Kilas Berita:

Sandplay Therapy dan Manfaatnya

KESEHATAN (www.beritakebumen.info) - Pasir merupakan sesuatu yang sudah tidak asing bagi kita dan paling mudah dijumpai. Dalam dunia konstruksi pasir ini digunakan sebagai bahan bangunan. Akan tetapi tahukah Anda jika pasir dapat digunakan sebagai terapi yang dapat membantu kesembuhan penyakit. Salah satu terapi yang menggunakan material ini adalah sandplay therapy.

Di Negara-negara maju terapi ini sudah umum dilakukan bahkan sudah ada organisasi tersendiri seperti Sandplay Therapist of America (STA) di Amerika, Sandplay Therapist of Australia and New Zealand Association (STANZA) di Australia, The Japan Association of Sandplay Therapy di Jepang dan masih banyak lagi yang lainnya.

Sandplay therapy atau terapi bermain pasir sendiri adalah sebuah teknik psikoterapeutik yang memungkinkan seseorang menyusun benda kecil/mainan dalam kotak berisi pasir dan membangun 'dunia pasir' berdasarkan dimensi dunia realitasnya. Terapi nonverbal seperti terapi pasir ini adalah yang paling efisien untuk mengakses dan melepaskan perasaan tanpa disadari sehingga dapat meningkatkan kesembuhan.

Terapi ini bisa diterapkan pada anak-anak, remaja, orang dewasa, keluarga, pasangan dan juga secara berkelompok. Perasaan anak dinyatakan dalam perilaku mereka terutama saat anak menunjukkan perilaku mengganggu orang lain atau mengganggu kehidupan keluarga dalam beberapa cara. Bermain dengan pasir memberikan anak-anak kesempatan untuk mengekspresikan kehidupan perasaan mereka dalam gerakan, suara, simbol dan gambar. Maka hal ini sandplay dikenal sebagai modalitas terapeutik untuk anak-anak dan orang dewasa. Sandpaly therapy mampu mentransfer pengalaman pribadi ke bentuk permainan dengan menciptakan dunia pasir dan tiga dimensi. Disamping menyatakan perasaan, emosi dan masalah, terapi ini meningkatkan kesadaran diri dan komunikasi.

Sejarah Terapi Pasir

Sandplay therapy dimulai pada tahun 1920-an. Terapi ini telah dipelopori oleh Dora Klaff yang menekankan ruang yang bebas dan aman. Klaff mengakui bahwa terapi ini memiliki obat alami bagi anak-anak dan memberikan anak-anak tentang realitas kehidupan sehari-hari. Penggunaan pasir di dalam proses terapeutik dimulai dengan pediatrician Inggris, Margaret Lowenfield, akhir 1920-an dengan menemukan media yang mampu memberikan atraksi yang menarik bagi anak anak dan menyediakan kemampuan yang tepat yang mana pengamat dan anak anak dapat berkomunikasi sewaktu anak anak sedang melakukan terapi.

Sejumlah penelitian sudah banyak dilakukan untuk mengembangkan terapi ini, seperti penelitian yang dilakukan oleh Kerry Robertson (2012) dari Canterbury Christ Church University. Ia meneliti 5 anak berumur 5- 6 tahun yang menderita ODD (Oppositional Defiant Disorder) dan dilakukan sandplay therapy sebanyak 15 sesi terapi. Terapi ini menunjukkan hasil yang progresif dalam perbaikan gangguan tersebut seperti anak menjadi tidak temperamen, membangkang, tidak menganggu anak lain dan tidak menyalahkan teman lain. Penelitian lain juga menemukan bahwa dengan sandplay terapi dapat membantu mengurangi kecemasan, depresi, ADHD/hiperaktif, kenakalan remaja.

Manfaat Terapi Pasir

Banyak sekali manfaat dari terapi ini antara lain dapat membantu meningkatkan kemampuan mental, emosi dan kesehatan, membantu meningkatkan lisan dan komunikasi, merangsang pemikiran kritis, mengurangi tekanan emosi, membantu meningkatkan keterampilan sosial, menciptakan suasana pembelajaran yang menyenangkan dan meningkatkan kemampuan motorik halus melalui kegiatan dalam terapi pasir.

Pelaksanaan Terapi Pasir

Bahan / alat untuk menjalankan terapi pasir antara lain, air, baskom, wadah yang berukuran 75cm x 55cm x 20 cm yang berisi pasir bersih baik kering atau basah, simbol atau miniatur seperti ikan, kerang, bangunan, batu, peralatan rumah, binatang, manusia dewasa, anak-anak, pohon, jembatan, perhiasan dan kenderaaan adalah elemen lain yang diperlukan.

Ada tiga fase utama bagi terapi pasir yaitu fase sebelum, selama dan setelah sesi dilakukan. Tahap sebelum sesi adalah penyediaan kamar yang kondusif, peralatan yang memadai untuk anak. Semua alat ini disusun di atas rak dengan rapi untuk memudahkan anak-anak untuk memilih objek yang disukainya. Mangkuk kecil juga diperlukan bagi anak-anak yang ingin membentuk kolam atau sungai. Sikat dan handuk adalah peralatan yang diperlukan bagi anak-anak yang ingin membersihkan peralatan dan tangan mereka. Selain itu, tempat air dan penyemprot air diperlukan untuk melembabkan pasir yang telah dibangun. Adalah lebih baik juga jika dapat dikombinasikan alunan musik yang lembut dan relaksasi dapat membantu anak untuk meluapkan perasaan.

Selama sesi terapi kita harus menciptakan kondisi yang tenang dan biarkan anak bermain sesuai dengan apa yang dipikirkannya, kita tidak boleh memberikan instruksi ataupun interupsi. Kita atau terapis hanya boleh menanyakan pertanyaan terbuka seperti: "Apa yang kamu ciptakan di dalam wadah ini?" Atau: "Beritahu saya tentang singa, ular atau kuda di dalam dunia kamu ini?".

Sesi terakhir adalah sesi setelah Terapi. Dalam sesi ini ahli terapi berperan untuk membuat kesimpulan dengan melihat hasil terapi pasir yang dilakukan anak-anak dengan mengambil gambar hasil bekas tersebut untuk memudahkan proses interpretasi.

Alam sudah menyediakan sumber energi dan materi terbesar untuk manusia. Sandplay therapy adalah salah satu bukti pemanfaatan alam bagi peningkatan kesehatan. Selain efisien terapi ini juga mudah, murah dan ramah lingkungan. Anda ingin mencoba?

(Penulis: Salis Miftahul Khoeriyah |Mahasiswa S2 Keperawatan STIKES Jenderal Achmad Yani Cimahi)




_________________________________________________________________________________________

DOWNLOAD CONTOH SURAT LAMARAN KERJA YANG BAIK DAN SIMPEL SERTA TEMPLATE DAFTAR RIWAYAT HIDUP(CURICULUM VITAE)

_________________________________________________________________________________________
KIRIMKAN INFORMASI / TULISAN / OPINI / UNEK-UNEK ANDA KE:
beritakebumen@gmail.com

=============================================================
Untuk mendapatkan informasi terbaru, dan yang tidak terposting silahkan ikuti di:
| FACEBOOK GRUP | FACEBOOK PROFIL | FACEBOOK FAN PAGE | TWITTER |
=============================================================

No comments

Silahkan Berkomentar yang Baik dan Bermanfaat!