Kilas Berita:

Green Banana untuk Diare Anak

KESEHATAN (www.beritakebumen.info) - Penyakit diare bersama-sama dengan penyakit saluran pernafasan bagian atas menempati urutan teratas dari angka morbiditas dan mortalitas bagi anak-anak, bahkan penyakit ini merupakan masalah utama kesehatan masyarakat di negara-negara yang sedang berkembang. Di Indonesia, penyakit diare juga merupakan pembunuh utama bagi anak-anak karena keadaan yang cepat memburuk akibat penderitayang biasanya kekurangan protein dan kalori. Bahkan 40% dari kematian pada dua tahun pertama setelah lahir adalah disebabkan atau disertai oleh diare akut.

Apa diare sebenarnya?

Diare adalah pengeluaran tinja yang lembek atau cair, dengan frekwensi paling sedikit 3 kali dalam periode 24 jam dengan disertai atau tanpa disertai gejala-gejala atau tanda-tanda seperti ; mual, muntah, demam, atau nyeri perut.

Diare untuk bayi dan anak-anak adalah pengeluaran tinja > 10 g/kg/24jam, sedangkan rata-rata pengeluaran tinja disebabkan perbedaan kejadian diare kronis dan persisten di negara berkembang dan negara maju, dimana infeksi merupakan latar belakang tertinggi di negara berkembang, sedangkan penyebab non-infeksi lebih banyak dijumpai di negara maju.

Banyak cara untuk mengatasi diare pada anak, mulai dari rehidrasi, pemberian obat, dan saat ini sedang berkembang terapi komplementer.
“Pisang” yang biasa kita konsumsi sebagai buah, baik dimakan langsung, direbus atau pun digoreng, ternyata bisa untuk menangani diare anak. Buah pisang mengandung flavonoid, glukosa, fruktosa, sukrosa, tepung, protein, lemak, minyak menguap, kaya akan vitamin (A, B,C dan E), mineral (kalium, kalsium, fosfor, Fe), pectin, serotonin, 5-hidroksi triptamin, dopamine, dan noradrenalin.

Kandungan kalium pada buah pisang cukup tinggi yang kadarnya bervariasi tergantung jenis pisangnya. Buah mengandung banyak tanin.

Buahpisang rasanya manis, sifatnya dingin, astringen. Memelihara Yin, melumas (lubricate) usus, penawar racun, penurun panas (antipiretik), anti radang, peluruh kencing (diuretik), laksatifringan. Jenis pisang yang bisa dipakai adalah pisang ambon (ambon hijau/ green banana) dan pisang kapok.

Untuk anak usia 0-6 bulan bisa dipakai pisang kapok. Caranya pisang kapok matang dipotong – potong kemudian disangrai (goreng tanpa minyak) kemudian dimakan olehi bunya sampai anak berhenti diarenya.


Untuk anak usia 6-36 bulan cara pemberiannya bisa dimakan lansung atau dibuat jus. Sebelumnya pisang direbus kurang lebih 10 menit pada air mendidih. Aturan pemberian adalah sebagai berikut:

1. Anakusia 6-12 bulandiberikantiap jam (1/2-1 cup) per hari
2. Anakusia 12-24 bulan 1-2 buah (1-2 cup) per hari
3. Anakusia 24 -36 bulan 3 buah (3 cup) per hari


(Penulis : Lutiyah, S.Kep.,Ns | Dosen Akper Kabupaten Purworejo | Mahasiswa Magister Keperawatan Anak STIKES Jendral Ahmad Yani)


_________________________________________________________________________________________

DOWNLOAD CONTOH SURAT LAMARAN KERJA YANG BAIK DAN SIMPEL SERTA TEMPLATE DAFTAR RIWAYAT HIDUP(CURICULUM VITAE)

_________________________________________________________________________________________
KIRIMKAN INFORMASI / TULISAN / OPINI / UNEK-UNEK ANDA KE:
beritakebumen@gmail.com

=============================================================
Untuk mendapatkan informasi terbaru, dan yang tidak terposting silahkan ikuti di:
| FACEBOOK GRUP | FACEBOOK PROFIL | FACEBOOK FAN PAGE | TWITTER |
=============================================================

No comments

Silahkan Berkomentar yang Baik dan Bermanfaat!