Kilas Berita:

Pendaftar Panwascam Membeludak

KEBUMEN - Pendaftaran Panitia Pengawas (Panwas) Kecamatan membeludak. Hingga penutupan pada Jumat (22/5) pukul 14.00 terdapat 316 pendaftar. Mereka terdiri atas 248 pendaftar laki-laki dan 68 pendaftar perempuan. Jumlah pendaftar tersebut jauh lebih tinggi dibandingkan pemilihan gubernur (Pilgub) Jateng 2014 yang hanya 145 pendaftar.
Wilayah yang paling banyak pelamarnya yakni Kecamatan Kebumen sebanyak 12 orang. Adapun paling sedikit yakni Kecamatan Klirong 3 orang. Panwas kecamatan yang direkrut di masing-masing wilayah itu sebanyak 3 orang.
Ketua Panwas Kabupaten Kebumen, Suratno mengemukakan, banyaknya pendaftar itu disebabkan oleh tingginya animo masyarakat serta gencarnya sosialisasi dan mudahnya mendapatkan informasi serta persyaratan yang harus dipenuhi.
Pendaftaran Panwas Kecamatan dibuka sejak 16 Mei lalu. “Faktor lain terkait meningkatnya peminat Panwas Kecamatan yakni adanya eksodus mantan anggota PPK (panitia pemilihan kecamatan) yang terganjal aturan, di mana bagi yang sudah dua periode tidak dapat lagi mendaftar sebagai anggota PPK pada periode ini,” kata Suratno didampingi Divisi Penindakan dan Penyelesaian Sengketa, Arif Supriyanto.
Pihaknya berharap, dengan banyaknya pelamar akan memudahkan Panwas kabupaten memilih calon Panwas Kecamatan yang terbaik yakni memiliki integritas, netral dan memiliki kapasitas dalam pekerjaannya.
Disediakan Bawaslu
Panwas yang lolos administrasi akan diumumkan pada 26 Mei 2015 dan selanjutnya akan mengikuti tes tertulis pada 29 Mei 2015. “Naskah soal tertulis disediakan oleh Bawaslu, yang meliputi materi kepemiluan dan sistem pemerintahan,” imbuhnya.
Sementara itu, Panwas Kebumen yang dilantik pada 28 April lalu belum memiliki kepala sekretariat. Calon kepala sekretariat yang ditugaskan bupati sampai hari ini pun belum dapat melaksanakan tugasnya.
Suratno mengaku telah beberapa kali berkoordinasi dengan calon kepala sekretariat bersangkutan, namun belum bisa melaksanakan tugas di Panwas dengan dalih masih memiliki tugas di instansi asalnya dan alasan keluarga. Herannya, calon kepala sekretariat yang ditungu-tunggu itu malah mengajukan pengunduran diri.
Kondisi tersebut berdampak pada agenda kegiatan seperti bintek Sekretariat di Semarang pada 21-22 Mei, pembahasan anggaran Panwas serta pendatanganan Nota Perjanjian Hibah Daerah (NPHD). “Sampai saat ini perlengkapan pendukung kantor Panwas juga belum terpenuhi semua. Terpaksa operasional Panwas diambil dari dana dan peralatan pribadi secara swadaya,” beber Suratno.
Pihaknya pun meminta Pemkab lebih serius dalam memfasilitasi Panwas, mengingat tugas dan tahapan pemilihan sudah berjalan dan masa kerjanya hanya sekitar 10 bulan, sehingga diharapkan dapat berjalan efektif dalam melakukan pengawasan Pilbup Kebumen yang akan dilaksanakan 9 Desember mendatang. (K5-78/Suaramerdeka)

No comments

Silahkan Berkomentar yang Baik dan Bermanfaat!