Kilas Berita:

KKM Diharapkan Ambil Peluang

KEBUMEN (www.beritakebumen.info) - Koalisi Kebersamaan Membangun (KKM) yang sempat meredup, menyusul gencarnya Koalisi Kebumen Beriman (KKB) dalam memunculkan sejumlah kandidat, diharapkan bisa mengambil peluang dalam kesempatan sekarang.

Pasalnya, kandidat yang dimunculkan KKB itu belum ada kejelasan akan dipasangkan dengan siapa. Di samping itu, kemunculan sejumlah kandidat di dalam KKB itu, juga memunculkan spekulasi adanya perpecahan.

Menurut Penangung Jawab Program Forum Masyarakat Sipil (Formasi) Kebumen, Fuad Habib, spekulasi adanya perpecahan itu, karena koalisi yang dibangun partai-partai politik cenderung mengedepankan kepentingan pengurus. “Jadi ada semacam ego pengurus, tapi bukan ego partai,” tandasnya. Pihaknya pun menekankan pentingnya kesamaan platform, agenda, maupun ideologi dan visi misi partai.

Sehingga, ketika masing-masing partai politik yang bergabung dalam koalisi memunculkan kandidatnya, maka tidak terjadi kebuntuan dalam membahasnya secara bersama-sama. Seperti yang terjadi pada KKB akhir-akhir ini.

Fuad yang ditemui Suara Merdeka kemarin menyayangkan hal tersebut. Terlebih, pelaksanaan Pilkada yang kian dekat itu membutuhkan waktu yang tidak sedikit untuk memilih calon yang sesuai harapan masyarakat.

“Untuk itu perlu membuka ruang dialog dan komunikasi yang dilandasi prinsip kebersamaan serta agenda partai ke depan,” imbuhnya. Setelah Khayub Muhamad Lutfi diusung Partai Nasdem, giliran Barli Halim yang dijagokan PAN.

Tunggu DPP

Selanjutnya masih ada Partai Gerindra, Partai Golkar, PKB, PPP dan PKS yang bergabung dalam KKB dan ikut menjagokan kandidatnya masing-masing. Proses penjaringan dan penyaringan kandidat yang dilakukan masing-masing partai politik itu pun menunggu keputusan DPP.

Sehingga, kecenderungan partai di daerah hanya disetir pusat. Padahal, partai di Kebumen tidak ada yang bisa mengusung calon sendiri. Situasi politik yang demikian itu perlu disikapi KKM yang dimotori Partai Demokrat. “KKM diharapkan mengambil peluang ini, untuk menyuguhkan calon alternatif.

Kami kira masyarakat sangat menunggu hal itu (calon alternatif-Red),” jelas Fuad. Ia pun memprediksikan minimal ada tiga pasangan calon yang akan bersaing dalam pesta demokrasi yang digelar 9 Desember mendatang. Untuk KKB kemungkinan akan terpecah menjadi dua koalisi. Selanjutnya satu pasangan calon yang diusung KKM.

Namun tidak menutup kemungkinan pula PDI Perjuangan yang telah menjaring kandidat juga mengusung pasangan caon sendiri. Dan, kekurangan satu kursi dari partai berlambang banteng dalam lingkaran tersebut dapat diisi Partai Hanura yang hanya memiliki kursi Dewan semata wayang.

Namun, Wakil Ketua DPC Partai Hanura Sakur Jaelani buruburu menegaskan, masih melihat dan menunggu perkembangan politik di kabupaten berslogan Beriman ini dalam menghadapi Pilbup mendatang. “Kami tunggu saja perkembangannya,” tegas Sakur, politisi asal Desa Tanjungmeru, Kecamatan Kutowinangun itu. (K5-32/suaramerdeka.com)



_________________________________________________________________________________________

DOWNLOAD CONTOH SURAT LAMARAN KERJA YANG BAIK DAN SIMPEL SERTA TEMPLATE DAFTAR RIWAYAT HIDUP(CURICULUM VITAE)

_________________________________________________________________________________________
KIRIMKAN INFORMASI / TULISAN / OPINI / UNEK-UNEK ANDA KE:
beritakebumen@gmail.com

=============================================================
Untuk mendapatkan informasi terbaru, dan yang tidak terposting silahkan ikuti di:
| FACEBOOK GRUP | FACEBOOK PROFIL | FACEBOOK FAN PAGE | TWITTER |
=============================================================

No comments

Silahkan Berkomentar yang Baik dan Bermanfaat!