Kilas Berita:

Jamaah Thoriqoh Syadziliyyah Padati Al Falah

KEBUMEN (www.beritakebumen.info) - Puluhan ribu anggota jamaah Thoriqoh Syadziliyyah dari berbagai daerah di Indonesia memadati Pondok Pesantren Al Falah, Somolangu Wetan, Desa Sumberadi, Kebumen, Kamis (4/6). Kehadiran jamaah yang sebagian berasal dari luar daerah, seperti Jawa Barat, Jawa Timur, dan Sumatera dalam rangka menghadiri haul mursyid Thoriqoh Syadziliyyah, Syaikh Abdurrohman dan Syaikh Thoifur.

Jamaah yang meluber hingga di jalan dan rumah warga, secara khusyuk mengikuti mujahadah dan doa bersama yang dipimpin Mursyid Thoriqoh Syadziliyyah yang juga pengasuh Pondok Pesantren Al Falah Kiai Musyaffa’Ali. Acara dihadiri Sekretaris Daerah (Sekda) Kebumen Adi Pandoyo. Sebagian jamaah yang dari luar daerah sudah datang jauh hari sebelumnya dengan menginap di rumah warga yang berada di sekitar pondok pesantren.

Sedangkan jamaah yang berasal dari Kebumen, datang secara rombongan menggunakan bus hingga mobil pribadi. Putra Mursyid Thoriqoh Syadziliyyah Muh Zulvian Ikvina menjelaskan, jamaah Thoriqoh Syadziliyyah mempunyai dua agenda besar setiap tahun.

Yaitu bulan maulid memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW dan bulan Sya’ban untuk memperingati Haul Syaikh Abdurrohman dan puteranya Syaikh Thoifur beserta seluruh guru Thoriqoh Syadziliyyah.

Kenang Jasa

Acara selalu dihadiri puluhan ribu jamaah thoriqoh dan para santri, alumni Pesantren Al Falah. Bahkan tahun 2004, acara pernah dihadiri Megawati Soekarno Putri yang saat itu menjabat sebagai presiden. Kegiatan itu untuk memeringati wafat dan mengenang jasa-jasa para guru Thoriqoh Syadziliyyah.

“Kegiatan ini sekaligus untuk menyambut hadirnya bulan suci Ramadan,” ujar pria yang akrab disapa Gus Ulvi tersebut kepada Suara Merdekadi sela-sela acara. Gus Ulvi menambahkan, Thoriqoh Syadziliyyah merupakan salah satu dari 44 thoriqoh yang ada di dunia. Merujuk data di stambuk buku keanggotaan, tercatat 40.000 anggota jamaah Thoriqoh Syadziliyyah Pondok Pesantren Al Falah.

Perinciannya 15.000 di Kebumen dan 25.000 tersebar di seluruh Jawa dan Sumatera. “Kemursyidan thoriqoh dari Syekh Abdurrahman diturunkan kepada Syekh Thoifur bin Abdurrahman, lalu diamanahkan kepada menantunya Kiai Musyaffa’Ali dan anaknya Sakhiyyah Asna Furaida Thoifur,” ujarnya bersyukur jamaah Thoriqoh Syadziliyyah terus bertambah setiap tahunnya.

Ahmadi (40) salah satu jamaah dari Cilacap mengaku rutin mengikuti pengajian akbar itu dua kali setahun. Selain bulan Sya’ban, dia juga hadir saat peringatan maulid Nabi Muhammad. Saat itu, dia membawa barang-barang untuk didoakan agar berkah saat digunakan untuk mencari rezeki. (J19-32/suaramerdeka)



_________________________________________________________________________________________

DOWNLOAD CONTOH SURAT LAMARAN KERJA YANG BAIK DAN SIMPEL SERTA TEMPLATE DAFTAR RIWAYAT HIDUP(CURICULUM VITAE)

_________________________________________________________________________________________
KIRIMKAN INFORMASI / TULISAN / OPINI / UNEK-UNEK ANDA KE:
beritakebumen@gmail.com

=============================================================
Untuk mendapatkan informasi terbaru, dan yang tidak terposting silahkan ikuti di:
| FACEBOOK GRUP | FACEBOOK PROFIL | FACEBOOK FAN PAGE | TWITTER |
=============================================================

No comments

Silahkan Berkomentar yang Baik dan Bermanfaat!