kaligending di Desa Kaligending, Kecamatan Karangsambung, Kebumen yang kondisinya sudah hancur masih dibiarkan terbengkelai.

Rencana pembangunan yang sempat diajukan mencapai Rp 50 miliar pun tidak kunjung direalisasikan. Kasim (60), mantan penjaga Bendung Kaligending yang ditemui Suara Merdeka , Senin (31/8) mengungkapkan, selama dirinya bertugas memang sudah berulangkali diusulkan agar segera dibangun. Namun sampai dirinya pensiun beberapa waktu lalu, ternyata belum kunjung diperbaiki.

”Memang kondisi bendungnya semakin memperihatinkan,” kata Kasim yang bertempat tinggal di Desa Kaligending itu. Anggota DPRD Kabupaten Kebumen, Danang Adi Nugroho mendesak kepada pihak terkait dalam hal ini Balai Besar Wilayah Serayu Opak Purworejo segera memperbaiki bendung tersebut.

Jika memang sudah tidak berfungsi dan tidak memungkinkan untuk dibangun lagi, lanjut Danang, pihaknya meminta ada sikap yang jelas dari pihak terkait. Politisi PDIP yang bertempat tinggal di Desa Plumbon, Kecamatan Karangsambung itu pun mengajak eksekutif dan legislatif yang membidangi hal tersebut ikut memberi masukan.

Bendung Dipotong

”Kami mlihat ada kerusakan dan tidak akan tinggal diam,” tandas politisi muda ini. Dengan belum jelasnya penanganan Bendung Kaligending, kata Danang, selain menambah kerusakan yang ada juga mengganggu pemandangan.

Untuk diketahui, bendung tersebut tidak berfungsi sebagai penyuplai air irigasi bagi 2.948 hektare sawah di Kebumen bagian selatan akibat bagian kerucutnya dikepras setinggi 2 meter pada 2000 silam. Ini menyusul protes dari sejumlah warga di Kecamatan Karangsambung dengan alasan menimbulkan banjir setiap musim penghujan.

Warga pun mengajukan tuntutan melalui jalur hukum agar permukaan bendung dipotong supaya desa mereka terbebas banjir. Hingga akhirnya, berdasarkan putusan pengadilan, permukaan bendung dipotong setinggi 2 meter. Namun yang terjadi kemudian justru areal pertanian terkena dampaknya karena tidak lagi mendapat suplai air dari irigasi bendung tersebut.

Dari sawah irigasi teknis dengan dua kali musim tanam padi per tahun, berubah jadi sawah tadah hujan yang hanya satu kali musim tanam padi per tahun. Dan selama belasan tahun, petani di sejumlah wilayah kabupaten berslogan Beriman ini mengalami kerugian akibat pemotongan kerucut Bendung Kaligending.(K5-52/Suaramerdekaa.com)



_________________________________________________________________________________________

DOWNLOAD CONTOH SURAT LAMARAN KERJA YANG BAIK DAN SIMPEL SERTA TEMPLATE DAFTAR RIWAYAT HIDUP(CURICULUM VITAE)

_________________________________________________________________________________________
KIRIMKAN INFORMASI / TULISAN / OPINI / UNEK-UNEK ANDA KE:
beritakebumen@gmail.com

=============================================================
Untuk mendapatkan informasi terbaru, dan yang tidak terposting silahkan ikuti di:
| FACEBOOK GRUP | FACEBOOK PROFIL | FACEBOOK FAN PAGE | TWITTER |
=============================================================

No comments

Silahkan Berkomentar yang Baik dan Bermanfaat!