Kilas Berita:

Ganjar : Jalur Alternatif Daendels-Kebumen Masih Rusak Parah

KEBUMEN (www.beritakebumen.info) - Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo menyatakan, sejumlah jalur alternatif di Jawa Tengah (Jateng) selatan dan utara, masih belum layak dilalui kendaraan pemudik. Meski demikian, pihaknya mengatakan sudah melakukan penambalan dan akan segera mempercepat perbaikan jalan tersebut.

“Jalan alternatif seperti jalur lingkar selatan antara Daendels-Kebumen-Purworejo, itu masih cukup parah. Kondisi serupa juga masih terlihat di jalur-jalur alternatif di daerah Cepu. Jalan tersebut, baru saya (tambal-red) dulu saja dan ada beberapa yang kita percepat perbaikannya,” ujar Ganjar kepada wartawan usai menghadiri upacara Penutupan Pendidikan dan Wisuda Sarjana Taruna Akademi Militer tingkat IV TP 2014/2015 di komplek Akmil, Kota Magelang, Jumat (10/7/2015).

Meski jalur alternatif di wilayah lintasan selatan dan utara masih kurang baik, politisi PDI Perjuangan itu juga mengaku telah mengecek jalur lainnya di wilayah Jateng, seperti Wonosobo-Banjarnegara. Jalur tersebut, kata dia, sudah cukup baik. Termasuk, jalan-jalan besar di wilayah lain juga sudah baik.

Ribuan Petugas

Ganjar memperkirakan ada 6,88 juta pemudik yang sudah mulai bergerak menuju Jateng sejak Jumat (10/7) kemarin. Para pemudik itu, ujarnya, berasal dari wilayah DKI Jakarta dan Jawa Barat. Dia menambahkan, ribuan petugas sudah diterjunkan ke lokasi-lokasi jalur alternatif yang rusak tersebut untuk memberi petunjuk pemudik agar melewati jalur-jalur alternatif yang lebih baik.

Selain menerjunkan ribuan petugas, pasukan TNI/Polri sudah didistribusikan ke seluruh titik-titik di jalur yang dilalui pemudik. Termasuk, jajaran perwira Polda Jateng disebut Ganjar memantau jalur mudik di Jateng.


“Kapolda Jawa Tengah (Irjen Pol Nur Ali) sudah menginap di Brebes untuk memantau langsung limpahan pemudik di sana yang hendak menuju Jawa Tengah," katanya.

Ganjar menambahkan, secara keseluruhan jalan di Jateng sudah cukup baik dan siap untuk dilalui pemudik. Hanya saja, diakuinya ada beberapa ruas yang belum selesai diperbaiki, misalnya di jalur Pantura yang seharusnya selesai tiga lapis, namun ada yang baru selapis.

Sementara itu, Kepala Seksi (Kasi) Jalan Balai Pelaksana Teknis (BPT) Bina Marga Wilayah Magelang, Joko Winangun menyatakan, pihaknya juga telah memperbaiki jalan Provinsi sepanjang 30 kilometer (km). Tujuh ruas jalan yang diperbaiki itu, seperti, ruas Muntilan-Klangon, Blondo-Mendut, Magelang-Salaman, Salaman-Bener, Jalan Sarwo Edi Kota Magelang, Blabak-Jrakah, Magelang-Ngablak.

Menurutnya, jalan tersebut cukup perlu diperbaiki karena sudah berlubang. Selain cukup berbahaya bagi pengguna jalan, beberapa ruas jalan juga masih minim penerangan. Dia menghimbau agar para pengguna jalan betul-betul berhati-hati melewati jalur Pakis-Magelang, Ketep Pass-Perbatasan Boyolali, lantaran jalan rusak dan berlubang.

“Hal ini lantaran banyak truk material overtonase yang melintasi jalur itu,” tandasnya. (TribunNews.com)




_________________________________________________________________________________________

DOWNLOAD CONTOH SURAT LAMARAN KERJA YANG BAIK DAN SIMPEL SERTA TEMPLATE DAFTAR RIWAYAT HIDUP(CURICULUM VITAE)

_________________________________________________________________________________________
KIRIMKAN INFORMASI / TULISAN / OPINI / UNEK-UNEK ANDA KE:
beritakebumen@gmail.com

=============================================================
Untuk mendapatkan informasi terbaru, dan yang tidak terposting silahkan ikuti di:
| FACEBOOK GRUP | FACEBOOK PROFIL | FACEBOOK FAN PAGE | TWITTER |
=============================================================

No comments

Silahkan Berkomentar yang Baik dan Bermanfaat!