Kilas Berita:

Panwas : KPU Melanggar Aturan

KEBUMEN (www.beritakebumen.info) - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Kebumen dinilai telah melanggar aturannya sendiri. Pelanggaran yang telah dilakukan KPU adalah berkaitan dengan diperpanjangnya perekrutan Panitia Pemungutan Suara (PPS) hingga 25 Mei 2015.

Padahal sesuai proses tahapan pembentukan badan penyelenggara pemilihan bupati dan wakil bupati, baik di tingkat kecamatan (PPK) maupun di tingkat desa (PPS) harus sudah terbentuk pada 18 Mei lalu.

Ketua Panitia Pengawas Kabupaten Kebumen, Suratno, menilai KPU Kabupaten Kebumen telah melanggar proses tahapan yang telah diatur melalui Peraturan KPU (PKPU). Meski banyak kendala saat perekrutan PPS karena ulah pemerintah desa yang enggan terlibat dalam proses tersebut, seharusnya KPU sudah menyelesaikan pembentukan badan anggaran tepat waktu. Apalagi KPU sudah diberi kewenangan untuk menunjuk PPS mandiri tanpa melibatkan pemerintah desa.

“Karena ini sudah termasuk kejadian luar biasa. Sesuai dengan kewenangan yang diberikan, seharusnya KPU bergerak cepat membentuk PPS sesuai jadwal tahapan. Ini penting agar tahapan selanjutnya tidak terganggu,” kata Sunarto, di Sekretariat Panwas Kabupaten Kebumen, Rabu (20/5).

Sebelumnya, Ketua KPU Kabupaten Kebumen, Paulus Widyantoro, menjelaskan pihaknya memperpanjang perekrutan PPS hingga satu minggu setelah tahapan selanjutnya berakhir pada 18 Mei lalu. Ia beralasan, setelah tahapan tersebut berakhir sudah menjadi kewenangannya untuk membuat PPS sendiri.

Hal ini sesuai Peraturan KPU No 3 tahun 2015 tentang tata kerja KPU, KPU Provinsi, dan KPU kabupaten/kota, pembentukan dan tata kerja PPK, PPS dan KPPS dalam Penyelenggaraan pemilihan gubernur dan wakil gubernur, bupati dan wakil bupati dan/ atau walikota dan wakil walikota.

Pada pasal 37 ayat (6) menyebutkan dalam hal pengusulan anggota PPS tidak dapat dilakukan, KPU Kabupaten kota dapat mengangkat anggota PPS. Selanjutnya, pada ayat (7), berbunyi KPU kabupaten/kota dapat berkoordinasi dengan lembaga/organisasi kemasyarakatan atau lembaga profesi dalam mengangkat anggota PPS.

Memedomani Peraturan KPU tersebut, seharusnya KPU Kebumen sudah dapat merekrut sendiri PPS. Namun demikian, KPU Kabupaten Kebumen memberikan kesempatan kepada desa-desa yang belum mengusulkan calon anggota PPS untuk segera mengusulkan hingga 25 Mei mendatang.

“Karena sesuai informasi dari camat-camat, sebenarnya banyak desa yang sudah berniat mengusulkakn. Kita tunggu sampai satu minggu, kalau ternyata masih ada yang belum mengusulkan juga. KPU Kebumen akan menggunakan kewenangannya membentuk PPS sendiri,” tegasnya.

Sementara itu, badan penyelenggara di tingkat kecamatan (PPK) telah terpenuhi untuk 26 kecamatan yaitu 130 orang dan telah diambil sumpah pada hari Sabtu 16 Mei 2015 lalu. Sedangkan, badan penyelenggara di tingkat desa (PPS) dari kebutuhan sejumlah 460 desa/kelurahan atau 1.380 orang telah terisi sejumlah 1.186 orang. Anggota PPS tersebut telah diambil sumpahnya pada Senin, 18 Mei 2015 di Hotel Candisari Karanganyar.

KPU Kabupaten Kebumen melakukan revisi terkait tahapan dalam rangka pemenuhan kekurangan PPS tersebut. Hingga kemarin, kekurangan jumlah anggota PPS mencapai 194 orang.(ori/nun/radarbanyumas)



_________________________________________________________________________________________

DOWNLOAD CONTOH SURAT LAMARAN KERJA YANG BAIK DAN SIMPEL SERTA TEMPLATE DAFTAR RIWAYAT HIDUP(CURICULUM VITAE)

_________________________________________________________________________________________
KIRIMKAN INFORMASI / TULISAN / OPINI / UNEK-UNEK ANDA KE:
beritakebumen@gmail.com

=============================================================
Untuk mendapatkan informasi terbaru, dan yang tidak terposting silahkan ikuti di:
| FACEBOOK GRUP | FACEBOOK PROFIL | FACEBOOK FAN PAGE | TWITTER |
=============================================================

No comments

Silahkan Berkomentar yang Baik dan Bermanfaat!