Kilas Berita:

PN Baru Terima Dua Kandidat Permohonan Maju Pilbup

KEBUMEN (www.beritakebumen.info) - Pengadilan Negeri (PN) Kebumen baru menerima permohonan dari dua kandidat yang akan maju dalam Pilbup 9 Desember mendatang. Dari dua nama itu, tidak ada yang mengisi posisi calon bupati.

Praktis, keseriusan kandidat bupati yang sudah tersebar lewat spanduk dan baliho di berbagai sudut jalan itu pun dipertanyakan. Dua kandidat yang mengajukan permohonan kepada PN Kebumen sebagai syarat maju sebagai calon wakil bupati itu, yakni Yudhy Tri Hartanto dari PDI Perjuangan dan KH Yazid Mahfudz dari PKB.

Permohonannya terkait surat keterangan tidak pernah dijatuhi pidana penjara, karena melakukan tindak pidana yang diancam dengan pidana penjara lima tahun atau lebih, surat keterangan tidak sedang dicabut hak pilihnya, serta surat keterangan tidak pernah dijatuhi pidana penjara, karena melakukan tindak makar berdasarkan putusan pengadilan yang telah memperoleh kekuatan hukum tetap. Humas PN Kebumen Afit Rufiadi membenarkan hal itu.

Menurut dia, dua kandidat tersebut juga mengajukan surat keterangan tidak dalam keadaan pailit dan tidak dalam tanggungan utang. “Namun untuk permohonan itu tidak di sini (PN Kebumen), tetapi di PN Semarang,” katanya.

Lebih lanjut, surat keterangan tersebut sebagai bukti pemenuhan syarat calon wakil bupati, sebagaimana dimaksud dalam Pasal 7 huruf g UU Nomor 8 tahun 2015 tentang Perubahan atas UU Nomor 1 tahun 2015 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti UU Nomor 1 tahun 2014 tentang Pemilihan Gubernur, Bupati, dan Wali Kota menjadi UU, serta ketentuan Pasal 38 ayat (2) huruf n Peraturan Pemerintah Nomor 6 tahun 2005 tentang Pemilihan, Pengesahan, Pengangkatan, dan Pemberhentian Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah, jo ketentuan angka 8 Pasal 38 ayat (1) huruf f Peraturan Pemerintah Nomor 49 tahun 2008 tentang Perubahan Ketiga atas Peraturan Pemerintah Nomor 6 tahun 2005.

Disetir Pusat

Baik Yudhy maupun Yazid telah mendapatkan surat keterangan tersebut. Adapun kandidat lain, hingga kemarin belum kunjung mengurus permohonan kepada PN Kebumen. Justru langkah kandidat bupati lebih mendahulukan melakukan tebar pesona dengan memasang baliho dan spanduk di sudut-sudut jalan. Menurut Penanggung Jawab Program Forum Masyarakat Sipil (Formasi) Kebumen Fuad Habib, para calon bupati tampaknya belum yakin mendapatkan rekomendasi. Terutama calon yang berasal dari luar partai.

Rekomendasi yang turun nanti, kata Fuad, kecenderungannya hanya untuk kandidat bupati, mengingat koalisi dari partai politik yang ada di Kebumen belum jelas dan tidak ada partai politik yang bisa mengusung pasangan calon sendiri. Adapun untuk kandidat wakil bupati, lanjut Fuad, tidak terlalu terbebani untuk menunggu rekomendasi dari DPP, sehingga dengan mengurus permohonan di PN Kebumen, maka tinggal mengikuti untuk dipasangkan dengan siapa. “Jadi, kandidat bupati belum ada yang berani.

Apalagi partai di daerah kecenderungannya disetir dari pusat,” jelas Fuad. Dari pemetaan kandidat bupati di luar partai politik antara lain Djuwarni, Wahjoe Boedi Oetomo, Margunanto, Bambang Widodo, Muji Basuki, Khayub Muhamad Lutfi, Yahya Fuad, dan Daryadi. (K5-32/suaramerdeka)



_________________________________________________________________________________________

DOWNLOAD CONTOH SURAT LAMARAN KERJA YANG BAIK DAN SIMPEL SERTA TEMPLATE DAFTAR RIWAYAT HIDUP(CURICULUM VITAE)

_________________________________________________________________________________________
KIRIMKAN INFORMASI / TULISAN / OPINI / UNEK-UNEK ANDA KE:
beritakebumen@gmail.com

=============================================================
Untuk mendapatkan informasi terbaru, dan yang tidak terposting silahkan ikuti di:
| FACEBOOK GRUP | FACEBOOK PROFIL | FACEBOOK FAN PAGE | TWITTER |
=============================================================

No comments

Silahkan Berkomentar yang Baik dan Bermanfaat!