Kilas Berita:

Pria Mabuk Aniaya Kades

PREMBUN (www.beritakebumen.info) - Seorang pria yang diduga dalam kondisi mabuk minuman keras menganiaya seorang Kepala Desa Kedungwaru, Kecamatan Prembun, Minggu (14/6) sekitar pukul 11.30 WIB. Muhamad Anwar alias Pece (23), pria mabuk yang tidak memiliki pekerjaan tetap tersebut, melakukan penganiayaan terhadap kepala desanya, Bachrodin.

Karena terbukti melakukan penganiayaan, Pece telah ditetapkan menjadi tersangka dan diamankan di Mapolsek Prembun untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya. Kejadian berawal ketika Bachrodin baru pulang dari Pasar Prembun.
Tiba-tiba muncul sepeda motor yang dikendarai Pece dengan kecepatan tinggi langsung datang ke rumah sang kepala desa hingga nyaris menabrak pintu masuk. Seketika Pece menghentikan kendaraannya, langsung menghampiri Bachrodin dan mengancam akan membunuhnya dengan menggunakan pisau dapur.
Entah kenapa Pece langsung melakukan aksi penganiayaan terhadap sang kades. Warga yang melihat aksi itu berusaha melerai. Bukannya menghentikan aksinya, Pece malah semakin brutal menganiaya Bachrodin.
Setelah berhasil dilerai oleh warga lain yang datang, Pece langsung kabur meninggalkan desanya. Sang kepala desa pun menderita luka lebam di dahi kanan hingga bibir sebelah kanan berdarah.
Kasus itu menyulut kemarahan warga hingga melaporkannya ke Mapolsek Prembun. Warga setempat bersama anggota Polsek Prembun pun mencarinya dan berhasil menangkap tersangka di sebuah warung di Desa Winong, Kecamatan Mirit, Minggu (14/6) malam sekitar pukul 20.00 WIB.
Karena kesalnya tersangka telah berbuat onar, massa pun sempat menghakimi tersangka sebelum diamankan ke Mapolsek Prembun. Ditemui di Mapolsek Prembun, Pece mengaku melakukan penganiayaan karena kesal sang kepala desa tidak memberikan pinjaman uang.
Pece kesal karena kepala desa pernah berjanji akan memberikan pinjaman uang, tapi tak kunjung memberikannya. “Ya untuk usaha,” katanya dengan sesenggukan karena menangis.
Sementara itu, Bachrodin, saat ditemui di kantornya menjelaskan, dirinya tak pernah janji akan memberikan pinjaman uang kepada tersangka. Bachrodin, hanya mengakui pelaku memang warganya dan sering membuat onar dikampungnya.
Polisi kini masih mendalami kasus penganiayaan ini, serta meminta keterangan dari pelaku dan beberapa warga sebagai saksi mata kejadian. Selain mengamankan pelaku yang masih dalam kondisi mabuk, polisi juga mengamankan sebuah pisau dapur yang hendak digunakan pelaku untuk menyakiti sang kepala desa.(ori/din/radarbanyumas)



_________________________________________________________________________________________

DOWNLOAD CONTOH SURAT LAMARAN KERJA YANG BAIK DAN SIMPEL SERTA TEMPLATE DAFTAR RIWAYAT HIDUP(CURICULUM VITAE)

_________________________________________________________________________________________
KIRIMKAN INFORMASI / TULISAN / OPINI / UNEK-UNEK ANDA KE:
beritakebumen@gmail.com

=============================================================
Untuk mendapatkan informasi terbaru, dan yang tidak terposting silahkan ikuti di:
| FACEBOOK GRUP | FACEBOOK PROFIL | FACEBOOK FAN PAGE | TWITTER |
=============================================================

No comments

Silahkan Berkomentar yang Baik dan Bermanfaat!